15 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 15, 2008 | No comments

"Api Cinta"

Ketika cinta sudah merasuki dalam batin.
Maka cinta itu akan mempengaruhi jiwa,
Untuk melakukan segala hal ataupun cara.

Tetapi Cinta yang sempurna dan benar,
Dalam segala hal ia lebih dahulu akan memikirkan
apa yang akan diperbuat atau katakan.
Bahkan dengan orang tua,
suami/istri/anak-anak/teman/sahabat,
Bahkan calon pendamping/pacar,
khususnya yang ia kenal dan di dekatnya.

Ia tidak akan mencari dirinya sendiri.
Harapannya tidak lain,
kecuali agar Tuhan di mana-mana
dan dalam segala hal dimuliakan
bersama-sama dengan orang
disekitarnya/ia sayangi.

Tetapi apa daya, tangan tak sampai…………..
Ia akan rela dipisahkan, ditinggalkan,
Dikucilkan, dikhianati, dihinakan,
diabaikan, diduakan.
Dan hanya tinggal diam dan
membisu/menangis.

Berbahagialah orang yang disekitarnya
memuliakan nama Tuhan dalam segala hal.
Dalam kehidupan rumah tangga,
Dalam relasi suami–istri, dengan anak-
anak,sahabat, alam sekitarnya dan sebagainya.

======================

Matius 3: 10 “ Kapak sudah tersedia
pada akar pohon dan setiap pohon yang
tidak menghasilkan buah yang baik,
pasti ditebang dan dibuang ke dalam
api.”

Kolose 3: 2 “Pikiranlah perkara yang
diatas, bukan yang dibumi.”

Matius 16: 23 “ Maka Yesus berpaling
dan berkata kepada Petrus;”Enyahlah
Iblis, Engkau suatu batu sandungan
bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan
apa yang dipikirkan Allah, melainkan
apa yang dipikirkan manusia.”

Matius 10: 35- 37 “ Sebab Aku datang
untuk memisahkan orang dari ayahnya,
anak perempuan dari ibunya, menantu
perempuan dari ibu mertuanya, dan
musuh orang ialah orang-orang seisi
rumahnya.” Barangsiapa mengasihi bapa
atau ibunya lebih dari padaKu, ia
tidak layak bagiKu; dan barangsiapa
mengasihi anaknya laki-laki atau
perempuan lebih dari padaKu, ia tidak
layak bagiKu.”

Yohanes 10: 16 “Ada lagi padaKu domba-
domba lain, yang bukan dari kandang
ini; domba-domba itu harus Kutuntun
juga dan mereka akan mendengarkan
suaraKu dan mereka akan menjadi satu
kawanan dengan satu gembala.”

1 Korintus 7: 16 “Sebab bagaimanakah
engkau mengetahui, hai isteri, apakah
engkau tidak akan menyelamatkan
suamimu? Atau bagaimanakah engkau
mengetahui, hai suami, apakah engkau
tidak akan menyelamtakan isterimu?”

Kis. Para rasul 16 :30-31 “Ia
mengantar mereka keluar sambil
berkata; “Tuan-tuan, apakah yang harus
aku perbuat , supaya aku selamat?
Jawab mereka;”Percayalah kepada Tuhan
Yesus Kristus dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu.”

Matius 3: 8 “ Jadi hasilkanlah buah
yang sesuai dengan pertobatan.”

Galatia 5: 27 “ Tetapi buah Roh ialah:
kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran, kemurahan, kebaikan,
kesetiaan, kelemah-lembutan,
penguasaan diri. Tidak ada hukum yang
menentang hal-hal itu.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on February 15, 2008 | 1 comment

"Kesederhanaan"

Kesederhanaan tidak sama dengan kemiskinan. Kesederhanaan berarti bahwa kita bisa hidup dengan keterbatasan sumber penghasilan/keberadaan sehingga bersandar pada kasih Allah dan menghargai keajaiban ciptaan.

Rahmat kesederhanaan ditemukan pada laki-laki atau perempuan yang dapat berterima kasih karena keindahan kerendahan hati.

Jika kita mengambil waktu untuk memperhatikan keajaiban dunia, kita tidak saja tertolong, tetapi hati kitapun terangkat kepada Allah dalam perasaan terima kasih.

Begitupula sama halnya dengan mencintai. Mencintai itu hal yang sederhana dan semua orang bisa melakukannya. Pertanyaannya hanyalah mau atau tidak?

Tetapi tidak mudah, karena diperlukan adanya kesabaran. Jika kesabaran ini terkikis , timbullah kemarahan.

Kemarahan adalah suatu emosi jiwa yang membuat kita dengan garang menolak apapun yang menyakiti atau tidak menyenangkan (menyebalkan) kita.

Yang pada akhirnya, kita terikat kepada roh kesombongan, yang murka apabila ia beranggapan bahwa dirinya direndahkan; kepada roh ketamakan, yang berang apabila ia menderita kerugian apapun; kepada roh kenikmatan, yang mendongkol apabila kesenangannya diganggu...dan sebagainya.

Maka mencintai adalah hal yang sederhana, tetapi tidak mudah dilakukan. Karena mencintai juga merupakan jalan menuju kesucian.

Dapatkah minyak dan air bersatu?

====================

Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Amsal 2:20 "Sebab itu tempuhlah jalan orang baik dan peliharalah jalan-jalan orang benar.

Amsal 14:29 Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.

Amsal 14:30 "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang."

Amsal 29:11" Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya."

Yohanes 6:60 "Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

Yohanes 6:61 "Yesus yang di dalam hatiNya tahu, bahwa murid-muridNya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka:"Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?"

2Korintus 6:14-15 "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? atau bagaimana terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang dapat antara Kristus dan Belial(dosa)?Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?"

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

14 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 14, 2008 | 2 comments

Makna Hari Kasih Sayang

Asal Usul Hari Kasih Sayang

Untuk merayakan hari Valentine umumnya ditandai dengan saling mengirim notisi-notisi cinta yang ditulis dalam sebuah kartu berbentuk hati dan gambar Cupido bersayap. Mereka juga memberi hadiah berupa permen cokelat dan bunga mawar. biasanya hadiah ini diberikan oleh laki-laki kepada kekasih wanitanya. Ucapan yang lazim untuk merayakan hari valentine adalah : ”Happy Valentine’s.” Ucapan ini biasanya diberikan oleh laki-laki kepada wanita atau sebaliknya, dan tidak pada orang yang sejenis, kecuali kalau mereka homoseksual. Seringkali dianggap bahwa mereka yang berkencan pada pada hari valentine sedang terlibat dalam sebuah hubungan yang serius.

Secara historis, pada awalnya, perayaan valentine merupakan bentuk sebuah misa Katolik Roma untuk menghormati terhadap seorang martir atau santo (orang suci) bernama Valentinus. Misa valentine ditetapkan pertama kali oleh Paus Gelasius I tahun 496 M. yang pada akhirnya menjadi hari raya seperti Natal yang diperingati setiap tahun.
sesungguhnya, misa ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan romantisme.

Valentinus adalah seorang uskup yang hidup pada abad ke3, pada masa pemerintahan Kaisar Claudius II. Uskup Valentinus wafat sebagai martir, dan dipercayai dimakamkan di sepanjang Via Flaminia, di luar kota Roma. Namun sosok Santo Valentinus sendiri tidak jelas, Valentinus yang mana yang diperingati, sebab ada tiga Valentinus yang disebut dalam Catholic Encyclopedia 1908, yaitu:

1. Seorang Pastur di Roma.
2. Uskup Interamna.
3. Seorang martir di Afrika.

Bahkan Paus Gelasius I mengatakan, sesungguhnya sosok Valentinus sendiri sangat gelap. Penetapan tanggal 14 Februari sebagai hari raya pun tidak berdasarkan fakta sejarah yang jelas, tetapi hanya untuk menyamai perayaan tahunan Lupercalia. Perayaan Lupercalia adalah perayaan agama Romawi Kuno untuk menghormati kepada Dewa Kesuburan atau Lupercalus yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 15 Februari.

Sebagai bagian dari ritual Lupercalia, para pendeta mempersembahkan korban domba kepada dewa. Setelah minum anggur, para pendeta berlari keliling kota sembari membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa saja yang dijumpai. Umumnya para gadis mengajukan dirinya secara sukarela untuk disentuh, karena menurut keyakinan mereka, mereka akan memperoleh kesuburan dan akan melahirkan dengan mudah.

Hubungan antara misa valentine dengan cinta romantis bermula pada abad ke 14 ketika sastrawan Inggris bernama Goffrey Chawcer menulis syair yang berjudul “Parlement of foules”. Dalam tulisan itu, Goffrey meyakini, bahwa tanggal 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Syair itu berbunyi:

For this was on Saint Valentine’s day
(Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus)

When every bird comyth there to choose his mate
(Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya)

Pada tahun 1836 didakan penggalian di sebuah makam di Via tubercallus yang diduga sebagai makam Santo Valentinus. Kerangka yang diduga sebagai tulang-belulang Santo Valentinus kemudian di masukkan dalam peti mati dari emas. Oleh Paus Gregorius XVI peti mati tersebut kemudian dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin, Irlandia. Tempat tersebut kemudian menjadi tempat berziarah. Setiap tahun pada hari Valentine, peti mati diarak dalam sebuah prosesi khusuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Kemudian diadakan misa khusus bagi muda-mudi yang sedang menjalin cinta.

Misa Valentine berlangsung terus hingga akhirnya ditiadakan secara gerejawi pada tahun 1969 sebagai upaya yang lebih luas meniadakan santo dan santa yang asal-usulnya dipertanyakan dan hanya berbasis pada legenda saja. Namun masih ada paroki-paroki tertentu yang menyelenggarakan misa ini hingga sekarang.

Sekalipun tradisi Valentine secara ritual sudah ditiadakan, namun tradisi kasih-sayang terus berlanjut hingga sekarang, bahkan tradisi valentine terus berkembang di Amerika, Jepang, Cina dan di seluruh dunia.

Ungkapan Makna Kasih Sayang

Hari Valentine (Valentine`s Day), yang dirayakan pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya. Dalam pengertian ini banyak para anak muda gadis menyalah artikan hari kasih sayang ini dengan memberikan segala-galanya kepada para pasangannya sebagai tanda kasih sayang. Sehingga orang tua dan para guru-guru juga kewalahan memberikan pengertian kepada anak-anak mereka tentang hari kasih sayang. Tokoh-tojoh agama juga sering mengingatkan, arti kasih sayang yang sebenarnya.

Saat ini makna "kasih" telah menjadi begitu sulit untuk dipahami karena pemahaman kita terhadap kata itu terbatas pada kata-kata "kasih" atau "cinta", yang sebenarnya mempunyai cakupan makna yang sangat luas. Contohnya, bila saya berkata, "Saya mengasihi istri saya", "saya mengasihi anak saya"," saya mengasihi Yesus", dari kata ini pasti mempunyai pandangan makna yang lain rasanya bila kita mengatakan Saya mencintai istri saya, saya mencintai anak
saya, saya mencintai Yesus.

Pada masa Perjanjian Baru, ada empat kata dalam bahasa Yunani yang dipakai untuk menerangkan tentang "kasih" atau "cinta" ini.

  1. Eros - Kata ini tidak benar-benar ditemukan dalam Perjanjian Baru, tetapi merupakan acuan dari banyak penggambaran tentang kasih. Eros berarti gairah secara seksual (birahi), baik kenikmatan maupun pemuasannya. Eros merupakan acuan dari banyak penggambaran tentang kasih. Kata Bahasa Yunani ini mungkin tidak ditemukan dalam Perjanjian Baru karena asal kata ini adalah dari dewa mitologi Yunani, Eros, yang adalah dewa cinta. Kata ini tersirat dalam ayat dan adalah satu-satunya makna kasih yang terbatas pada hubungan lelaki dan perempuan dalam suatu ikatan pernikahan. (Ibrani 13:4, Kidung Agung 1:13; 4:5-6; 7:7-9; 8:10; 1 Korintus 7:25; Efesus 5:31).
  2. Storge - Storge adalah ikatan alami antara ibu dan anak, ayah, anak-anak, dan kerabat. William Barclay menyebutkan, "kita tidak bisa tidak mengasihi anak-anak dan kerabat kita; darah lebih kental daripada air" (N.T. Words, 1974).
  3. Phileo/Filio - yaitu kasih persahabatan, kita berteman dengan orang itu karena kita senang. Kasih phileo ini adalah kasih yang terpancar dalam perhatian. Memang indah untuk bersama-sama dengan seseorang, sesuatu kehangatan yang datang dan pergi yang lahir dari kebersamaan. Allah tidak pernah memerintahkan kasih phileo karena kasih jenis ini semata-mata berdasarkan atas perasaan. Allah sendiri tidak mengasihi dunia secara phileo tetapi bekerja dalam kita dengan kasih agape. Saya tidak bisa memberikan kehangatan kepada seorang musuh tetapi saya bisa memberikan kasih agape kepada mereka.
  4. Agape - Kasih agape adalah kasihnya Allah. Kasih agape bekerja untuk memberikan kebaikan bagi orang lain tanpa memperdulikan apa yang dirasakannya sendiri. Kasih agape tidak bisa diterjemahkan sebagai suatu perasaan atau perhatian. Yesus menunjukkan kasih ini kita ia memikul salib dan mati bagi Anda dan saya tanpa memperdulikan apa yang Ia sendiri rasakan saat itu. Dalam kitab Injil Yesus berdoa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39; Markus 14:36; Lukas 22:41-43; Yohanes 18:11). Yesus berusaha bagi kebaikan Anda dan saya, tanpa memperdulikan perasaan-perasaan-Nya sendiri. Matius 7:12 menyebutkan, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Kita bisa mengasihi musuh-musuh kita dengan kasih agape, tanpa memperdulikan perasaan kita terhadap mereka. Jika mereka lapar, kita bisa memberi mereka makan; jika mereka haus, kita bisa memberi mereka minum (Roma 12:20-21). Kita bisa memilih untuk berusaha bagi kebaikan orang lain tanpa memperdulikan perasaan kita sendiri.

Yesus adalah ungkapan kasih yang terbesar yang pernah datang ke dunia, namun tidak pernah tercatat bahwa Yesus pernah mengakatan, "Aku mengasihi kamu!" Mengapa? Karena 95 persen dari kasih secara keseluruhan bukanlah kata-kata. Yesus tidak mengasihi dengan kata-kata saja tetapi dengan perbuatan dan kebenaran (1 Yohanes 3:18). Bila perbuatan Anda bertentangan dengan kata-kata Anda, apakah yang bisa orang percayai, kata-kata atau perbuatan Anda? Perbuatan Anda, tentunya. Sebuah kamus berjudul Vine Expository dalam halaman 21 menyebutkan, "Kasih hanya bisa dikenal dari perbuatan yang dihasilkannya."

Berikut ini adalah gambaran tentang kasih agape, yang juga disebut sebagai kemurahan hati (1 Korintus 13). Gambaran ini meringkas penyelidikan tentang kata-kata tentang kasih dalam Bahasa Yunani dan Inggris berserta maknanya dalam 1 Korintus 13:4-8 :

  • KASIH ITU SABAR. Dalam Kasih Allah ada tenggang rasa dan kemampuan untuk tahan uji terhadap situasi yang kurang menguntungkan dan terhadap sikap orang-orang yang kurang mengenakkan. Kasih Allah itu panjang sabar.
  • KASIH ITU MURAH HATI. Secara alami kasih Allah itu ramah, murah hati, hangat, dan baik. Kasih Allah murah hati dan rela menolong, simpatik dan memahami orang lain. Kasih Allah itu penuh perhatian, lemah lembut, tenggang rasa, adil, dan bijaksana, dan hanya ingin mengusahakan kebaikan bagi orang lain. Kasih Allah itu pemurah, menerima sesama, dan kebaikannya terpancar dalam perbuatan.
  • KASIH ITU TIDAK CEMBURU. Kasih Allah tidak iri terhadap keuntungan orang lain, dan tidak menginginkan kepunyaan sesama. Kasih Allah tidak cemburu dan tidak menolak orang lain karena apa yang dimilikinya.
  • KASIH TIDAK MEMEGAHKAN DIRI. Kasih Allah tidak suka bermegah dan gila hormat. Tidak angkuh dan tidak congkak.
  • KASIH TIDAK SOMBONG. Kasih Allah tidak tinggi hati dan penuh dengan kesombongan.
  • KASIH TIDAK MELAKUKAN YANG TIDAK SOPAN. Kasih Allah tidak bertindak, bereaksi, berfungsi, atau melakukan perbuatan yang tidak patut, tidak terpuji, atau yang bertentangan dengan apa yang benar.
  • KASIH TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN DIRI SENDIRI. Kasih Allah tidak menuntut bagi dirinya sendiri.
  • KASIH TIDAK PEMARAH. Kasih Allah tidak mudah terpengaruh atau terpancing untuk menjadi marah dan mendendam.
  • KASIH TIDAK MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN. Kasih Allah tidak menghakimi atau merancangkan hal-hal yang menyebabkan atau mendatangkan malapetaka, penderitaan, kesukaran, atau yang sejenisnya. Kasih Allah tidak merancangkan kejahatan.
  • KASIH TIDAK BERSUKACITA KARENA KETIDAKADILAN. Kasih Allah bersukacita ketika apa yang benar, ketulusan, kesetiaan, kejujuran, dan kebenaran dinyatakan.
  • KASIH MENUTUPI SEGALA SESUATU. Kasih Allah sanggup untuk bertahan dalam tekanan dan kesukaran. Karena Allah adalah kasih, Ia mendukung dan menopan Pribadi-Nya ketika segala sesuatu diletakkan atas diri-Nya. Kasih Allah melindungi, menaungi, dan menjaga dari segala sesuatu yang mengancam keselamatan sesamanya. Kasih Allah menahan diri, tenggang rasa, dan sabar dalam segala keadaan.
  • KASIH PERCAYA SEGALA SESUATU. Kasih Allah mempercayai sesama, melihat kebaikan dari semua orang (tanpa mengecam atau mencari-cari kesalahan).
  • KASIH MENGHARAPKAN SEGALA SESUATU. Kasih Allah tetap berharap, walaupun keadaan tidak memungkinkan sekalipun, dengan kepercayaan dan pengharapan akan penggenapan dari apa yang telah dijanjikan.
  • KASIH SABAR MENANGGUNG SEGALA SESUATU. Kasih Allah menyebabkan seseorang dapat terus bertahan, sekalipun dalam kesukaran.
  • KASIH TIDAK BERKESUDAHAN. Kasih Allah tidak pernah gagal karena waktu atau tidak berdaya. Kasih tidak pernah mengecewakan atau tidak bisa dipercaya. Kasih Allah kekal dan tidak berkesudahan.

Apakah Anda hidup dalam kasih dan percaya akan kuasa Roh Kudus untuk menjadikan semua hal ini menjadi nyata? (Galatia 5:22).

Dosa adalah pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kasih. Jadikanlah senantiasa kasih sebagai tujuan tertinggi Anda dan garis akhir yang paling ingin Anda raih (1 Korintus 14:1).

Semoga kita tidak salah memaknai hari kasih sayang.

Sudahkah kita menjadikan kasih itu nyata dalam kehidupan kita???




dikutip dari berbagai sumber.
Posted by ShureX Posted on February 14, 2008 | No comments

Hari Kasih Sayang

Posted by abbeltri Posted on February 14, 2008 | No comments

"Karena + + + CINTA + + + "

Tidak ada barang atau jasa yang lebih mahal dari CINTA.
Karena CINTA tidak dapat dibeli.
Karena CINTA bukan soal makanan dan minuman, bukan soal kelaparan dan kehausan..
Karena CINTA adalah PENGORBANAN DIRI/MEMBERIKAN DIRI.
Karena CINTA adalah keterikatan jiwa yaitu KEMATIAN EGOISME dan EGOSENTRISME

CINTA tidak dapat dipindahkan
CINTA tidak dapat diubah
Tetapi perlu di cari dan dibangun,
Walaupun ada ketertarikkan kepada yang lain, tetapi tetap SETIA bersamanya.

Karena "CINTA"

=====================

Yohanes 4:24 “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran.”

Yohanes 15 : 14-15 “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.”

Mazmur144 :5 “Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

Yohanes 6:26 Yesus menjawab mereka ;”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”

Yohanes 4:48 “Maka kata Yesus kepadanya;”Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.”

Yohanes 14:18 “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

+ + + "HAPPY VALENTINE DAY" + + +

12 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 12, 2008 | No comments

"Penginapan"

“Sekali peristiwa seorang penggembara
mencari penginapan di sebuah desa.”
Dijumpainya seorang yang kaya raya
ketika perjalanannya melewati kebun
anggur dan bertanya;”Maafkan saya
tuan, perkenankanlah kiranya tuan
mengijinkan saya untuk menginap
dirumah tuan semalam saja.”

Si Tuan kebun anggur, menjawab dengan
kasar dan sombongnya;”Memangnya rumah
saya itu hotel, apa?. Sudah pergi
sana, cari yang lain, saya sibuk
dengan pekerjaan saya.

Si penggembara dengan sopannya,
menegur sang tuan kebun
anggur.”Maafkanlah saya tuan, sebelum
saya pergi, perkenankanlah saya untuk
bertanya.

“Kamu mau Tanya, apa?”, jawab si tuan
kebun anggur.

Si penggembara, bertanya;”Yang merawat
kebun dan yang membangun rumah tuan ,
siapa?

“Oh, semuanya itu, itu dan itu adalah
warisan dari orang tuaku”, jawabnya
dengan suara menggelegar.

”Maafkanlah saya untuk bertanya lagi ,
tuan. Apakah kelak tuan juga akan
mewariskannya juga?

“Oh, tentu, pastinya semua orang itu
tahu akan hal itu. Saya akan
mewariskan pada anak-anak saya, kalau
suatu saat saya akan meninggal, jawab
si tuan kebun anggur.

Si penggembara menjawab:”Maafkanlah
saya, jika tuan mendengarkan pesan
saya. “Jika demikian tuan sama seperti
saya tidak memiliki apa-apa, kita
berdua adalah orang asing di dunia ini
yang hanya untuk singgah menginap.
Demikianlah rumah itu dan itu dan yang
itu juga tidak dapat kita miliki.”

=================

Amsal 27:24 "Karena harta benda
tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap
turun temurun?"

Pengkhotnah 2: 24-25 "Tak ada lagi
yang lebih baik bagi manusia dari pada
makan dan minum dan bersenang-senang
dalam jerih payahnya. Aku menyadari
bahwa inipun dari tangan Allah. Karena
siapa dapat makan dan merasakan
kenikmatan di luar Dia?"

Pengkotbah 5:14 Sebagaimana ia keluar
dari kandungan ibunya, demikian juga
ia akan pergi, telanjang seperti ia
datang, dan tak diperolehnya dari
jerih payahnya suatupun yang dibawa
dalam tangannya."

Yohanes 14:2-3 Dirumah BapaKu banyak
tempat tinggal. JIka tidak demikian,
tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk
menyediakan tempat bagimu. Dan apabila
Aku telah pergi kesitu dan telah
menyediakan tempat bagimu, Aku akan
datang kembali dan membawa kamu ke
tempatKu, supaya ditempat dimana Aku
berada, kamupun berada.”

Yohanes 17:9 "Aku berdoa untuk mereka.
Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi
untuk mereka, yang telah Engkau
berikan kepadaKu, sebab mereka adalah
milikMu dan segala milikKu adalah
milikMu dan milikMu adalah milikKu dan
Aku telah dipermuliakan di dalam
mereka."

Salam Damai dan doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by ShureX Posted on February 12, 2008 | 1 comment

"Cahaya Pengharapan"

Sebiji benih yang baik jatuh ketanah,
memberikan pengharapan yang baik, bagi
yang menanamnya.
Dan menghasilkan buah baik bagi yang
memakannya, dan meninggalkan benih
yang baik pula untuk ditebarkan.

Begitupula Anak Manusia hadir ditengah-
tengah kita. Bayi mungil yang tak
berdaya, memancarkan kesederhaannya,
yang tanpa membawa apa-apa dari
tubuhnya.
Tetapi memberikan seberkas cahaya
pengharapan bagi yang menerimanya.
Yaitu suka-cita, damai sejahtera dan
masa depan yang penuh harapan
ditanganNya.

Ia selalu memegang jari dengan erat,
bagi yang menyentuh tanganNya.
Memberikan senyum manis bagi yang
menjamahNya.
Memberikan suka-cita dan suara tawa
menyenangkan jiwa, bagi yang hadir di
depanNya.

Begitupula Yesus hadir di tengah2
kita, memberikan benih yang baik, bagi
mereka yang mau menerimaNya.
Dan menaburkan perbuatan-perbuatan
baik sepanjang masa, yang tak mengenal
masa/musim.

Agar dunia dapat melihat, bahwa masih
ada orang2 baik di dunia,serta layak
dihuni dan terhapuslah kata-
kata "KEJAMNYA DUNIA", semoga. Amin

Yohanes 3:16"Karena begitu besar kasih
Allah akan dunia ini, sehingga Ia
telah mengaruniakan AnakNya yang
tunggal, supaya setiap orang yang
percaya kepadaNya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup kekal."

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
  • Text Widget