04 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 04, 2008 | No comments

"Jatuh dalam tangan TUHAN"

Seperti pohon tua dan besar, yang memiliki akar yang kuat dan tertanam begitu dalam. Siapakah yang dapat merobohkannya? Hanya badai yang dahsyat dapat mencabutnya. Begitupula tabiat manusia.

Bila kita tidak dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita sendiri atau pada orang lain, teman, sahabat, orang tua, saudara, kekasih, suami/istri, kita wajib sabar sampai Tuhan memutuskan yang lain.

Sungguh malang! bahwa ada perempuan- perempuan yang malang sebab mereka memiliki suami yang suka marah dan cepat naik darah, maka ada suami-suami yang tak kurang malangnya sebab memiliki isteri yang tidak tahu bagaimana mengatakan suatu kata pun dengan lemah lembut, yang tak dapat dipahami atau dimengerti siapapun selain di antara mereka sendiri. Dan betapa tidak bahagianya rumah tangga di mana masing-masing tidak ada yang mau mengalah! Tiada lain kecuali percekcokan, pertengkaran dan saling menyalahkan.

Apabila sang isteri adalah seorang yang takut akan Tuhan dan hendak menghindarkan suaminya dari menghina Tuhan dan memperlakukannya dengan buruk, ia tak dapat mengatakan sepatah kata pun, bahkan apabila ia sangat ingin melakukannya. Ia harus berpuas diri dengan menangis diam-diam demi menghindari pertengkaran di rumah dan resiko aib.

Bukankah ini benar-benar suatu neraka?

Sungguh menyedihkan, pendidikan apakah yang dapat diberikan kepada anak-anak dalam rumah-rumah yang demikian!

Pendidikan dalam kebijaksanaan dan dalam perilaku baik apakah yang dapat mereka terima?

Amsal 16:3 "Serahkanlah pebuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu."

Sirakh 2:4 "segala-galanya yang menimpa dirimu terimalah saja, dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu."

Sirakh 1:23 "Orang yang sabar bertahan sampai pada waktu tepat, kemudian akan terbit sukacita baginya."

Lukas 1:38 "Kata Maria:"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."

Salam Damai dan Doa
God Blessing U

by. Belfry Augustinus
Posted by ShureX Posted on February 04, 2008 | No comments

"Dihadirat Allah"

Duduklah disisi-Ku, kata Tuhan.
Pandanglah dan lihatlah sekitarmu.
Pandanglah dan lihatlah pekerjaanmu.
Pandanglah dan lihatlah tingkah lakumu.
Pandanglah dan lihatlah pikiranmu.
Pandanglah dan lihatlah perkataanmu.
Pandanglah dan lihatlah hasratmu.
Pandanglah dan lihatlah harapanmu.
Pandanglah dan lihatlah kesesakkanmu.
Pandanglah dan lihatlah usahamu.
Pandanglah dan lihatlah jejakmu.

Adakah yang bisa mengubah-Ku?
Tidak ada!

Engkau hanya bisa mengubah cara-Ku
untuk mendidikmu, agar dirimu berubah.
Dan boleh masuk dalam rumah-Ku.

Yesaya 55:8 Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman TUHAN.

Yesaya 55:9 seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu.

Sirakh 37: 16 "Pikiran merupakan permulaan segala pekerjaan dan pertimbangan mesti mendahului setiap perbuatan.

Sirakh 37:17 "Akar rencana ialah hati, sebagai tanda perubahan hati muncul keempat bagian ini.

Sirakh 37:18 " baik dan jahat, hidup dan mati, tetapi semuanya dikuasai oleh lidah.

Lukas 8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa
yang dianggap ada padanya.

Salam Damai dan Doa
God Blessing U

by. Belfry Augustinus
Posted by ShureX Posted on February 04, 2008 | No comments

PENCURI IMPIAN

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepuk tangan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan lagi menari.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.

Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun ?".

"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".

Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU TINDAKAN SAYA.

Lalu pujian ? Kamu mengharapkan pujian ? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. PUJIAN ITU SEPERTI PEDANG BERMATA DUA. ADA KALANYA MEMOTIVASIMU, BISA PULA MELEMAHKANMU. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar PUJIAN YANG DIBERIKAN PADA SAAT SESEORANG SEDANG BERTUMBUH, HANYA AKAN
MEMBUAT DIRINYA PUAS DAN PERTUMBUHANNYA BERHENTI. SAYA JUSTRU LEBIH SUKA MENGACUHKANMU, AGAR HAL ITU BISA MELECUTMU BERTUMBUH LEBIH CEPAT LAGI. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. TIDAK
PANTAS ANDA MEMINTA PUJIAN DARI ORANG LAIN".

"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia. MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA ...".

APAKAH ANDA TERMASUK ORANG SEPERTI PENARI ITU MENGHARAP PUJIAN BARU
BERTINDAK ATAUKAH BERTINDAK DENGAN BAIK, UNTUK PUJIAN TIDAK MENJADI MASALAH ?

KEPUTUSAN ANDA AKAN HAL ITU AKAN MERUBAH SETIAP HAL YANG ANDA LAKUKAN, BAIK BAGI ORANG TUA, KELUARGA, TEMAN, MAUPUN PERUSAHAAN ..

Mariska Nara
Belajar Internet : www.belajar-intenet.com
Posted by ShureX Posted on February 04, 2008 | No comments

Terpikat dan Terikat

Seperti sepasang merpati, demikianlah kasih itu memikat dan terikat.

Seekor burung merpati, tidak akan pernah mau berpaling dengan pendamping yang lain.

Mereka saling mendengarkan sepanjang hidupnya. Tetapi..........Pasangan ini sedang merayakan pesta emas pernikahannya. Sepanjang hari mereka sibuk dengan pesta-pesta. Banyak saudara dan kenalan-kenalan yang datang untuk menyampaikan ucapan selamat kepada mereka. Menjelang senja mereka merasa lega, dapat duduk berdua saja di serambi rumah melepaskan lelah sambil memandang matahari terbenam.

Bapak tua itu memandang istrinya dengan mesra dan berkata;"Agatha, saya sungguh merasa bangga atas dirimu!""

Apa yang kau katakan?" tanya istrinya."Engkau tahu pendengaranku sudah tidak baik. coba lebih keras lagi.""

Tadi saya katakan, saya sungguh merasa bangga atas dirimu.

""Baik", jawab istrinya dengan sikap acuh."Saya juga sudah bosan terhadapmu.

"Demikianlah cinta manusia, belum satu menit berlalu, bisa bererubah.

==========================================
Matius 3:16-17 "Sesudah dibaptis,Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun keatasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan; "Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan."

Roma 8:38-39 "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang diatas, maupun yang di bawah, atau pun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

Yohanes 3: 27 "Jawab Yohanes ;"tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga."

Lukas 7:47 "Sebab itu Aku berkata kepadamu; dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.
"Salam Damai dan Doa"
Semoga Allah memberi Damai"
God Blessing U

by. Belfry Augustinus

02 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 02, 2008 | 8 comments

Sistem Informasi dan Administrasi Paroki (SIAP)

Selama ini pendataan umat di beberapa paroki masih memakai pendataan manual (pencatatan lewat buku). Pendataan manual sendiri mempunyai banyak kelemahan yaitu :
-kena air buku jadi rusak,
-kena kutu buku,
-sudah usang atau sobek,

sehingga proses pencarian data umat memakan waktu lama.

Sekarang tidak perlu kuatir akan hal tersebut. Dengan adanya Sistem Informasi dan Administrasi Paroki (SIAP). SIAP merupakan salah satu aplikasi database untuk pendataan umat di paroki anda. Aplikasi ini sudah di pakai di beberapa paroki yg ada di indonesia.
beberapa keuntungan memakai SIAP :

-Data umat lebih cepat di proses
-Pecarian data umat lebih cepat.

keterangan lain mengenai SIAP klik disini

beberapa gambar tampilan dari Aplikasi SIAP

Tampilan pembuka dari SIAP



Menu pilihan dari Aplikasi SIAP



Salah satu tabel dari Aplikasi SIAP


Sekilas tentang modul-modul SIAP:
01. Modul Kartu Keluarga
02. Modul umum setiap pribadi
03. Modul sakramen-sakramen
04. Modul administrasi baptis bayi
05. Modul adminstrasi kursus krisma
06. Modul bantuan beasiswa
07. Modul sumbangan kematian
08. Modul pengiriman sms yang berulang tahun
09. Modul penerimaan sms
10. Modul Jadwal Rosario
11. Modul buku paroki
12. Modul Susunan pengurus lingkungan
13. Modul album multimedia paroki (untuk menyimpan foto, film, suara)

Under construction:
14. Modul manajemen kegiatan paroki (skedul tatip, prodiakon,
lektor, koor, misdinar)
15. Modul manajemen kegiatan stasi, wilayah, lingkungan
16. Modul kegiatan misa rutin
17. Modul untuk pengumpulan persembahan umat untuk pembangunan
gedung gereja baru
18. Sub modul data-data pribadi: Perminyakan, kematian, donor darah,
fungsi gerejawi, tempat kerja, pendidikan, hobby dan minat, fungsi
kemasyarakatan

Hal-hal teknis:
Kondisi saat ini:
01. Dibuat dengan Visual Basic 6.0
02. Database MS Access dan beberapa modul mulai di porting ke MS SQL
Server 2000
03. Crystal Report 7.0 dan 10 digunakan untuk membuat laporan -
laporan
04. Operating System: Window 2000, XP, RedHat
05. Modul - modul untuk pengumpulan persembahan umat untuk
pembangunan gereja menggunakan php dan redhat

Sasaran masa mendatang:
06. Web base
07. menggunakan J2EE
08. PostGreSql atau Oracle atau Sql Server
09. interface ke PDA

Anda tertarik untuk membantu paroki Anda dalam hal pendataan Umat silakan mengunduhnya(download) Aplikasi SIAP, Sebelum mengunduh Anda terlebih dahulu harus mendaftar. silahkan unduh di sini.

***Update

Download sekarang di sini SIAP Paroki (besar file 37 MB)
Sebelum mendownload, ada baiknya daftar dulu Site resmi dari SIAP Paroki, bantuan support serta pelatihan gratis oleh team SIAP Paroki. Untuk daftar di sini.

Selamat Mencoba!

01 February 2008

Posted by ShureX Posted on February 01, 2008 | No comments

Yang Terindah

Menjelang hari raya, seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung.

Untuk apa ?" tanya sang ayah.

"Untuk kado, mau kasih hadiah." jawab si kecil.

"Jangan dibuang-buang ya." pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.

Persis pada hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya, "Pa, Pa,… ada hadiah untuk Papa."

Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, "Sudahlah nanti saja."

Tetapi si kecil pantang menyerah, "Pa, Pa, bangun Pa sudah siang."

"Ah, kamu gimana sih pagi-pagi sudah bangunin papa." Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya."Hadiah apa nih?"

"Hadiah hari raya untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang." Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu.

Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak KOSONG.Tidak berisi apa pun juga. "Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya koq kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal ?"

Si kecil menjawab, "Nggak Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk Papa."

Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya. "Putri…, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan boks ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri, Papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya!"

==================================
Boks kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi.

Apa yang terjadi ?
Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong.

Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.Kosong dan penuh dua-duanya merupakan produk dari "pikiran" anda sendiri. Sebagaimana anda memandangi hidup demikianlah kehidupan anda. Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya.

Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong...........

kirman e-mail dari : Ira (FINANCE)
Posted by ShureX Posted on February 01, 2008 | No comments

BAHASA HATI

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.

Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda,
namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.

Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi
hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis.
Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.

Mulailah melembutkan hati sebelum memberikannya pada orang lain agar keberhasilan anda juga menjadi motivasi bagi orang lain.

Kiriman email dari : Alexander Kumoro
  • Text Widget