Showing posts with label Senyum Sejenak. Show all posts
Showing posts with label Senyum Sejenak. Show all posts

14 April 2009

Posted by ShureX Posted on April 14, 2009 | 7 comments

FOTOGRAFER

Hai...gimana kabar hari ini?? Mudah-mudahan anda dalam keadaan baik dan sehat.... Mari kita cek humor kita untuk hari ini....

Seorang fotografer dari sebuah surat kabar terkenal ditugaskan kantornya untuk meliput peristiwa kebakaran di sebuah hutan. Dia diperintahkan oleh atasannya untuk mengambil beberapa gambar yang memperlihatkan keberanian para pemadam kebakaran dalam usaha memadamkan api.

Pada waktu si fotografer tiba di tempat kejadian, ternyata dia tidak bisa mengambil gambar yang bagus karena asap yang begitu tebal dan banyaknya kerumunan orang. Dia berpikir bahwa mustahil bisa melakukan tugasnya dengan baik. Akhirnya dia mengajukan permohonan kepada atasannya untuk menyewa sebuah pesawat kecil agar dia dapat mengambil gambar dengan leluasa dari atas. Sang atasan menyetujui. Fotografer tersebut diberitahu untuk segera menuju ke bandara karena di sana pesawat sudah menunggunya.

Setibanya di bandara, dia melihat sebuah pesawat kecil yang sedang dipanaskan mesinnya. Dia langsung naik ke dalam pesawat itu dan berkata kepada pilotnya, "Ayo, kita berangkat!" Pilot langsung menerbangkan pesawat kecilnya dan beberapa menit kemudian mereka sudah berada di udara.

Fotografer berkata, "Terbanglah di atas hutan yang terbakar itu kemudian rendahkanlah pesawat ini, jadi aku bisa mengambil beberapa gambar yang bagus."

"Mengapa?" si pilot bertanya.

"Ya .., karena aku adalah seorang fotografer dan memotret adalah tugasku." si fotografer menjelaskan.

Selama beberapa saat si pilot terdiam sampai akhirnya dia berkata, "Berarti ... anda bukan pelatih terbang saya!!?"


"Hal itu tidak dapat dibantah, karena itu hendaklah kamu tenang dan janganlah terburu-buru bertindak." (Kisah Para Rasul 19:36)

@ sabda.org (208)



Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/

23 February 2009

Posted by ShureX Posted on February 23, 2009 | 4 comments

J dibaca H

Haloooo...!!!!
Kali ini kita jalan-jalan ke San Jose yok....!???

=========



Dalam sebuah kereta, seorang wanita menceritakan liburannya di San
Jose kepada pria yang duduk di sebelahnya.

Pria : "Anda salah mengucapkan nama kotanya. Di California, huruf
J dibaca H, jadi bukan San Jose tetapi San Ho-say. Ngomong-
ngomong kapan sih Anda berlibur ke San Ho-say?"
Wanita : "...bulan Huni dan Huli."

----------------------------------------------------------------------
"karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."
(Lukas 6:45b)
----------------------------------------------------------------------

Sumber: The Treasury Of Clean Jokes (Oleh: Tal D. Bondman) p.150


Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/

16 February 2009

Posted by ShureX Posted on February 16, 2009 | 1 comment

Surat untuk Ayah


Hmmmm...jadi mahasiswa emang harus cerdik ya...??!!
apalagi kalau urusan minta sesuatu ke ortu, ada aja akalnya....

=====


Seorang mahasiswa semester XII menulis surat kepada ayahnya:

>Halo Ayah,
>Aku merasa tidak enak karena terus menerus menulis surat kepada Ayah untuk meminta uang. Aku merasa malu dan sedih. Aku harus meminta uang sebesar Rp 500.000,00 kepada Ayah, walaupun setiap bagian dalam tubuhku memberontak. Aku meminta dengan tulus dari hatiku yang paling dalam, Ayah mau memaklumi dan memaafkan aku.
>
>Salam dari ananda,
>Tommy.
>
>NB: Aku merasa berat hati untuk mengirimkan surat ini, jadi aku coba untuk mengejar tukang pos yang mengambil surat ini dari dalam kotak surat. Aku mau mengambil kembali surat ini dan membakarnya, karena surat ini pasti menyusahkan hati Ayah. Aku berdoa dalam hati agar aku bisa mendapatkan surat ini kembali, tapi sudah terlambat.

Beberapa hari kemudian dia menerima balasan surat dari ayahnya yang berisi kalimat pendek,

>Untuk Tommy,
>
>"Nak, doamu sudah dikabulkan. Suratmu tidak pernah kuterima"
>
>Dari Ayahmu.

----------------------------------------------------------------------
"Anak yang bijak menggembirakan ayahnya,
tetapi orang yang bebal menghina ibunya." (Amsal 15:20)
----------------------------------------------------------------------

Sumber: LABLaughs(at)LABLaughs.com


Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/

09 February 2009

Posted by ShureX Posted on February 09, 2009 | 1 comment

NENEK DI KANTOR POS

Kalau menghadapi nenek-nenek emang susah ya ...
apalagi nenek yang satu ini. Udah ditolongin tapi malah ....

======================
Di sebuah kantor pos seorang nenek ingin mengirim surat kepada cucunya. Karena ia lupa membawa kacamata, akhirnya ia meminta tolong seorang petugas di loket kantor pos untuk membantunya.

Nenek berkata, "Bisakah anda membantu menuliskan alamat pada amplop ini?".

Setelah petugas loket menuliskan alamatnya, nenek itu berkata lagi, "Bisakah anda membantu menuliskan suratnya ?"

Setelah menuliskan surat itu dengan penuh ketulusan dan sukacita, bertanyalah sang petugas kantor pos kepada si nenek, "Apa lagi yang bisa saya bantu, Nek?"

Kemudian nenek berkata, "Tolong tambahkan di bawah suratnya,
NB: Maaf, tulisannya jelek."

----------------------------------------------------------------------
"Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan,
kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya." (Amsal 17:13)
----------------------------------------------------------------------


Kiriman dari fabiola_elly(at)
Sumber : www.sabda.org (205)




Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/

28 October 2008

Posted by ShureX Posted on October 28, 2008 | 3 comments

Aku sudah sampai !

Sepasang suami-isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali. Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoney moon saat menikah 30 tahun yang lalu.

Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya. Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta.

Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Di daerah Cinere, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru meninggal. Setiba di rumah, ia langsung check e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa. Baru selesai membaca e-mail yang pertama, ia jatuh pingsan. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut, yang bunyinya:

To : Isteriku tercinta
Subject : Aku udah sampai!!!
Date : 18 Mei 2006

Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku. Ternyata di sini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah.

Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok.

Nggak sabar juga deh rasanya nunggu kamu. Semoga perjalanan kamu ke sini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.

Love,
Papa


Sumber : http://www.mkif-online.de/



Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/


29 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 29, 2008 | No comments

SIULAN

Dear all,
Langsung aja deh simak humor hari ini...

SIULAN
======

Seorang pria, yang telah menghabiskan seluruh hidupnya di padang gurun, berkunjung ke rumah temannya. Pria ini sama sekali belum pernah melihat kereta api maupun relnya. Suatu hari, saat dia berdiri di tengah rel, dia mendengar siulan keras, tapi dia tidak tahu dari mana sumbernya. Tak pelak lagi, dia ditabrak oleh kereta api yang lewat dan terlempar ke seberang rel. Untungnya, kereta itu berjalan lambat sehingga dia hanya mengalami luka-luka ringan, sedikit patah tulang dan memar-memar :)

Setelah beberapa minggu dirawat di rumah sakit, luka-lukanya telah sembuh. Sore harinya, dia menghadiri pesta yang diadakan di rumah temannya. Saat di dapur, pria ini mendengar teko air mengeluarkan siulan. Pria ini langsung mengambil tongkat besi yang ada di rak dan langsung memukul teko air itu sampai menjadi lempengan logam yang tidak jelas bentuknya. Temannya yang mendengar suara gaduh, segera berlari ke dapur.

"Mengapa kamu menghancurkan tekoku yang bagus ini?" tanya temannya dengan marah.

Pria padang gurun tadi menjawab, "Teman, kamu harus segera membunuh makhluk ini selagi kecil. Kalau tidak, saat besar nanti dia bisa membunuh orang."

----------------------------------------------------------------------
"Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya,
dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya." (Amsal 1:32)
----------------------------------------------------------------------


Sumber: LABLaughsClean - 12 September 2001


@ sabda.org (199)

24 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 24, 2008 | 3 comments

ALAMI

ALAMI
======

Di suatu acara kelulusan SD seorang ibu sedang mencoba memotret anaknya yang baru lulus SD. Sang ibu menyuruh sang Ayah untuk ikut berpose bersama dengan si anak, dan memberi beberapa instruksi.

"Ayo ... bergayalah dengan gaya yang alami, jangan terkesan dibuat-buat," kata ibu.

"Nak ... rangkullah ayahmu, lingkarkan tanganmu di bahu ayahmu."

Lalu sang ayah menyahut, "Ibu ini macam-macam aja. Kalau mau gaya kami terlihat alami, kenapa tidak kau suruh anak kita untuk menaruh tangannya di dompetku."

----------------------------------------------------------------------
"Hendaklah kasih itu jangan pura-pura!
Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." (Roma 12:9)
----------------------------------------------------------------------


Sumber: Saturday's Humor -- ncantafio(at)


@ sabda.org (197)

22 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 22, 2008 | No comments

JAM TANGAN

Salam manis buat semuanya....
Waduhhh...!!! Gara-gara jam tangan aja, bapak yang satu ini sewotnya setengah mati...emangnya ada apa sih....?? Penasaran???? Tengok aja cerita berikut ini ......!!

JAM TANGAN

===========

Seorang pemuda sedang dalam perjalanan kembali ke Jakarta dengan kereta api. Persis di depannya duduk seorang bapak. Setelah lama berdiam diri, sambil menguap sang pemuda bertanya kepada bapak tersebut, "Jam berapa sekarang, Pak???"

Sebuah pertanyaan yang biasa kita lakukan di manapun kapanpun dan kepada siapapun, dan biasanya kita selalu dapat jawaban.

Tapi kali ini sungguh di luar dugaan, si bapak diam saja. Mengira sang bapak agak kurang dengar, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali, namun si bapak tetap diam tidak bergeming sedikitpun.

Merasa kesal, pemuda langsung mencolek bapak tersebut dan berkata, "Saya heran, mengapa Bapak tidak menjawab pertanyaan saya? Apa sich susahnya," tanyanya kesal.

Si bapak menjawab dengan tenang: "Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong lagi soal ini soal itu, terus sampai nanti kita jadi akrab."

Si pemuda melongo mendengar ceramah si bapak, terus dia tanya lagi, "Lalu, apa salahnya kalau kita akrab".

Si bapak bilang, "Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir. Kalau kita sudah akrab, nanti kita akan turun sama-sama, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu".

Si pemuda tambah bingung, "Terus, Pak??" tanyanya lagi penasaran.

"Istri saya tuch orangnya baik sekali sama semua orang. Nanti dia pasti nawarin kamu mampir ke rumah. Nanti kamu mampir dan pasti mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya, nanti kamu lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak saya dan lama-lama kamu bisa jadi menantu saya." lanjut si bapak.

Sang pemuda yang tadi sudah bingung sekarang menjadi makin bingung, lantas dia tanya, "Terus apa hubungannya sama pertanyaan saya yang pertama?"

Sambil berdiri dan dengan lantang bapak tersebut menjawab, "Masalahnya ... SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN SAJA NGGAK PUNYA!!!"

----------------------------------------------------------------------
"Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan
tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan." (Amsal 28:22)
----------------------------------------------------------------------


Kiriman dari sidandie(at)


@ sabda.org (196)

15 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 15, 2008 | No comments

PAHLAWAN

Hai...:-)
Lagi happy nggak hari ini? Wah ... jangan sampai nggak happy ya ...
rugi lho kalau hari-hari kita yang singkat ini diisi dengan kesedihan. Pokoknya berbahagialah selagi Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk menjalani hari-hari yang singkat ini...OK!

PAHLAWAN
==========

Suatu ketika seorang pimpinan sebuah rumah sakit jiwa mengetahui bahwa salah seorang pasiennya telah menyelamatkan jiwa sesama pasien yang mencoba bunuh diri dengan cara menariknya keluar dari bak mandi. Pimpinan tersebut memeriksa data si "pahlawan" tersebut dan kemudian memanggilnya untuk datang ke kantor.

"Pak Jan, dari catatan kemajuan kesehatan dan kepahlawananmu dalam menyelamatkan temanmu, kami memutuskan untuk membolehkan anda pulang ke rumah. Tapi ada satu kabar buruk, orang yang kau selamatkan jiwanya akhirnya meninggal karena gantung diri."

"Oh ... dia tidak bunuh diri Pak!" jawab pak Jan.

"Saya kasihan melihat dia basah kuyup. Oleh sebab itu, saya gantung dia supaya cepat kering."

----------------------------------------------------------------------
"Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri,
tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak." (Amsal 12:15)
----------------------------------------------------------------------


Sumber: Jokes4U(at)inyouremail.com


@ sabda.org (195)


08 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 08, 2008 | No comments

BACK TO THE BIBLE

Jumpa lagi semua...
Gimana nih kabarnya...hari ini kita mau kunjungan ke gereja dulu deh ...
Siapa mau ikut ...!!???

BACK TO THE BIBLE
=================

Seorang pengkhotbah dengan penuh semangat memotivasi jemaat untuk selalu percaya akan pemeliharaan Allah. Diakhir khotbahnya dia berkata, "Dengan semangat yang pernah Marthin Luther kumandangkan yaitu "Back To The Bible", mari kita tetap mempercayai Allah yang memelihara kita!!"

Usai kebaktian, seperti biasa para jemaat memberikan salam kepada sang pengkhotbah di depan pintu. Lantas tiba-tiba, dengan ekspresi wajah yang lugu dan malu-malu seorang ibu bertanya, "Maaf Pak Pendeta, perkataan Marthin Luther terlewat saya catat...."

Belum selesai si Ibu menyelesaikan penjelasannya, dengan tanpa ragu sang pengkhotbah menegaskan. Katanya, "Ooohhh itu,... 'Back to The Bible'... kalimat itu artinya adalah 'Allah menyertai kita semua'."

----------------------------------------------------------------------
"Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan,
tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya." (Amsal 14:15)

----------------------------------------------------------------------

Sumber: Tersenyum Sukacita (Oleh: Yoshua Wahyudi) p.26


@sabda.org (194)

01 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 01, 2008 | No comments

KATAKAN SAJA

Syalom...
Orangtua pasti menerapkan berbagai aturan untuk mendidik anaknya. Tapi sering kali aturan itu terlalu kaku dan terkadang bisa bikin malu. Ikutin deh kisah "malu-maluin" dibawah ini ... :-D

KATAKAN SAJA
=============

Pada suatu malam seorang Gembala Sidang diundang oleh salah anggota jemaat untuk makan malam bersama dengan keluarganya.

Setelah selesai makan malam dan ketika makanan pencuci mulut (buah-buahan) sedang dihidangkan, tiba-tiba anak laki-laki dari keluarga tersebut yang baru berumur tujuh tahun terlihat hendak membisikkan sesuatu kepada ibunya.

"Nak, tidaklah sopan berbisik-bisik di depan tamu yang sedang menikmati makan malam, katakan saja, tidak perlu berbisik-bisik," kata ibunya.

Setelah mendapat ijin dari ibunya, anak laki-laki itu langsung berkata, "Mama..., Pak Pendeta makannya banyak ya..."

----------------------------------------------------------------------
"Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran,
tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi." (Amsal 10:19)
----------------------------------------------------------------------

Sumber: Obat Surgawi (Oleh: Tjantana Jusman) p.10


Sumber : Sabda.org (193)

27 August 2008

Posted by ShureX Posted on August 27, 2008 | 1 comment

Ketika Laki-laki Berbohong

Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan dagangannya di tepian Sungai Citarum. "Nyak nyak minyaaak..." ,teriaknya.

Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak tergelincir ke Sungai Citarum. Plung ... lap ... tenggelam deh ceritanya....

Huuu ... huuu ... menangislah dia ... "Harus kuberi makan apa istriku nanti ... huuu...." Tiba-tiba ... seorang Malaikat yang baik hati muncul & bertanya:

"Hai,BAJURI ... kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begitu ?"

Ternyata ... namanya BAJURI ... tahu juga ya itu Malaikat ... "Oh, Malaikat ... gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai...."

"Baiklah ... aku akan ambilkan untukmu...."

Tiba-tiba Malaikat itu menghilang & muncul lagi dengan sebuah kereta kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan ... "Inikah punyamu?" tanya Malaikat....

"Bukan ... gerobakku tidak sebagus itu ... mana mungkin penghasilan saya yang 20 juta sebulan bisa beli kereta kencana? Itu pun sudah ditambah komisi penjualan yang cuma sedikit"

Malaikat itu pun menghilang lagi & muncul dengan sebuah kereta perak dengan botol dari perunggu. "Inikah punyamu?" tanyanya lagi.

"Bukan, hai Malaikat yang baik ... Punyaku cuma dari besi biasa ... botolnya juga botol biasa ...." Lalu Malaikat itu pergi lagi ... & kali ini kembali dengan gerobak & botol Si BAJURI.

"Inikah punyamu?"

"benar ya Malaikat. Terima kasih sekali engkau telah mengambilkannya untukku".

Malaikat berkata", Engkau jujur sekali, ya BAJURI. Untuk itu sebagai hadiah ... aku berikan semua kereta & botol tadi untukmu...."

"???????? ... terima kasih ya Tuhan ... terima kasih ya Malaikat...."

Sebulan kemudian, BAJURI rafting bersama istrinya di sungai yang sama ... Naas tak dapat ditolak, malang tak bisa dihindari ... Perahu karetnya terbalik & istrinya hanyut...

"Huuu ... huuu ... istriku ... di mana engkau ....", isaknya....

Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi ... "Kenapa lagi engkau, ya BAJURI ?"

"Istri saya hanyut & tenggelam di sungai, hai Malaikat ..."

"Ohhh ... tenang ... aku ambilkan...."

Plash ... Malaikat itu menghilang & tiba-tiba muncul kembali sambil membawa Nafa Urbach ... yang ada tato mawar di perutnya ... "Inikah istrimu?" tanya Malaikat....

"Betul, Malaikat ... dialah istriku...."

"Haaaaaa ... BAJURI!!!" Malaikat membentak marah. "Sejak kapan kamu berani bohong? Di manakah kejujuran kamu sekarang?"

Sambil bergetar & berjongkok ... BAJURI berkata :

"Ya, Malaikat ... kalau aku jujur ... nanti engkau menghilang lagi & membawa Bella Saphira ... kalau kubilang lagi bukan ... maka engkau akan menghilang lagi & membawa lagi istriku yang sebenarnya ... Lalu ... engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali ... & engkau akan memberikan ketiga-tiganya kepadaku... Buat membiayai hidup Nafa saja aku bingung gimana caranya ... apalagi tiga-tiganya???" Malaikat pun termangu & bengong....

"Benar juga kamu ... kamu realistis ..."


di kirim oleh : Liquid Yahoo

03 July 2008

Posted by ShureX Posted on July 03, 2008 | No comments

Telepon ke rumah Tuhan

Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar ini:
"Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Tuhan ". Pilihlah salah satu:
* Tekan 1 untuk 'meminta'.
* Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
* Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
* Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau, bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:
"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya."

Bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:
"Jika Anda mau bicara dengan Malaikat, :
tekan 1. Dengan Malaikat penjaga neraka,
tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
tekan 3. Jika Anda ingin mendengar renungan saat Anda menunggu,
tekan 4. "Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba disini!!"

Atau bisa juga Anda mendengar ini :
"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini, Silakan mencoba kembali esok hari."

"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi.

" Puji Tuhan, bahwa Tuhan mengasihi kita, Anda dapat menelponNya setiap saat!!!

Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja, dimana saja entah itu di rumah, di kantor, di perjalanan, dalam kesusahan, dalam kegembiraan, dalam kebimbangan dan DIA pasti mendengar Anda. Karena bila kita memanggil Tuhan, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. Tuhan menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil, Tuhan menjawab;
Anda menangis minta tolong dan Dia akan berkata :
"Ini Aku" (Yesaya 58:9)

Ketika Anda memanggil, gunakan "Nomor Telepon Darurat" di bawah ini:

ü Saat berduka cita, putar Yohanes 14

ü Ketika dikecewakan sesama, putar Mazmur 27

ü Jika Anda ingin berbuah, putar Yohanes 15

ü Ketika Anda berdosa, putar Mazmur 51

ü Ketika Anda khawatir, putar Matius 6:19-34

ü Ketika Anda dalam bahaya, putar Mazmur 91

ü Ketika Tuhan terasa jauh, putar Mazmur 139

ü Ketika iman Anda perlu dikuatkan, putar Ibrani 11

ü Ketika Anda merasa sendiri dan takut, putar Mazmur 23

ü Ketika hidup Anda sedang dalam kepahitan, putar 1 Korintus13

ü Untuk rahasia kebahagiaan Paulus, putar Kolose 3:12-17

ü Ketika Anda merasa kecewa dan ditinggalkan, putar Roma 8:31-39

ü Ketika Anda menginginkan kedamaian& ketenangan, putar
Matius 11 : 25 - 30

ü Ketika dunia terlihat lebih besar dari Tuhan, putar Mazmur 90

ü Ketika Anda berangkat kerja atau berpergian, putar Mazmur 121

ü Untuk penemuan/kesempatan besar, putar Yesaya 55

ü Ketika Anda membutuhkan keberanian untuk suatu tugas, putar Yosua 1

ü Supaya Anda dapat bergaul dengan baik terhadap sesama, putar Roma 12

ü Ketika Anda memikirkan kekayaaan, putar Markus 10

ü Saat Anda mengalami depresi, putar Mazmur 27

ü Jika Anda kesulitan keuangan, putar Mazmur 37

ü Jika Anda kehilangan kepercayaan terhadap orang,putar 1 Korintus 13

ü Jika orang di sekitar kita tampak berlaku tidak baik, putar Yohanes 15

ü Jika Anda putus asa dengan pekerjaan, putar Mazmur 126

ü Ketika Anda menemukan dunia mengecil dan Anda merasa besar, putar Mazmur 19

Nomor-nomor tersebut dapat langsung dihubungi. Operator tidak diperlukan. Seluruh saluran ke Surga terbuka 24 jam sehari!

Dan, yang penting, bagikan daftar telepon ini kepada orang-orang di sekeliling kita. Siapa tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya

Sudahkah anda menghubungi Tuhan hari ini??......


Sumber : -
di kirim oleh : Gundolo Sosro


=============================
Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Mat 11:28 "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

08 May 2008

Posted by ShureX Posted on May 08, 2008 | 1 comment

SEREAL

Salam sejahtera,
Beginilah jadinya kalau kita suka menakuti anak dengan sesuatu yang
tidak benar :)

SEREAL
=======

Eko disiapkan sarapan pagi sereal dengan susu oleh ibunya. Eko yang mempunyai aquarium, berjalan ke arah aquarium dengan segenggam sereal di tangan, berniat memberikan sereal tersebut untuk makanan ikan-ikan di dalam aquarium. Tepat ketika Eko akan memberikan cereal, ibunya masuk ke ruang makan.

"Eko, jangan kamu berikan sereal itu kepada ikan. Nanti ikannya mati semua," tegur ibunya.

Dengan wajah pucat Eko menjawab, "Lalu, mengapa Ibu berikan sereal ini kepada saya?"



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Saksi yang setia tidak berbohong,
tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan,
adalah saksi dusta." (Amsal 14:5)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sumber: Kiriman dari "Liana"


disadur dari : www.sabda.org (976)

19 April 2008

Posted by ShureX Posted on April 19, 2008 | No comments

EMPAT BIARAWAN

EMPAT BIARAWAN

Salam damai....
Nggak ada komentar deh buat joke dibawah ini....Tapi kayaknya sih bisa
bikin "perut mules"....(karena kebanyakan ketawa).
==============================

Empat orang biarawan diijinkan untuk pergi bermalam minggu oleh
Pastur, namun harus melaporkan hal apa saja yang telah mereka lakukan.
Keesokannya ....

Biarawan I : "Pastur semalam saya telah berdosa karena menonton film,
yang tidak sepantasnya di tonton"
Pastur : "Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku,
Sekarang pergi dan minumlah air suci!"

Mendengar hal itu si Biarawan IV, yang berada di urutan paling
belakang, tersenyum kecil.

Biarawan II : "Pastur, semalam saya berdosa karena saya tidak hati-
hati mengendarai motor sehingga menabrak seekor anjing
dan membunuhnya!"
Pastur : "Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku,
Sekarang pergi dan minumlah air suci!"

Biarawan IV, kembali tersenyum, diikuti dengan tertawa "he..he..
he...he...he..."

Biarawan III: "Pastur semalam saya berdosa karena tidak sengaja
melihat tetangga saya sedang mandi"
Pastur : "Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku,
Sekarang pergi dan minumlah air suci!"

Biarawan IV tidak tahan lagi tertawa makin keras, "Hua...ha...ha..."

Pastur : "Mengapa kamu tertawa seperti itu, Apa yang kamu
lakukan semalam?"
Biarawan IV : "Saya buang air kecil di tempat air suci, Pastur!"

---------------------------------------------------------------------
Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari,
jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan
dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. (Roma 13:13)
---------------------------------------------------------------------
Kiriman dari Totok (christianto(at))


disadur dari : www.sabda.org (177)

12 April 2008

Posted by ShureX Posted on April 12, 2008 | No comments

BERANI TETAPI....

Peace...
Hebat juga nih keberanian-keberanian yang ditunjukkan prajurit-
prajurit dibawah ini, termasuk keberanian "unik" dari salah satu
prajurit....Simak aja deh....

=================

Suatu ketika Angkatan Laut Amerika, Jepang dan Indonesia mengadakan
latihan bersama. Siang itu adalah jam istirahat. Di atas geladak kapal
induk Amerika, berdiri tiga orang Komandan pasukan dari ketiga negara
itu. Mereka saling berbincang-bincang tentang kehebatan tentara mereka
masing-masing.

Dari perbincangan mereka, akhirnya mereka membicarakan tentang topik
"keberanian tentara mereka masing-masing". Mula-mula komandan Angkatan
Laut Amerika itu berkata, "Tentara kami terkenal sangat berani
menghadapi tugas yang berat sekalipun. Lihat, laut itu ada ikan
hiunya, bukan?" Sang komandan Amerika itu menunjuk salah seorang
prajuritnya dan memerintahkan dia untuk terjun bebas ke dalam laut.
Dengan beraninya si tentara itu terjun ke dalam laut. Walaupun bisa
kembali ke atas kapal dalam keadaan selamat, tokh prajurit itu telah
menunjukkan keberaniannya yang sejati.

Giliran komandan angkatan laut Jepang menunjukkan keberanian
prajuritnya. Sang komandan Jepang itu berkata, "Prajurit kami jauh
lebih hebat. Mereka tidak takut mati, apalagi kalau hanya potong jari
saja." Sang komandan menunjuk salah seorang prajuritnya dan
memerintahkan prajurit itu untuk memotong satu ruas atas jari
kelingkingnya. Dengan taat dan berani prajurit itu memotong ujung jari
kelingkingnya hingga darah berceceran kemana-mana. Lukanya segera
dibalut dan dia disuruh untuk beristirahat di kamarnya.

Melihat keberanian prajurit Amerika dan prajurit Jepang, komandan
angkatan laut Indonesia tidak mau kalah unjuk keberanian prajuritnya.
Sang komandan berkata dengan nada diplomatis, "Memang prajurit anda
berdua benar-benar berani. Tetapi prajurit saya juga mempunyai
keberanian yang unik." Sang komandan menoleh ke arah salah satu
prajuritnya. "Mayor Anton, push-up 100 kali."

Dengan "berani"-nya mayor Anton berkata, "Komandan, mana bisa anda
menghukum saya dengan sembarangan. Saya kan tidak bersalah!"

"Nah, kan! Prajurit saya berani, bukan?"
(Berani membantah atasan maksudnya, he....he....he.....!).

---------------------------------------------------------------------
"Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada
Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya."
Efesus 3:12
---------------------------------------------------------------------
Kiriman dari: Perpustakaan GKA Gloria

disadur dari : www.sabda.org (187)

10 April 2008

Posted by ShureX Posted on April 10, 2008 | No comments

ISTERI POTIFAR

Hallooo.....
Hari ini ada dua sahabat yang sedang berdebat dan berandai-andai
menjadi Yusuf ... liat aja deh... siapa yang merasa dirinya bisa
menjadi seperti Yusuf yang tahan akan godaan tante Potifar....
=======================

Leo dan temannya Jeffrey sedang bercakap-cakap tentang tokoh Yusuf
yang digoda oleh isteri Potifar tetapi tidak jatuh ke dalam dosa.

Leo berkata dengan tulus kepada Jeffrey, "Yusuf itu tokoh Alkitab yang
luar biasa, kesetiaannya kepada Tuhan sungguh layak mendapatkan
acungan jempol. Setiap hari Yusuf digoda tante Potifar dan pada waktu
itu tak ada seorangpun di rumah. Jika saya adalah Yusuf, saya belum
tentu lari untuk menghidar dari tante Potifar, bahkan bisa-bisa jatuh
ke dalam dosa bersamanya."

Jeffrey segera menjawab, "Untunglah Yusuf itu bukan kamu, Leo!"

Leo berkata lagi dengan sedikit nada tersinggung dan kesal, "Jeffrey,
jika kamu adalah Yusuf, memangnya kamu akan lari dari tante Potifar
dan tidak melakukan dosa? Wah ...! Hebat benar kamu ..."

"Ya ... saya pasti akan lari ...," jawab Jeffrey dengan mantap
"...lari di tempat atau lari ke tante Potifar!" sambungnya sambil
nyengir.

----------------------------------------------------------------------
"Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi
jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan
pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus
berkuasa atasnya." (Kejadian 4:7)
----------------------------------------------------------------------
Sumber: Obat Surgawi (Oleh: Tjantana Jusman) p.6


disadur dari : www.sabda.org (189)

19 March 2008

Posted by ShureX Posted on March 19, 2008 | No comments

GARA-GARA LILIN

Sua lagi....
Apakah hari ini hari yang cerah di tempat anda...???
Semoga aja humor hari ini bisa menambah keceriaan anda.
============================

Ny. O'Reilly yang sedang berjalan, berpapasan dengan Pastur
O'Flannagan. Pastur berkata, "Hai Ny. O'Reilly ... bagaimana kabar
suami anda? Bukankah saya yang menikahkan anda berdua kira-kira lima
tahun yang lalu?" Ya, memang andalah yang menikahkan kami, Pastur",
jawab Ny. O'Reilly. Lalu Pastur bertanya lagi, "Berapa anak anda
sekarang?" "Oh ... belum ada Pastur, kami belum mempunyai anak
satupun." "Baiklah, minggu depan aku akan pergi ke Roma, di sana aku
akan berdoa dan menyalakan sebuah lilin untukmu", kata Pastur.

Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu lagi di jalan dan Pastur
bertanya, "Ny. O'Reilly apakah anda sudah mempunyai anak?"

"Oh sudah Pastur, saya mempunyai tiga pasang anak kembar, dan 4 orang
anak yang tidak kembar, jadi semuanya ada sepuluh orang." jawab Ny.
O'Reilly.

Lalu Pastur berkata,"Wow, bukankah itu sangat luar biasa!! Lalu
bagaimana keadaan suamimu?"

"Dia sedang pergi ke Roma", jawab Ny. O'Reilly

"Ke Roma??? Ada urusan apa dia berangkat ke Roma?", tanya Pastur.

"Mematikan lilin yang Pastur nyalakan." Jawab Ny. O'Reilly.

---------------------------------------------------------------------
"Engkau akan mengalami, bahwa keturunanmu menjadi banyak
dan bahwa anak cucumu seperti rumput di tanah." (Ayub 5:25)
---------------------------------------------------------------------
Kiriman dari Wenny (danas(at))


disadur dari : www.sabda.org (178)

23 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 23, 2008 | No comments

Hati yang berubah

seorang wanita yang meminta konseling dari Dr. George W. Crane, seorang psikolog, mengatakan bahwa ia membenci suaminya dan berniat menceraikannya.
"Aku ingin menyakitinya sekeras mungkin", katanya tegas.

"Baiklah", kata Dr. Crane. "Aku menasihati Anda untuk mulai membanjirinya dengan pujian. Ketika Anda mulai tak tergantikan baginya, ketika ia berpikir Anda mencintainya dengan penuh pengabdian, mulailah tindakan perceraian. Itulah cara untuk menyakitinya".

Beberapa bulan kemudian, istri itu kembali untuk melaporkan bahwa semuanya telah berjalan dengan baik. Ia telah melakukan nasihat yang dianjurkan.

"Bagus" kata Dr. Crane. "Sekarang tiba waktunya untuk mengajukan perceraian".

"Perceraian?" jerit perempuan itu terkejut. "Tidak. Aku sangat mencintai suamiku!"


dikirim oleh : yulinda widianti

19 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 19, 2008 | No comments

KABAR BAIK

Hei...!
Ada banyak cara orang mengatasi kesedihan karena gagalan. Salah
satunya adalah dengan melihat sisi positif dari kegagalan itu, seperti
pengalaman anak berikut ini....,
=============================

"Tahun ini ada kabar baik, Ayah!" ujar seorang anak yang baru saja
menerima hasil pengumuman kelulusan SMP kepada ayahnya.

"Kabar baik apa?" tanya ayahnya.

"Pokoknya Ayah tidak perlu pusing memikirkan biaya saya untuk masuk
SMU." jawab sang anak

"Apa kau lulus dengan nilai yang bagus dan mendapat beasiswa?" tanya
ayahnya dengan wajah yang berbinar-binar.

"Bukan Ayah! Saya ... tidak lulus!!" jawab anaknya dengan santai.

Ayah: Gedubrakkk!!! #*&%#*(at)%!

----------------------------------------------------------------------
"Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan
yang terpenuhi adalah pohon kehidupan." (Amsal 13:12)
----------------------------------------------------------------------
Sumber: Ekstra Tawa Reformasi (oleh: John Tanjung), p. 31

disadur dari : www.sabda.org (198)


This is the rest of the post

  • Text Widget