07 February 2008
Hidup boleh berubah tetapi tak pernah dimusnahkan walaupun peralihan dari adanya disini dan adanya di sana disebut “ mati “, itu bukan berarti kematian adalah akhir dari atau bertambah atau berkurangnya sesuatu. Tetapi hanyalah suatu peralihan dari yang satu ke yang lain.
Kita ada di sini bukan hanya sekedar untuk mengisi tempat kosong. Allah menciptakan sesuatu karena Dia mempunyai rencana.
Orang tua, saudara, teman, sahabat, bahkan yang tak dikenal, semuanya untuk mengenapi rencana-Nya itu, jika kita tidak menghalangi jalan-Nya.
Kalau manusia itu sangat rindu bertemu dengan Allah maka mereka mulai memperbaiki dan memperbaharui hidupnya di atas bumi ini. Mereka bukan hanya segera dididik oleh Roh Allah tetapi juga dalam kamar hatinya dibantu oleh persekutuan para Kudus yang tidak kelihatan namun selalu hadir untuk membantunya.
Dengan demikian, keberadaan kita akan menjadi mitra kerja/karya Allah yang mulia dalam karya cinta dan merupakan tanda pengharapan kebahagiaan yang kekal bagi semua makhluk dan seisi alam ciptaan-Nya.
Hanya ada satu sumber hidup, hidup batin, hidup yang berkuasa memberi daya cipta kepada semua yang hidup,segala mahluk hidup dalam Dia dan mereka akan tinggal dalam Dia dan mereka akan tinggal dalam DIA sampai kekal. Hidup ini menciptakan banyak macam hal yang berbeda dalam jenis dan tingkat perkembangannya. SATU diantaranya adalah Manusia, yang diciptakan menurut GAMBARAN ALLAH, agar supaya mereka berbahagia senantiasa dan tinggal tetap DIHADIRATNYA.
========================
Lukas 20:34-36 "Jawab Yesus kepada mereka;"Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan orang mati, tidak kawin dan dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan."
Lukas 20:38 " Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
Ayub 7:17-18 "Apakah gerangan manusia,sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, dan Kaudatangi setiap pagi, dan Kau uji setiap saat?"
Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia; Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Amsal 16:4 "TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing."
Kej 2:15 "TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakannya dan memelihara taman itu."
Keb.Salomo 4:10-11 "Karena berkenan pada Allah maka orang benar dikasihi, ia dipindahkan sedang masih hidup ditengah-tengah orang berdosa; ia disentak, supaya kejahatan jangan mengubah budinya, dan tipu daya jangan membujuk jiwanya."
Roma 8: 28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."
Roma 8:29" Sebab orang yang dipilihNya dari semula, mereka yang ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu menjadi yang sulung diantara banyak saudara."
Roma 8:30 Dan mereka yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka yang dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya, mereka itu juga dimuliakanNya."
Ayub 5:17 "Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa."
Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberi Damai"
God Blessing U
Kita ada di sini bukan hanya sekedar untuk mengisi tempat kosong. Allah menciptakan sesuatu karena Dia mempunyai rencana.
Orang tua, saudara, teman, sahabat, bahkan yang tak dikenal, semuanya untuk mengenapi rencana-Nya itu, jika kita tidak menghalangi jalan-Nya.
Kalau manusia itu sangat rindu bertemu dengan Allah maka mereka mulai memperbaiki dan memperbaharui hidupnya di atas bumi ini. Mereka bukan hanya segera dididik oleh Roh Allah tetapi juga dalam kamar hatinya dibantu oleh persekutuan para Kudus yang tidak kelihatan namun selalu hadir untuk membantunya.
Dengan demikian, keberadaan kita akan menjadi mitra kerja/karya Allah yang mulia dalam karya cinta dan merupakan tanda pengharapan kebahagiaan yang kekal bagi semua makhluk dan seisi alam ciptaan-Nya.
Hanya ada satu sumber hidup, hidup batin, hidup yang berkuasa memberi daya cipta kepada semua yang hidup,segala mahluk hidup dalam Dia dan mereka akan tinggal dalam Dia dan mereka akan tinggal dalam DIA sampai kekal. Hidup ini menciptakan banyak macam hal yang berbeda dalam jenis dan tingkat perkembangannya. SATU diantaranya adalah Manusia, yang diciptakan menurut GAMBARAN ALLAH, agar supaya mereka berbahagia senantiasa dan tinggal tetap DIHADIRATNYA.
========================
Lukas 20:34-36 "Jawab Yesus kepada mereka;"Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan orang mati, tidak kawin dan dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan."
Lukas 20:38 " Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
Ayub 7:17-18 "Apakah gerangan manusia,sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, dan Kaudatangi setiap pagi, dan Kau uji setiap saat?"
Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia; Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Amsal 16:4 "TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing."
Kej 2:15 "TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakannya dan memelihara taman itu."
Keb.Salomo 4:10-11 "Karena berkenan pada Allah maka orang benar dikasihi, ia dipindahkan sedang masih hidup ditengah-tengah orang berdosa; ia disentak, supaya kejahatan jangan mengubah budinya, dan tipu daya jangan membujuk jiwanya."
Roma 8: 28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."
Roma 8:29" Sebab orang yang dipilihNya dari semula, mereka yang ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu menjadi yang sulung diantara banyak saudara."
Roma 8:30 Dan mereka yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka yang dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya, mereka itu juga dimuliakanNya."
Ayub 5:17 "Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa."
Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberi Damai"
God Blessing U
06 February 2008
Ketika cinta bertepuk sebelah tangan, dunia terasa hampa, katanya sih!
Memang hal itu benar dan terjadi, Bagaimana mungkin ada suatu suara/moment tertentu dapat muncul dengan gegak gempita, jika hanya sebelah tangan untuk bertepuk tangan?
Cinta itu tidak bisa tinggal di dalam dirinya sendiri, cinta akan keluar dan tiada yang dapat membendungnya dan mencari siapa yang menanggapinya.
Cinta itu seperti sumber mata air yang mengalir tiada henti, yang menyejukkan, yang menyegarkan jiwa yang kosong dan kering.
Cinta itu berjalan, ia terbang dan gembira, ia bebas dan tak terhalang.
Cinta itu sering tidak mengingat batas, tetapi tetap panas membara di luar segala ukuran dan tidak menghancurkan/merusak/memusnahkan.
Cinta selalu siap sedia. Waktu tidurpun cinta tidak lalai, tetapi tidak menyesakkan dada.
Waktu lelah, ia tidak payah, terkejut, tetapi tidak bingung, tetapi seperti nyala api yang bergerak dan seperti obor yang menyalakan sinarnya ke atas dan menerangi sekelilingnya.
Cinta itu cekatan, jujur, suka menolong, menyenangkan dan menarik.
Cinta itu kuat, sabar, setia, patuh, taat, tawakal dan tidak mencari diri sendiri.
Cinta itu hati-hati, rendah hati dan tulus ikhlas, tidak lunak dan tidak gegabah, punjuga selalu waspada.
Karena cinta semuanya tercipta.
Sebab orang yang mencari diri sendiri itu sebenarnya mengingkari cinta.
==========================
Yohanes 1:1 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”
Yohanes 3: 16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal."
Yohanes 3:34 "Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan RohNya dengan tidak terbatas."
Yohanes 7:39 "Yang dimaksudNya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepadaNya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan."
Keb.Salomo 7:22-23 "Sebab di dalam dia ada roh yang arif dan kudus, tunggal, majemuk dan halus, mudah bergerak, jernih dan tidak bernoda, terang, tidak dapat rusak, suka akan yang baik dan tajam, tidak tertahan, murah hati dan sayang akan manusia, tetap, tidak bergoyang dan tanpa kesusahan, mahakuasa dan memelihara semuanya serta menyelami sekalian roh."
Keb.Salomo 7:27 Meskipun tunggal namun kebijaksanaan mampu akan segala-galanya, dan walaupun tinggal di dalam dirinya, namun membaharui semuanya. Dari angkatan yang satu ke angkatan yang lain ia beralih masuk ke dalam jiwa-jiwa yang suci, yang olehnya dijadikan sahabat Allah dan nabi."
Galatia 5:22 "Tetapi buah Roh ialah; kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu."
Lukas 1:35 "Jawab malaikat itu kepadanya;"Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah."
Lukas 1:46 "Lalu kata Maria;"Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah, Juru selamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya."
Amsal 3:12 karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihiNya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.
Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Memang hal itu benar dan terjadi, Bagaimana mungkin ada suatu suara/moment tertentu dapat muncul dengan gegak gempita, jika hanya sebelah tangan untuk bertepuk tangan?
Cinta itu tidak bisa tinggal di dalam dirinya sendiri, cinta akan keluar dan tiada yang dapat membendungnya dan mencari siapa yang menanggapinya.
Cinta itu seperti sumber mata air yang mengalir tiada henti, yang menyejukkan, yang menyegarkan jiwa yang kosong dan kering.
Cinta itu berjalan, ia terbang dan gembira, ia bebas dan tak terhalang.
Cinta itu sering tidak mengingat batas, tetapi tetap panas membara di luar segala ukuran dan tidak menghancurkan/merusak/memusnahkan.
Cinta selalu siap sedia. Waktu tidurpun cinta tidak lalai, tetapi tidak menyesakkan dada.
Waktu lelah, ia tidak payah, terkejut, tetapi tidak bingung, tetapi seperti nyala api yang bergerak dan seperti obor yang menyalakan sinarnya ke atas dan menerangi sekelilingnya.
Cinta itu cekatan, jujur, suka menolong, menyenangkan dan menarik.
Cinta itu kuat, sabar, setia, patuh, taat, tawakal dan tidak mencari diri sendiri.
Cinta itu hati-hati, rendah hati dan tulus ikhlas, tidak lunak dan tidak gegabah, punjuga selalu waspada.
Karena cinta semuanya tercipta.
Sebab orang yang mencari diri sendiri itu sebenarnya mengingkari cinta.
==========================
Yohanes 1:1 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”
Yohanes 3: 16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal."
Yohanes 3:34 "Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan RohNya dengan tidak terbatas."
Yohanes 7:39 "Yang dimaksudNya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepadaNya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan."
Keb.Salomo 7:22-23 "Sebab di dalam dia ada roh yang arif dan kudus, tunggal, majemuk dan halus, mudah bergerak, jernih dan tidak bernoda, terang, tidak dapat rusak, suka akan yang baik dan tajam, tidak tertahan, murah hati dan sayang akan manusia, tetap, tidak bergoyang dan tanpa kesusahan, mahakuasa dan memelihara semuanya serta menyelami sekalian roh."
Keb.Salomo 7:27 Meskipun tunggal namun kebijaksanaan mampu akan segala-galanya, dan walaupun tinggal di dalam dirinya, namun membaharui semuanya. Dari angkatan yang satu ke angkatan yang lain ia beralih masuk ke dalam jiwa-jiwa yang suci, yang olehnya dijadikan sahabat Allah dan nabi."
Galatia 5:22 "Tetapi buah Roh ialah; kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu."
Lukas 1:35 "Jawab malaikat itu kepadanya;"Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah."
Lukas 1:46 "Lalu kata Maria;"Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah, Juru selamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya."
Amsal 3:12 karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihiNya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.
Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
04 February 2008
Kemanakah perginya air sungai?
Kemanakah perginya air hujan?
Semuanya pergi ke laut.
Entah melewati hutan, entah melewati
selokan, entah melewati semak-semak,
entah melewati yang lain.
Begitupula kehidupan manusia juga
pergi meninggalkan dunia ini.
Suatu hari akan datang, mungkin tak
lama lagi, saat kita harus mengucapkan
selamat tinggal kepada hidup, selamat
tinggal kepada dunia, selamat tinggal
kepada sanak saudara, selamat tinggal
kepada para sahabat dan teman.
Kita melewatkan hidup kita dengan
sukaria, tanpa pernah memikirkan
keabadian. Dengan sikap acuh tak acuh
kita dalam mengabdi Allah yang baik,
orang akan berpikir bahwa kita tak
akan pernah mati.
Kematian datang, dan lihatlah! mereka
tidak mempunyai apa-apa: iman, harapan
dan kasih, semuanya telah mati dalam
diri mereka. Saat maut menjemput,
apakah yang kita peroleh dari tiga
perempat hidup kita? Bagaimanakah kita
mengisi bagian terbesar hidup kita?
Pikiran tentang kematian seringkali
muncul dalam benak kita, namun kita
selalu menolaknya; kita menundanya
hingga saat-saat terakhir.
Ayub 6:1 "Bukankah manusia harus
bergumul di bumi, dan hari-harinya
seperti hari-hari orang upahan?
Ayub 10:20-22 “Bukankah hari-hari
umurku hanya sedikit? Biarkanlah aku,
supaya aku dapat bergembira sejenak,
sebelum aku pergi, dan tidak kembali
lagi, ke negeri yang gelap dan kelam
pekat, ke negeri yang gelap gulita,
tempat yang kelam pekat dan kacau
balau, di mana cahaya terang serupa
dengan kegelapan.”
Wahyu 22:12"Sesungguhnya Aku datang
segera dan Aku membawa upahKu untuk
membalaskan kepada setiap orang
menurut perbuatannya.
2 Makabe 7:23....Dengan belas
kasihanNya Tuhan akan memberikan
kembali roh dan hidup kepada kamu."
Yohanes 3:6"Apa yang dilahirkan dari
daging adalah daging, dan apa yang
dilahirkan dari Roh adalah roh.
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Kemanakah perginya air hujan?
Semuanya pergi ke laut.
Entah melewati hutan, entah melewati
selokan, entah melewati semak-semak,
entah melewati yang lain.
Begitupula kehidupan manusia juga
pergi meninggalkan dunia ini.
Suatu hari akan datang, mungkin tak
lama lagi, saat kita harus mengucapkan
selamat tinggal kepada hidup, selamat
tinggal kepada dunia, selamat tinggal
kepada sanak saudara, selamat tinggal
kepada para sahabat dan teman.
Kita melewatkan hidup kita dengan
sukaria, tanpa pernah memikirkan
keabadian. Dengan sikap acuh tak acuh
kita dalam mengabdi Allah yang baik,
orang akan berpikir bahwa kita tak
akan pernah mati.
Kematian datang, dan lihatlah! mereka
tidak mempunyai apa-apa: iman, harapan
dan kasih, semuanya telah mati dalam
diri mereka. Saat maut menjemput,
apakah yang kita peroleh dari tiga
perempat hidup kita? Bagaimanakah kita
mengisi bagian terbesar hidup kita?
Pikiran tentang kematian seringkali
muncul dalam benak kita, namun kita
selalu menolaknya; kita menundanya
hingga saat-saat terakhir.
Ayub 6:1 "Bukankah manusia harus
bergumul di bumi, dan hari-harinya
seperti hari-hari orang upahan?
Ayub 10:20-22 “Bukankah hari-hari
umurku hanya sedikit? Biarkanlah aku,
supaya aku dapat bergembira sejenak,
sebelum aku pergi, dan tidak kembali
lagi, ke negeri yang gelap dan kelam
pekat, ke negeri yang gelap gulita,
tempat yang kelam pekat dan kacau
balau, di mana cahaya terang serupa
dengan kegelapan.”
Wahyu 22:12"Sesungguhnya Aku datang
segera dan Aku membawa upahKu untuk
membalaskan kepada setiap orang
menurut perbuatannya.
2 Makabe 7:23....Dengan belas
kasihanNya Tuhan akan memberikan
kembali roh dan hidup kepada kamu."
Yohanes 3:6"Apa yang dilahirkan dari
daging adalah daging, dan apa yang
dilahirkan dari Roh adalah roh.
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Seperti pohon tua dan besar, yang memiliki akar yang kuat dan tertanam begitu dalam. Siapakah yang dapat merobohkannya? Hanya badai yang dahsyat dapat mencabutnya. Begitupula tabiat manusia.
Bila kita tidak dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita sendiri atau pada orang lain, teman, sahabat, orang tua, saudara, kekasih, suami/istri, kita wajib sabar sampai Tuhan memutuskan yang lain.
Sungguh malang! bahwa ada perempuan- perempuan yang malang sebab mereka memiliki suami yang suka marah dan cepat naik darah, maka ada suami-suami yang tak kurang malangnya sebab memiliki isteri yang tidak tahu bagaimana mengatakan suatu kata pun dengan lemah lembut, yang tak dapat dipahami atau dimengerti siapapun selain di antara mereka sendiri. Dan betapa tidak bahagianya rumah tangga di mana masing-masing tidak ada yang mau mengalah! Tiada lain kecuali percekcokan, pertengkaran dan saling menyalahkan.
Apabila sang isteri adalah seorang yang takut akan Tuhan dan hendak menghindarkan suaminya dari menghina Tuhan dan memperlakukannya dengan buruk, ia tak dapat mengatakan sepatah kata pun, bahkan apabila ia sangat ingin melakukannya. Ia harus berpuas diri dengan menangis diam-diam demi menghindari pertengkaran di rumah dan resiko aib.
Bukankah ini benar-benar suatu neraka?
Sungguh menyedihkan, pendidikan apakah yang dapat diberikan kepada anak-anak dalam rumah-rumah yang demikian!
Pendidikan dalam kebijaksanaan dan dalam perilaku baik apakah yang dapat mereka terima?
Amsal 16:3 "Serahkanlah pebuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu."
Sirakh 2:4 "segala-galanya yang menimpa dirimu terimalah saja, dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu."
Sirakh 1:23 "Orang yang sabar bertahan sampai pada waktu tepat, kemudian akan terbit sukacita baginya."
Lukas 1:38 "Kata Maria:"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Bila kita tidak dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita sendiri atau pada orang lain, teman, sahabat, orang tua, saudara, kekasih, suami/istri, kita wajib sabar sampai Tuhan memutuskan yang lain.
Sungguh malang! bahwa ada perempuan- perempuan yang malang sebab mereka memiliki suami yang suka marah dan cepat naik darah, maka ada suami-suami yang tak kurang malangnya sebab memiliki isteri yang tidak tahu bagaimana mengatakan suatu kata pun dengan lemah lembut, yang tak dapat dipahami atau dimengerti siapapun selain di antara mereka sendiri. Dan betapa tidak bahagianya rumah tangga di mana masing-masing tidak ada yang mau mengalah! Tiada lain kecuali percekcokan, pertengkaran dan saling menyalahkan.
Apabila sang isteri adalah seorang yang takut akan Tuhan dan hendak menghindarkan suaminya dari menghina Tuhan dan memperlakukannya dengan buruk, ia tak dapat mengatakan sepatah kata pun, bahkan apabila ia sangat ingin melakukannya. Ia harus berpuas diri dengan menangis diam-diam demi menghindari pertengkaran di rumah dan resiko aib.
Bukankah ini benar-benar suatu neraka?
Sungguh menyedihkan, pendidikan apakah yang dapat diberikan kepada anak-anak dalam rumah-rumah yang demikian!
Pendidikan dalam kebijaksanaan dan dalam perilaku baik apakah yang dapat mereka terima?
Amsal 16:3 "Serahkanlah pebuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu."
Sirakh 2:4 "segala-galanya yang menimpa dirimu terimalah saja, dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu."
Sirakh 1:23 "Orang yang sabar bertahan sampai pada waktu tepat, kemudian akan terbit sukacita baginya."
Lukas 1:38 "Kata Maria:"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Duduklah disisi-Ku, kata Tuhan.
Pandanglah dan lihatlah sekitarmu.
Pandanglah dan lihatlah pekerjaanmu.
Pandanglah dan lihatlah tingkah lakumu.
Pandanglah dan lihatlah pikiranmu.
Pandanglah dan lihatlah perkataanmu.
Pandanglah dan lihatlah hasratmu.
Pandanglah dan lihatlah harapanmu.
Pandanglah dan lihatlah kesesakkanmu.
Pandanglah dan lihatlah usahamu.
Pandanglah dan lihatlah jejakmu.
Adakah yang bisa mengubah-Ku?
Tidak ada!
Engkau hanya bisa mengubah cara-Ku
untuk mendidikmu, agar dirimu berubah.
Dan boleh masuk dalam rumah-Ku.
Yesaya 55:8 Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman TUHAN.
Yesaya 55:9 seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu.
Sirakh 37: 16 "Pikiran merupakan permulaan segala pekerjaan dan pertimbangan mesti mendahului setiap perbuatan.
Sirakh 37:17 "Akar rencana ialah hati, sebagai tanda perubahan hati muncul keempat bagian ini.
Sirakh 37:18 " baik dan jahat, hidup dan mati, tetapi semuanya dikuasai oleh lidah.
Lukas 8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa
yang dianggap ada padanya.
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Pandanglah dan lihatlah sekitarmu.
Pandanglah dan lihatlah pekerjaanmu.
Pandanglah dan lihatlah tingkah lakumu.
Pandanglah dan lihatlah pikiranmu.
Pandanglah dan lihatlah perkataanmu.
Pandanglah dan lihatlah hasratmu.
Pandanglah dan lihatlah harapanmu.
Pandanglah dan lihatlah kesesakkanmu.
Pandanglah dan lihatlah usahamu.
Pandanglah dan lihatlah jejakmu.
Adakah yang bisa mengubah-Ku?
Tidak ada!
Engkau hanya bisa mengubah cara-Ku
untuk mendidikmu, agar dirimu berubah.
Dan boleh masuk dalam rumah-Ku.
Yesaya 55:8 Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman TUHAN.
Yesaya 55:9 seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu.
Sirakh 37: 16 "Pikiran merupakan permulaan segala pekerjaan dan pertimbangan mesti mendahului setiap perbuatan.
Sirakh 37:17 "Akar rencana ialah hati, sebagai tanda perubahan hati muncul keempat bagian ini.
Sirakh 37:18 " baik dan jahat, hidup dan mati, tetapi semuanya dikuasai oleh lidah.
Lukas 8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa
yang dianggap ada padanya.
Salam Damai dan Doa
God Blessing U
by. Belfry Augustinus
Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepuk tangan kepadanya.
Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.
Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan lagi menari.
Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.
Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.
Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun ?".
"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.
Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".
Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU TINDAKAN SAYA.
Lalu pujian ? Kamu mengharapkan pujian ? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. PUJIAN ITU SEPERTI PEDANG BERMATA DUA. ADA KALANYA MEMOTIVASIMU, BISA PULA MELEMAHKANMU. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar PUJIAN YANG DIBERIKAN PADA SAAT SESEORANG SEDANG BERTUMBUH, HANYA AKAN
MEMBUAT DIRINYA PUAS DAN PERTUMBUHANNYA BERHENTI. SAYA JUSTRU LEBIH SUKA MENGACUHKANMU, AGAR HAL ITU BISA MELECUTMU BERTUMBUH LEBIH CEPAT LAGI. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. TIDAK
PANTAS ANDA MEMINTA PUJIAN DARI ORANG LAIN".
"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia. MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA ...".
APAKAH ANDA TERMASUK ORANG SEPERTI PENARI ITU MENGHARAP PUJIAN BARU
BERTINDAK ATAUKAH BERTINDAK DENGAN BAIK, UNTUK PUJIAN TIDAK MENJADI MASALAH ?
KEPUTUSAN ANDA AKAN HAL ITU AKAN MERUBAH SETIAP HAL YANG ANDA LAKUKAN, BAIK BAGI ORANG TUA, KELUARGA, TEMAN, MAUPUN PERUSAHAAN ..
Mariska Nara
Belajar Internet : www.belajar-intenet.com
Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.
Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan lagi menari.
Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.
Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.
Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun ?".
"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.
Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".
Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU TINDAKAN SAYA.
Lalu pujian ? Kamu mengharapkan pujian ? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. PUJIAN ITU SEPERTI PEDANG BERMATA DUA. ADA KALANYA MEMOTIVASIMU, BISA PULA MELEMAHKANMU. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar PUJIAN YANG DIBERIKAN PADA SAAT SESEORANG SEDANG BERTUMBUH, HANYA AKAN
MEMBUAT DIRINYA PUAS DAN PERTUMBUHANNYA BERHENTI. SAYA JUSTRU LEBIH SUKA MENGACUHKANMU, AGAR HAL ITU BISA MELECUTMU BERTUMBUH LEBIH CEPAT LAGI. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. TIDAK
PANTAS ANDA MEMINTA PUJIAN DARI ORANG LAIN".
"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia. MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA ...".
APAKAH ANDA TERMASUK ORANG SEPERTI PENARI ITU MENGHARAP PUJIAN BARU
BERTINDAK ATAUKAH BERTINDAK DENGAN BAIK, UNTUK PUJIAN TIDAK MENJADI MASALAH ?
KEPUTUSAN ANDA AKAN HAL ITU AKAN MERUBAH SETIAP HAL YANG ANDA LAKUKAN, BAIK BAGI ORANG TUA, KELUARGA, TEMAN, MAUPUN PERUSAHAAN ..
Mariska Nara
Belajar Internet : www.belajar-intenet.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
