02 March 2008

Posted by ShureX Posted on March 02, 2008 | No comments

March 2 Sunday Reflection: Good Intentions

March 2 Sunday Reflection: Good Intentions
Readings:
1Samuel 16:1b,6-7,10-13a
Psalm 23:1-3a,3b-4,5,6(1)
Ephesians 5:8-14
John 9:1-41

"Man sees the appearance but the Lord looks into the heart." -1Samuel 16:7

Once a month, our choir goes to Megamall to sing Chinese songs for the 11am Mass. Lately though, our choir members have been dwindling due to the distance from our parish in Binondo (Manila) and our different commitments.

The choir was divided on whether to continue or resign. So I embarked on a solo quest to resolve the issue. I talked to everyone and explained each side but instead of helping, I only made things worse.

Dejected, I poured out my heart to the Lord and asked Him to make me an instrument of peace. He replied, "Leave your worries to Me. Speak no more and let Me take care of this matter."

I didn't mention the topic again and you know what happened? The next time we served in Megamall, an incident occurred that led to a unanimous decision. It was as simple as that.

Sometimes, we're so full of good intentions that we presume that what we're doing is best. But the surest way to resolve problems is to let the Holy Spirit guide us in making our decsions, even if it means total surrender. -Cecil Lim

Reflection:
Don't forget to ask for God's guidance in everything you do even if you think you already know the answer.

Prayer:
Lord, I know that You see into my heart. Help me to look beyond my own vision that I may see and follow Your will instead.


email from : ChristianYouth

01 March 2008

Posted by abbeltri Posted on March 01, 2008 | No comments

"Kasih Allah"

Kalau mau mengerti kekuatan dari persekutuan atau kesatuan, seharusnya mengerti kekuatan cinta kasih. KASIH adalah KEKUATAN yang tidak dapat dilawan seorangpun.... Dalam hal ini, kasih mirip dengan kematian.

Bila ajal sampai, tak seorangpun dapat melawannya. Meskipun melawan kematian dengan berbagai cara, entah obat atau tindakan manapun juga, dan tidak dapat ditebus dengan harta benda dan berbagai macam dalih maupun idealisme, manusia fana tidak dapat luput dari kekuasaannya.

Begitu juga dunia tidak mampu melakukan sesuatu melawan kekuasaan kasih. Seperti ajal atau maut mempunyai segala kekuatan untuk merenggut kita dari dunia orang hidup, begitu juga kasih mempunyai segala kekuatan untuk menjamin kelangsungan hidup kita.”

Lihatlah!, kemuliaan duniawi menyimbolkan keinginan orang yang tak mengenal Allah akan keabadian. “Apa gerangan yang dapat dicintai orang-orang yang malang itu selain kehormatan, pujian dan kekuasaan sementara? Karena mereka tidak mempunyai harapan akan hidup kekal, atau memang mereka hanya menginginkan sampai disitu saja, maka hanya kemasyhuran itu yang membuat mereka hidup terus, setidak-tidaknya dalam ingatan orang.”

“Kita semua makhluk fana, dan tak seorangpun tahu hari akhir hidupnya. Namun. Sebagai anak kecil kita ingin menjadi anak sekolah; sebagai anak sekolah, kita mau menjadi seorang remaja; sebagai remaja kita ingin menjadi dewasa; sebagai orang dewasa kita berharap mencapai usia dewasa penuh. Dan sebagai seorang dewasa penuh kita ingin mendapat usia tua. Apakah akan berlangsung demikian, tidak pasti, tetapi selalu terdapat sesuatu untuk diinginkan lebih lanjut. Akan tetapi seorang tua tidak punya jenjang hidup selanjutnya untuk diinginkan.”Namun karena kasih dan kehendak Allah menawarkan hidup kekal bersama-Nya, bagi mereka yang mau melakukan firman-Nya.”


============================

Kidung Agung 8:6 -7 ---Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.

Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan diatas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya

Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari alam maut ke dalam hidup.

Amsal 11:4 Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

Matius 16:26 Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

1 Korintus 15:44....Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

1 Korintus 15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa.tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

1 Korintus 15: 53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.

1 Yohanes 1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on March 01, 2008 | No comments

Dunia, oh Dunia "Global Warning"

Banyak orang mengeluh bahwa dunia tidak baik.
Akan tetapi, apakah barang duniawi sendiri tidak baik, atau dijadikan tidak baik karena dipakai dengan salah?

Apakah kekayaan atau kemiskinan yang salah? Jika seseorang berbuat jahat terhadap orang lain, dengan mencuri atau korupsi dengan maksud menimbun kekayaan atau untuk mengenyangkan perut.

Tetapi aneh, mengapa masih tetap mencintai dunia yang dikatakan tidak baik itu. Mungkin pernah mendengar ada ungkapan; “ Mati tak mau, hiduppun segan”

Bukan langit yang tidak baik, bukan hutan yang tidak baik, bukan matahari yang tidak baik, bukan pula bulan yang tidak baik, bukan siang atau malam yang tidak baik, bukan juga laut dan sungai, bukan segala isinya; ikan, rumput laut dan sebagainya yang tidak baik.

“Tetapi orang yang tidak baik menyebabkan dunia menjadi tidak baik.”

Jangan menuduhkan ketidak baikan pada kehendak Allah. Sebab Ia mengasihi apa yang diciptakannya. Dialah yang memikirkan kita, bukan sebaliknya.

Allah sudah memikirkannya terlebih dahulu, semisalnya sudah menempatkan gumpalan atau daratan es di antartika, atau diatas gunung-gunung, jika dunia mengalami pemanasan global, coba bayangkan seandainya tidak ada gumpalan es atau daratan es di dunia atau diatas gunung-gunung. Apakah Allah tidak begitu mengasihi makhluk ciptaannya, selain manusia yang diciptakan paling mulia dari segala ciptaan?

Apakah pernikahan tidak baik, bahkan dikatakan salah? Jika seseorang kawin-cerai, kawin cerai, apakah dituduhkan pada kehendak Allah? Sesungguhnya pernikahan adalah salah satu sarana yang suci yang diperkenankan oleh Allah untuk menghantarkan umat manusia menuju pada kesempurnaan dalam mengasihi dengan penuh, yang semula belum sempurna.

Demikianlah orang yang cara hidupnya tidak baik, mereka akan menimbun dosa demi dosa, lama-kelamaan kurang dirasakan, kalau sudah dibuat rutin dan menjadi lazim atau umum, orang tidak percaya lagi dosa masih ada; mereka berkeras hati, perasaan sesal sudah hilang, mencari pembenaran dan pembelaan diri serta berbagai dalih, sehingga dianggap sudah biasa dan zamannya, maka jangan dianggap sehat, melainkan mayat hidup atau zombie.

Sementara orang yang terkenal yakni orang-orang suci, telah menganggap hina dunia yang baik. Tetapi, heran bin ajaib, mereka tidak menganggap hina dunia yang tidak baik. Memang dunia tidak baik, tetapi dicintai seakan-akan ia baik.

Sama seperti seorang ibu memiliki anak yang tidak normal, dicintainya seakan-akan ia normal, walaupun orang memandangnya tidak normal dan memang tidak normal.


========================

Kejadian 1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kejadian 1: 12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik

Kejadian 1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dan gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kejadian 1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan di air, dan segala jenis burung bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kejadian 1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semaunya itu baik.

Kejadian 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik.

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman ;”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong (bukan pemusnah/penghancur/perorong) baginya, yang sepadan dengan dia.

Matius 19:11-12 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka ;”Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, HANYA mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain (mis: sida-sida), dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri (mis : biarawan/wati) oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.

2 Timotius 3:1-5 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Yesaya 24:4-6 Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama. Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit.

1 Yohanes 2: 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Posted by ShureX Posted on March 01, 2008 | No comments

Berterima Kasih

Dari millis tetangga
'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN',

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat.

Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?", tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata,'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan' ".

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan , maka engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat .... Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian ... maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan

Betapa betapa dirahmatinya kita semua. "Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' ". (QS:Ibrahim (14) :7 )

==================================
Herna Heryani
PEDIDA
PT. Panasonic Electronic Devices Indonesia PSIC Section
Ceramic Factory
E-mail : Herna.Heryani@id.panasonic.com
==================================
Posted by ShureX Posted on March 01, 2008 | No comments

Minggu, 2 Maret 2008

Minggu Prapaskah IV.
1 Sam 16:1b,6-7,10-13a; Ef 5:8-14; Yoh 9:1-41.

Engkau hendak mengajar kami? Timbul perdebatan seru antara si pengemis buta dengan orang Farisi dan ahli Taurat mengenai Mesias. Siapakah Dia? Si pengemis yang tidak terpelajar bersikeras dia itu Yesus. Ia tahu karena telah mengalami sendiri karya-Nya yang menyelamatkan. Orang-orang terpelajar itu hanya punya teori: Mesias itu harus begini dan begitu, dan Yesus tidak memenuhi syarat. Tuhan tidak mengikuti logika manusia: orang terpelajar harus mau belajar dari yang bodoh. Sama halnya dengan pemilihan Daud: kakak-kakaknya harus mau menerima si bungsu menjadi raja mereka.

disalin dari : Angela Merici Biblical Center

Posted by ShureX Posted on March 01, 2008 | No comments

Sabtu, 1 Maret 2008

Hos 6:1-6; Luk 18:9-14.

Aku bersyukur kepada-Mu karena... Dua orang berdoa, yang seorang bersyukur, yang lain mohon belas kasihan. Spontan kita pikir, bersyukur itu baik. Memang, tetapi orang Farisi itu bukan bersyukur atas kebaikan dan kemurahan Allah, melainkan bangga atas diri sendiri dan menyombongkan diri di hadapan Allah. Sementara itu si pemungut cukai sadar akan kedosaannya dan mohon belas kasih Allah. Nabi Hosea mengajak kita untuk semakin mengenal Allah. Mengenal Allah artinya tahu apa yang Ia sukai dan tidak sukai. Allah menyukai kasih setia, menyukai orang yang datang kepada-Nya dengan rendah hati. Orang yang merendahkan diri akan ditinggikan. Itulah sebabnya si pemungut cukai dibenarkan oleh Allah,


disalin dari : Angela Merici Biblical Center

Posted by ShureX Posted on March 01, 2008 | 1 comment

Sebelum kamu mengeluh

Those words are very touchy, so beautiful, and can make you think that having positive thinking about our life makes it more worth.....

Coba renungkan ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda…

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

12. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !


Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan….


Kiriman email dari : Gundolo Sosro

  • Text Widget