12 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 12, 2008 | No comments

"AKU MENCINTAIMU"

Seorang anak meminta pada sang
nenek; "Nek berikan aku sebuah coklat"
Sang nenek menjawab;"Jangan,tidak
boleh makan coklat.Dokter melarang".
Karena sang cucu ini merengek-rengek
terus meminta coklat, maka timbullah
belas-kasihan pada sang cucu,maka
nenek memberikan coklat dengan cara
sembunyi-sembunyi.
Esok harinya sang cucu meninggal,
karena hepatitisnya.
Apakah sang nenek mencintai cucunya?

Ada pepatah "Lebih mudah berbicara
dari pada melakukannya".
Begitupula mengatakan " Aku
mencintaimu", Aku mengasihimu"
Tetapi sulit melakukannya.

Sama halnya ketika kita disakiti,
dikecewakan, dikhianati, diduakan,
ditolak dan ditinggalkan, bahkan
mungkin dihinakan.
Memang pedih,pilu dan sakit.
Karena masih berharap yaitu saya
mencintai, supaya dia mencintaiku.
Apakah kita mengasihi/mencintai?

Tidak mudah untuk belajar mencintai
secara murni dan tulus, bahkan mau
rela berkorban, agar yang kita cintai
(suami/istri,anak-anak, saudara,
teman, pacar, orang lain, bahkan yang
membenci sekalipun) bahagia yaitu
Kebahagiaanmu = Kebahagiaanku, itu
memang melelahkan dan menyesakkan dada.

Terlebih-lebih jika diperalat, dia
mencintai kita, karena ada sesuatu
dibutuhkan pada diri kita. Hal itu
dapat mematahkan semangat untuk
mencintai dengan tulus dan murni yang
akhirnya terjerat dalam luka-luka
batin yang mendalam, dan terseret pada
penyiksaan diri sendiri dan tak peduli
dengan orang disekitarnya, bahkan
tidak peduli pada perubahan sikap diri
sendiri dan penyesalan.

"Mencintai diperlukan kerendahan hati.
Tanpa kerendahan hati, cinta tak akan
pernah tumbuh."

Karena kita diciptakan untuk dicintai
dan mencintai = saling mencintai

Mencintai perlu diungkapkan, walaupun
sulit dilakukan.

Matius 5:48 "Karena itu haruslah kamu
sempurna, sama seperti Bapamu yang
disorga adalah sempurna."

Ibrani 12:14 "Berusahalah hidup damai
dengan semua orang dan kejarlah
kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak
seorangpun akan melihat Tuhan."

Yohanes 21;17"kata Yesus kepadanya
untuk ketiga kalinya:"Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"
Maka sedih hati Petrus karena Yesus
berkata untuk ketiga kalinya;"Apakah
engkau mengasihi Aku?"Dan ia
berkata;"Tuhan ,Engkau tahu segala
sesuatu,Engkau tahu, bahwa aku
mengasihi Engkau."

Yohanes 15:9”Seperti Bapa telah
mengasihi Aku, demikianlah juga Aku
mengasihi kamu, tinggallah didalam
kasihKu itu.

Yohanes 15:12”Inilah perintahKu, yaitu
supaya kamu SALING MENGASIHI, seperti
Aku telah mengasihi kamu.

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
Posted by ShureX Posted on February 12, 2008 | No comments

"Berjaga-jagalah dan Berdoalah"

Jam dinding berdetak menunjukkan waktu,
dimana setiap makhluk, mempunyai
waktunya untuk beristirahat.

Begitupula manusia akan menuju saat-
saat kesendirian/kesepian.
Entah mereka sudah bersuami/beristeri,
bahkan memiliki anak-anak,sahabat,
kekasih, bahkan teman yang begitu
banyak seperti super-star.

Hati merasa sepi/sendiri, karena
harapan atau keinginan hati serta
hasrat belum terpenuhi/bahkan tak
terwujud. Sehingga mencari berbagai
cara untuk mencari hiburan untuk
mengisi kekosongan hati, yang pada
akhirnya berhenti pada kesendirian
pula, setelah acara itu selesai.

Tak seorangpun dapat menghindari
kesendirian/kesepian.
Tak seorangpun dapat menolaknya,
walaupun yang terkasih ada
disampingnya.

Dalam kesendirian seseorang dapat
menjadi jahat.
Dalam kesendirian seseorang dapat
menjadi lebih bijak.

Sudah tentu tiap orang suka melakukan
kehendak sendiri dan paling tertarik
kepada mereka yang sepaham dengan
keinginan hatinya sendiri.

Amsal 14:10 "Hati mengenal
kepedihannya sendiri, dan orang lain
tidak dapat turut merasakan
kesenangannya."

Matius 6:21 "Karena di mana hartamu
berada, disitu juga hatimu berada."

Amsal 3:5 "Percayalah kepada TUHAN
dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri."

Keb.Salomo 1:4 'Sebab kebijaksanaan
tidak masuk ke dalam hati keruh, dan
tidak pula tinggal dalam tubuh yang
dikuasai dosa."

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on February 12, 2008 | No comments

"Terjerat hasrat"

Bila ada sesuatu yang menyenangkan di dunia ini, maka yang murni hatinya yang akan menikmati.
Bila terjadi sesuatu yang menggelisahkan/menakutkan tentu yang tidak murni hatinya yang akan kehilangan pegangan dan lari, yang pada akhirnya semakin kehilangan pengharapan dan dimanfaat oleh yang tidak murni pula.

"Rumput tetangga nampak lebih indah"
Selama manusia hidup di dunia ini, selama itu tiada yang pernah bebas
dari godaan. Sebab godaan itu bersumber dari hasrat dalam diri sendiri.

Tak ada kebebasan yang sungguh-sungguh, tak ada pula kegembiraan yang sebenar-benarnya, kecuali jika cinta akan Allah berdasarkan hati yang murni.

Selama masih hidup dalam tubuh yang fana, selama itu tidak akan dapat bersih dari dosa dan tidak akan dapat bebas dari kesusahan dan kesengsaraan.

Baru saja godaan yang satu berlalu, maka sudah muncullah godaan yang lain, dan begitu teus-menerus ada-ada saja yang dialami, karena hak menikmati keadaan bahagia yang semula sudah lenyap.

Apakah gunanya mencapai umur panjang, jika tak cukup memperbaiki hidup?

Oleh sebab itu harus sabar dan menunggu rahmat Tuhan, hingga saatnya kesukaran ini berlalu.

======================

2 Korintus 5:4"Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup."

2korintus 10:3"Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi."

Keb.Salomo 4:12"Sebab pengaruh yang buruk menyuramkan yang baik, dan tumpukan hawa nafsu mengubah roh yang tak bercela."

Yakobus 1;14 "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya."

Yakobus 1:15 " Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut."

Yakobus 4:1 Darimanakah datangnya sengketa dan pertengkaran diantara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?

Lukas 13:24"Jawab Yesus kepada orang-orang di situ:"Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!Sebab aku berkata kepadamu:Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat."

Matius 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Markus 10;27 Yesus memandang mereka dan berkata;"Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

11 February 2008

Posted by abbeltri Posted on February 11, 2008 | 1 comment

"Pencobaan"

Kita ingin tahu segala sesuatu, belajar segala sesuatu, melihat segala sesuatu; kita harus menjaga baik-baik pikiran kita, hati kita, serta perasaan-perasaan kita, karena semuanya ini adalah pintu-pintu lewat mana setan bisa masuk.

Sepanjang hidup kita, ia akan mengintai kita, ia akan berusaha membuat kita jatuh ke dalam pencobaan-pencobaan melalui kelemahan-kelemahan kita; entah dalam keadaan kaya maupun miskin, dalam keadaaan sehat maupun sakit, entah sukses atau gagal, dan sebagainya; di pihak kita, haruslah kita melakukan segala yang kita mampu dan berusaha untuk melawan dan menolak setiap tawaran-tawaran yang muncul dalam pikiran dan hati kita yang mendorong perasaan-perasaan kita untuk melakukan kehendaknya.

Kita tak dapat melakukan apa pun dengan kekuatan kita sendiri; namun demikian, kita dapat melakukan segala sesuatu dengan bantuan Allah yang baik; marilah kita dengan rendah hati berdoa kepada-Nya mohon agar dibebaskan dari musuh keselamatan kita ini, atau agar kita diberi kekuatan untuk menghadapi setiap tawaran bukan untuk
menghakimi/memusnahkan, melainkan menolak/mengusir/menghalau apa yang ditawarkan.

Kelemahan-kelemahan kita itulah yang menjadi pantauan setan. Tetapi dengan kelemahan-kelemahan itu pulalah supaya kuasa Allah semakin sempurna untuk dinyatakan.

Agar damai sejahtera, suka cita dan masa depan yang penuh harapan yang telah disediakan Allah kepada kita tidak dirusak oleh Iblis.

========================

Kej 3:13 “ Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu;”Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu; “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Yakobus 1:12 "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa mengasihi Dia.”

Ayub 36 :21 Jagalah dirimu, janganlah berpaling kepada kejahatan, karena itulah sebabnya engkau dicobai oleh sengsara.”

Lukas 22:3 “Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang benama Iskariot itu, seorang dari kedua belas murid itu.”

Yohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan”

Matius 26: 41 “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

1 Korintus 10: 12 “Sebab itu siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Lukas 22:31-32 “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”

1 Petrus 5: 8 “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Ibrani 2: 18 “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.”

2 Korintus 12:9 "Tetapi jawab Tuhan kepadaku;"Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna."

Lukas 10: 20 “Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersuka-citalah, karena namamu ada terdaftar di sorga.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memebrimu Damai”
God Blessing U

10 February 2008

Posted by abbeltri Posted on February 10, 2008 | No comments

"Hidup itu Indah"

Tak seorangpun minta dilahirkan, tak seorangpun minta dijadikan laki-laki/perempuan. Semuanya itu adalah berkat. Dan untuk itulah kita dijadikan laki-laki dan perempuan.

Berkat Allah kita hadir di tempat ini, berkat Allah pula kita disucikan dalam kandungan ibu.

Berkat Allah pula, kita meninggalkan dunia ini.

Berkat Allah pula kita diperkenankan untuk mempelajari segala sesuatu. Berkat Allah pula kita bebas menentukan pilihan.

Berkat Allah kita hidup. Hidup itu indah, walaupun nampaknya seolah-olah mengerikan dan menakutkan, bagi mereka yang menyikapi hidup dengan sembarangan dan rasa memiliki yang tidak teratur..

Jika kita tidak lahir, kita tidak akan pernah tahu, apa itu suka dan duka. Dan kita tak akan pernah memahami dan mengalami rahmat Allah pula. Dan tak akan pernah mengalami mencintai dan dicintai, merawat dan dirawat, melayani dan dilayani, mengampuni dan diampuni.

Betapa egoisnya, bila ada yang menghalangi kelahiran seorang anak manusia untuk dilahirkan ke dunia. Dan betapa idealisnya mereka menghalangi berkat-berkat Allah yang telah disediakan bagi mereka untuk dilahirkan.

=======================

Sirakh 1:1 Segala kebijaksanaan dari Tuhan asalnya, dan ada padaNya selama-lamanya.

Sirakh 1:10 Pada semua makhluk ia ada sekadar pemberian Tuhan, yang juga membagikannya kepada orang yang cinta kepadaNya.

Yeremia 1:4 “Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya;
“Sebelum aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu; Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

Yohanes 18 : 37 “ Maka kata Pilatus kepadaNya;”Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus;” Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengar suaraKu.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

09 February 2008

Posted by abbeltri Posted on February 09, 2008 | No comments

"Kasih Karunia"

Manusia, yang dicipta karena cinta, tak dapat hidup tanpa cinta: entah ia mencintai Tuhan, atau mencintai dirinya sendiri dan mencintai dunia.

Karena kita tahu bahwa Tuhan, terdorong oleh nyala api kasih-Nya, tidak menciptakan kita serupa dengan binatang; melainkan Ia menciptakan kita serupa dengan gambar-Nya dan citra-Nya Sendiri, mengertikah kamu? Oh, betapa mengagumkannya manusia!

Imanlah yang kita butuhkan … Apabila kita tidak memiliki iman, kita buta. Ia yang tidak melihat, tidak mengenal; ia yang tidak mengenal, tidak mencintai; ia yang tidak mencintai Tuhan mencintai dirinya sendiri, dan pada saat yang sama mencintai kesenangan duniawi. Ia melekatkan hatinya pada hal-hal duniawi yang akan segera berlalu bagaikan asap. Ia tidak dapat mengenal kebenaran, atau pun kebajikan; ia tidak mengenal apa-apa selain kepalsuan, bahkan diperbudak oleh hawa nafsu dirinya tidak mengetahuinya, sebab ia tidak mempunyai terang; ia berada dalam kabut. Jika ia mempunyai terang, ia akan melihat dengan jelas bahwa segala yang ia cintai itu tak dapat memberinya apa-apa kecuali kematian kekal; suatu cicipan akan neraka.

Bahwa selain Tuhan, tidak ada yang pasti - tidak, tidak ada! Jika hidup, hidup itu fana; jika kekayaan, kekayaan akan musnah; jika kesehatan, kesehatan akan rusak; jika reputasi, reputasi akan pudar. Kita akan lenyap bagaikan angin… Segala sesuatu berlalu begitu cepat, segala sesuatu akan musnah. O Tuhan! O Tuhan! jika demikian, betapa banyak mereka yang patut dikasihani, mereka yang melekatkan hatinya pada hal-hal duniawi! Mereka melekatkan hati mereka pada hal-hal demikian sebab mereka terlalu mencintai diri mereka sendiri; namun demikian mereka tidak mencintai diri mereka dengan cinta yang pantas - mereka mencintai diri mereka dengan cinta yang memuaskan diri mereka sendiri dan dunia, yang memuaskan ciptaan lebih daripada Tuhan. Itulah sebabnya mengapa mereka tidak pernah puas, tidak pernah tenang; mereka selalu gelisah, selalu tersiksa, selalu sedih, selalu marah, selalu dengki, tidak ada belas kasihan.

Ketiga kebajikan ilahi: iman, harapan dan kasih mencakup segala kebahagiaan manusia di dunia. Dengan iman, kita percaya akan apa yang telah Tuhan janjikan kepada kita: kita percaya bahwa suatu hari kelak kita akan berjumpa dengan-Nya, bahwa kita akan menjadi milik-Nya, bahwa kita akan bahagia abadi bersama-Nya di Surga. Dengan harapan, kita merindukan kepenuhan janji-janji tersebut: kita berharap bahwa kita akan menerima ganjaran atas segala perbuatan baik kita, atas segala pikiran kita yang baik, atas segala hasrat dan kerinduan kita yang baik; oleh sebab Tuhan juga memperhitungkan bahkan kerinduan-kerinduan kita yang baik. Apa lagi yang kita inginkan agar bahagia?

===============================
Kej 1:26 " Berfirmanlah Allah;" Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Keb. Salomo 11: 24 Sebab Engkau mengasihi segala yang ada, dan Engkau tidak benci kepada barang apapun yang telah Kaubuat. Sebab andaikata sesuatu Kaubenci, niscaya tidak Kauciptakan.”

Keb. Salomo 11:25 Bagaimana sesuatu dapat bertahan, jika tidak Kaukehendaki, atau bagaimana dapat terpelihara, kalau tidak Kaupanggil?

Ayub 5:6-7 ” Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan; melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.”

Ayub 14:22 “Hanya tubuhnya membuat dirinya menderita, dan karena dirinya sendiri jiwanya berduka cita.”

Matius 16:25 – 26 “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawa karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

08 February 2008

Posted by abbeltri Posted on February 08, 2008 | No comments

"Keputusan"

"Allah telah menciptakan segala
sesuatu. Manusia diberi-Nya kemampuan
untuk memilih: kekuatan, kehendak,
hasrat, kuasa untuk mengingini. Ia
ingin masuk surga, dan ia akan masuk
surga dengan bantuan rahmat Allah.
Namun, jika ia memilih dosa dan masuk
neraka, itu pun adalah pilihannya
sendiri." Allah tidak pernah
memaksakan kehendak-Nya dan Allah
tetap setia bagi mereka yang mau
datang kepada-Nya."

Kadangkalanya manusia sendiri tidak
mau ditolong/menutup diri, itupun
pilihannya sendiri. Ingin selamat itu
juga pilihan. Tetapi apakah
keselamatan itu mudah diperoleh?

Tidak ada keselamatan yang abadi
dimuka bumi ini, yang ada hanya
berasal dari Allah yaitu hidup kekal.

Tidak ada kenyamanan yang abadi di
muka bumi ini, yang ada hanya berasal
dari Allah yaitu kedamaian.

Tidak ada kegembiraan yang abadi di
muka bumi ini, yang ada hanya berasal
dari Allah yaitu kesejahteraan.

Tidak ada suka-cita yang abadi dimuka
bumi ini, yang ada hanya berasal dari
Allah yaitu masa depan yang penuh
dengan pengharapan.
=================

Sirakh 15:14-17 "Pada awal mula Tuhan
menjadikan manusia serta menyerahkan
kepada keputusannya sendiri.Asal
sungguh mau engkau dapat menepati
hukum, dan berlaku setiapun dapat
kaupilih.Api dan air telah ditaruh
oleh Tuhan dihadapanmu, kepada apa
yang kau kehendaki dapat kau ulurkan
tanganmu. Hidup dan mati terletak di
depan manusia, apa yang dipilih akan
diberikan kepadanya."

Pengkhotbah 7:29 Lihatlah, hanya ini
yang kudapati: bahwa Allah telah
menjadikan manusia yang jujur, tetapi
mereka mencari banyak dalih."

Lukas 14:15 "Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus;"Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah."

Matius 6:24 Tak seorangpun dapat
mengabdi kepada dua tuan. Karena jika
demikian, ia akan membenci yang
seorang dan mengasihi yang lain, atau
ia akan setia kepada seorang dan tidak
mengindahkan yang lain.

Matius 20:25 "Tetapi Yesus memanggil
mereka lalu berkata:"Kamu tahu, bahwa
pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa
memerintah rakyatnya dengan tangan
besi dan pembesar-pembesar menjalankan
kuasanya dengan keras atas mereka."

Kisah para rasul 16:31 Jawab
mereka:"Percayalah kepada Tuhan Yesus
Kristus dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu."

Yohanes 14:1"Janganlah gelisah hatimu,
percayalah kepada Allah, percayalah
juga kepadaKu."

2 Timotius 2:13 "Jika kita tidak
setia, Dia tetap setia, karena Dia
tidak dapat menyangkal diriNya."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberi damai"
God Blessing U
  • Text Widget