18 December 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 12/18/2007 08:43:00 PM | No comments

Merry Christmas!






I'm sending you a Christmas Wish
As you celebrate Jesus' birthday,
I pray that God will richly bless you
In every special way.

May you find happiness and peace
As you gather with family and friends,
Sharing God's wonderful love
For it will never come to an end.

I'm sending you a Christmas Wish
Hoping your dreams will all come true,
And also pray that you'll shine out for Jesus
In everything you say and do.

I wish all the best to you and yours
As your family gathers near,
I pray that you'll have a nice Christmas
And a Happy New Year.

12 December 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 12/12/2007 06:23:00 PM | No comments

LEPASKAN KEPALANMU

Di suatu hutan hiduplah sekelompok monyet. Pada suatu hari, tatkala mereka tengah bermain, tampak oleh mereka sebuah toples kaca berleher panjang dan sempit yang bagian bawahnya tertanam di tanah. Di dasar toples itu ada kacang yang sudah dibubuhi dengan aroma yang disukai monyet. Rupanya toples itu adalah perangkap yang ditaruh di sana oleh seorang pemburu.

Salah seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana karena kepalan tangannya lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk mengeluarkan tangannya itu, namun tetap saja gagal.
Seekor monyet tua menasihati monyet muda itu: “Lepaskanlah kepalanmu atas kacang-kacang itu! Engkau akan bebas dengan mudah!” Namun monyet muda itu tidak mengindahkan anjuran tersebut, tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang itu.
Beberapa saat kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali meneriakkan nasihatnya: “Lepaskanlah kepalanmu sekarang juga agar engkau bebas!” Monyet muda itu ketakutan, namun tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh sang pemburu.
Demikianlah, kadang kita juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang sepatutnya kita lepaskan: kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan sebagainya. Apabila kita tetap tak bersedia melepas, tatkala kematian datang “menangkap” kita, semuanya akan terlambat sudah.
Bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lampau, dan menatap hari esok dengan lebih cerah? Bukankah dunia akan menjadi lebih indah jika kita bisa melepaskan “kepalan” kita dan membagi kebahagiaan dengan orang lain?
Be Happy!
Posted by Ivan Shurex Posted on 12/12/2007 05:38:00 PM | No comments

Ketulusan Hati

Pengalaman Yang Berguna Seumur Hidup
oleh : Hung Lan, Head of Neurology Research Center, National Central University, Taiwan

Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja. Pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini anak itu meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika untuk menuntut ilmu lebih dalam lagi.

Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya ia membiarkan anaknya pergi. Saya menatap rambut teman saya yang banyak putihnya dalam-dalam dan berkata :


" Kalau kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan ia pergi, tapi jangan kasih ia uang."

Saya terpikir cerita keponakan saya. Ia adalah warga Amerika, dari kecil selalu berpikir mau jadi pengembara. Ingin berkelana melihat-lihat dunia luar.

Jadi ia ingin pergi berkeliling dunia. Nanti setelah kembali, ia mau melanjutkan sekolah di Universitas. Biar pun ayahnya seorang dokter, ekonomi keluarga memungkinkan, tetapi ayah ibunya tidak memberinya uang dan ia juga tidak memintanya dari mereka.

Sesudah tamat SMA, maka ia segera pergi ke hutan Alaska untuk memotong kayu untuk menabung. Karena di Alaska saat musim panas siang hari sangat panjang, matahari baru terbenam kira kira tengah malam dan sebentar kemudian jam 3 subuh sudah terbit lagi.

Jika dalam sehari ia bisa bekerja 16 jam, memotong kayu selama satu musim, maka ia bisa menabung untuk keliling dunia selam 3 musim. Maka setelah keliling dunia 2 tahun akhirnya ia kembali ke sekolah untuk meneruskan pelajaran di Universitas.

Dan karena hal ini adalah dirinya sendiri yang memikirkan matang matang dan secara mendalam, maka jurusan pilihannya yang semestinya perlu 4 tahun untuk lulus, diselesaikannya dalam waktu 3 tahun. Setelah itu ia bekerja di suatu perusahaan sebagai insinyur.

Pada suatu saat ia bercerita kepada saya dan mengatakan bahwa hal di bawah ini yang mempengaruhinya seumur hidup. Ketika ia bekerja paruh waktu di Alaska, pernah sekali ia mendengar teriakan erangan serigala di atas gunung.

Ia sangat cemas dan mulai mencari-cari. Akhirnya ia menemukan seekor serigala betina terjerat jebakan dan sedang merintih kesakitan. Terus ia memperhatikan alat jebakan besi yang unik dan tahu bahwa jebakan besi itu adalah milik seorang Pak Tua.

Pak Tua ini adalah amatiran, menggunakan waktu luangnya untuk menangkap binatang, kemudian menjual kulitnya untuk menambah kebutuhan dapurnya. Tetapi setahu mereka, si Bapak Tua tadi beberapa hari lalu karena serangan jantung telah diangkut pakai helicopter ke rumah sakit Ancrukhy untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat sekarang.

Dan serigala betina ini bakal mati kelaparan karena tidak diurus. Timbul keinginan ia melepaskan serigala betina itu. Tetapi serigala itu sangat ganas dan garang sehingga ia tidak dapat mendekat. Ia juga mengamati ada tetesan susu dari serigala betina ini dan ini menandakan bahwa di sarangnya pasti ada anak-anak serigala.

Karena itu, ia menghabiskan banyak sekali tenaga dan waktu untuk mencari sarang serigala untuk kemudian menemukan empat ekor anak serigala dan membawa mereka ke tempat serigala betina tadi untuk diberikan susu. Dengan demikian bisa menghindarkan anak-anak serigala itu dari bahaya mati kelaparan.

Ia mengeluarkan bekal makanan sendiri untuk diberikan ke serigala betina sebagai makanan dan mempertahankan hidupnya. Malam hari masih harus berkemah di sana dekat serigala betina untuk menjaga serigala dan keluarganya dari serangan binatang lain, karena induk
serigalanya terjerat, tidak bisa membela keamanan diri sendiri maupun anak-anaknya.

Hal ini terus berlangsung sampai hari kelima. Saat ia mau memberi makan serigala betina, tiba tiba ia memperhatikan serigala tadi mulai menggoyang-goyangkan ekornya. Kemudian ia tahu kalau ia sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari serigala betina ini.

Akhirnya setelah berlalu tiga hari lagi, baru serigala betina mengizinkan dirinya didekati, membuka jeratan jebakan yang menjepitnya dan melepaskannya bebas kembali. Setelah bebas, serigala betina ini kemudian menjilat tangan! nya dan membiarkan dia memberikan obat luka di kakinya. Terakhir serigala betina ini membawa anak-anaknya pergi, dengan sesekali memutarbalikkan kepalanya melihat ke belakang ke arah dia.

Ia terduduk di atas batu dan berpikir, jika seorang manusia bisa membuat seekor binatang buas seperti serigala menjilat tangannya dan menjadi temannya, apakah bisa tidak mungkin seorang manusia membuat manusia lain meletakkan senjatanya dan berkawan ?

Ia bertekad di kemudian hari untuk berbuat baik dan menunjukkan ketulusan hati kepada orang lain. Karena dari kasus ini ia mempelajari bahwa kalau ia terlebih dahulu menunjukkan ketulusan hati, maka lawan pasti akan membalasnya dengan ketulusan juga. Sambil bergurau ia berkata, jika demikian saja tidak bisa, maka kalah sama binatang :D)

Karenanya, ia selalu berbaik hati kepada orang lain. Dengan tulus, ia sering kali menolong orang lain. Ia tidak mengingat kesalahan-kesalahan kecil orang lain.

Yang paling penting adalah setiap hari ia melewati kehidupannya dengan sangat gembira. Ia berkata bahwa orang yang membantu orang lain adalah lebih gembira dibandingkan dengan orang yang menerima bantuan. Biar pun ia tidak pernah tahu peribahasa Timur bahwa memberi lebih membahagiakan daripada menerima, tetapi ia telah menjalankan kehidupan yang demikian.

Ia berkata kepada saya bahwa ia selalu bersyukur atas pengalamannya di Alaska dulu. Karena pengalaman itu membuat dia mengalami rejeki kebajikan yang tak habis-habisnya seumur hidup ini. Dan ini benar sekali, hanya sesuatu hal yang kita mau, yang bisa kita hargai.

Strawberry yang sudah mendapatkan embun baru akan manis. Manusia yang sudah diasah kesulitan baru menjadi dewasa dan matang.

Jika ada seorang muda yang tamat Universitas dan tidak tahu mau bekerja apa, maka biarkanlah ia pergi keluar untuk diasah oleh sang kehidupan. Tidak perlu memberikan ia uang. Biarkan ia mencari makan dengan tenaganya.

Berikan ia satu kesempatan untuk membuktikan kekuatan dirinya dan mencicipi kehidupan. Niscaya ia pasti bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang berguna seumur hidup.

11 December 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 12/11/2007 07:29:00 PM | No comments

Topi Tinggi

Ada seorang siswa yang baru lulus perguruan tinggi. Ia akan meninggalkan ibukota untuk berangkat ke daerah guna menempati pos barunya sebagai pejabat kotapraja. Sebelum berangkat, ia mampir ke tempat bekas gurunya yang seorang pejabat untuk pamitan.

Pejabat yang bekas gurunya tersebut mengatakan :

" Bekerja sebagai pejabat di tempat lain tidaklah mudah, harus extra hati-hati !"

Siswa tersebut lalu menuturkan :

" Guru jangan khawatir, saya sudah menyiapkan 100 buah 'topi tinggi'. Nantinya akan saya beri satu 'topi tinggi' untuk para sesepuh di daerah, sehingga mereka akan senang."

Mendengar penuturan siswanya, sang guru terlihat marah dengan mengatakan :

" Huss, kita ini semua 'kan orang-orang yang berjiwa ksatria, lurus dan benar, bagaimana mungkin boleh berbuat begini ?"

Siswa tersebut lalu menjelaskan,

" Di dunia ini sungguh sedikit orang yang tidak menyukai 'topi tinggi'alias kata-kata pujian yang berlebihan. Orang yang punya kualitas ksatria, lurus dan benar seperti Guru, ada berapa sih di dunia ini ?"

Mendengar ini, sang Guru terlihat amat puas dan gembira, lalu manggut-manggut mengatakan :

" Benar juga apa yang kamu bilang."

Kemudian siswa tersebut keluar menghampiri teman-temannya yang berada di luar, lalu mengatakan,

" Dari 100 buah 'topi tinggi' yang saya siapkan, sekarang tersisa 99 buah saja."

29 November 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/29/2007 07:04:00 PM | No comments

PAK TUA

Kalau udah tua emang kudu bijaksana....contohnya pak tua ini.
Eh..tapi pak tua ini bijaksana atau licik sih...ya udah deh nilai aja sendiri.....

Seorang pak tua sedang berjalan melewati hutan ketika dia mendengar suara wanita dengan lembut menyapanya, "Hallo.." Dengan segera si pak tua itu berbalik mencari wanita yang menyapanya. Tetapi yang dia temukan ternyata bukanlah wanita, tetapi seekor kodok.

Lalu suara wanita itu kembali terdengar, "Hallo..."

Pak tua itu melihat ke arah kodok dengan penuh tanda tanya. Akhirnya si kodok berkata, "Pak, jika anda mencium aku, aku akan berubah menjadi seorang wanita cantik dan engkau boleh menikahi aku."

Tanpa berkata apa-apa, pak tua mengambil kodok itu, menaruhnya di kantong bajunya dan mengancing kantong bajunya. Si kodok berteriak dari dalam kantong baju pak tua. "Tidakkah Bapak mendengarkan aku? Ciumlah aku dan aku boleh kau jadikan isteri."

Kemudian pak tua mengambil si kodok dari dalam kantongnya dan berkata, "Ya aku mendengar permintaan dan penawaranmu, tapi aku pikir diumurku yang sudah setua ini, aku lebih baik memiliki seekor kodok yang bisa berbicara daripada seorang isteri."

-------------------------------------------------------------------

"Konon hikmat ada pada orang yang tua, dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya." (Ayub 12:12)

-------------------------------------------------------------------

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/29/2007 06:54:00 PM | No comments

a wisdom

You are a Christian only so long as you constantly pose critical questions to the society you live in.so long as you stay unsatisfied with the status quo and keep saying that a new world is yet to come

--Henry Nouwen--

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/29/2007 06:46:00 PM | No comments

PANTANG MENYERAH

Di bawah ini ada sebuah daftar kegagalan dari orang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.

1831 - ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya.

1832 - ia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal

1833 - ia kembali menderita kebangkrutan

1835 - istrinya meninggal dunia

1836 - ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa

1837 - ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato

1840 - ia gagal dalam pemilihan anggota Senat Amerika Serikat

1842 - ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam konggres Amerika

1848 - ia kalah lagi di konggres

1855 - ia gagal lagi di senat

1856 - ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden

1858 - ia kalah lagi di senat

1860 - ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat


Siapakah dia? Namanya ialah Abraham Lincoln

Kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur. Tetapi Lincoln maju terus, kata mundur sama sekali tidak ada di otaknya. Akibatnya ia kemudian mencapai suatu sukses yang luar biasa.

========================================
I Korintus 15:58 menyatakan dengan tegas "Karena itu saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan. Sebab kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia."

28 November 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 05:08:00 PM | No comments

Saringan Tiga Kali

Di jaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi.

Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, "Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?"

"Tunggu sebentar," jawab Socrates. "Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil.

Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali."

"Saringan tiga kali?" tanya pria tersebut. "Betul," lanjut Socrates.

"Sebelum anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali.

Saringan yang pertama adalah KEBENARAN.
Sudah pastikah anda bahwa apa yang anda akan katakan kepada saya adalah benar?"

"Tidak," kata pria tersebut,"sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada anda". "Baiklah,"
kata Socrates. " Jadi anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak."

Sekarang mari kita coba saringan kedua yaitu :KEBAIKAN Apakah yang akan anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?"

"Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk". "Jadi," lanjut Socrates, "anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi anda tidak yakin kalau itu benar.

Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya,yaitu: KEGUNAAN

Apakah apa yang anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?" "Tidak, sungguh tidak," jawab pria tersebut. "Kalau begitu," simpul Socrates," jika apa yang anda ingin beritahukan kepada saya... tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, kenapa ingin menceritakan kepada saya ?"

Sebuah panah yang telah melesat dari busurnya dan membunuh jiwa yang tak bersalah, dan kata- kata yang telah diucapkan yang menyakiti hati seseorang, keduanya tidak pernah bisa ditarik kembali.

Jadi sebelum berbicara, gunakanlah Saringan Tiga Kali.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 05:05:00 PM | No comments

Mengapa Beruang Tumbuh Menjadi Besar....

Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dgn sabar ditepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan.

Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air.
Namun,tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah berkali-2 mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan kecil.
Ikan yang tertangkap menjerit-2ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."
"Mengapa ?: tanya beruang.
"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-2 gigimu," rintih sang ikan.
" Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.
"Begini saja,tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi seleramu." kata ikan.
"Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang "Mengapa," ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan !" jawab beruang sambil tersenyum mantap. "Ops !" teriak sang ikan.
Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu ..!!!?.
Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita.

Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;....
Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; ....
Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; ....
Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita....

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 05:02:00 PM | No comments

Bertahan dalam ketabahan

Karena Kau Cintaku

Meniti hari meniti waktu / Membelah langit belah samudra Ikhlaslah sayang kukirim kembang / Tunggu aku...
tunggu aku...

Tak ingin segera melepaskan pelukan. Erat, dan semakin kuat merengkuh. Lalu dielusnya dengan lembut wajah teduh yang dihiasi pancaran kesabaran dan kasih sayang itu. Kedua pasang mata saling menatap mesra, penuh selaksa cinta.
Tangan pun perlahan takzim diciumnya, berharap kelak merengkuh surga. Kemudian kaki tegap melangkah dengan iringan senyum serta do'a adinda. Sosok tubuh itu tampak semakin menjauh, namun hati akan selalu menautkan bulir-bulir rindu.

Lelaki biasa itu sesungguhnya sosok yang begitu sederhana. Dirinya hadir untuk mengisi rongga jiwa yang dahaga setelah tiba pertemuan yang ditentukan Sang Pemilik Cinta. Kala itu, memang tak ada mahar intan permata atau janji sebuah istana nan megah.
Ikatan suci pun hanya diikrarkan dalam bingkai kesederhanaan di mata manusia. Penuh harapan, menyulam pinta rahmat Sang Pencipta.

Sosok tegarnya memang tak pernah ragu mencari rezeki walau hanya sekadar sesuap nasi. Hatinya teguh, bahkan ketika semburat merah belum sempurna karena sang surya masih meringkuk di peraduan. Demi keluarga, jiwa serta raga rela digadang dengan kerasnya kehidupan. Meniti hari dan waktu, dibelahnya langit serta samudra.
Berharap kelak dapat mengirim kembang untuk yang disayang.

Terima kasih ya Allah...
Sungguh teramat indah kehidupan dua anak manusia yang saling mencinta. Dan bukankah dengan cinta itu telah menjadikan sepasang manusia rela bersatu?

Rinduku dalam semakin dalam / Perjalanan pasti kan sampai Penantianmu semangat hidupku / Kau cintaku kau intanku Do'akanlah sayang / Harapkanlah manis Suamimu segera kembali / Suamimu, suami yang baik

Selalu...
Penantian yang tercinta di rumah akan membangkitkan jutaan harapan. Sehingga, lahirlah dua hati yang saling merindukan. Karenanya pula semangat semakin meluap dan sekujur tubuh terasa lebih bergelora.
Impian pun menyelimuti jiwa hingga menggerakkan raga untuk menjadikannya sebuah kenyataan. Kerinduan memang senantiasa melahirkan kebahagiaan.

Kembali dipatrinya di lubuk hati, lelaki perkasa adalah seseorang yang mendapatkan sedikit harta dengan cucuran keringat sendiri. Kemudian dengan itu diberikannya makanan dan pakaian untuk dirinya serta orang-orang terkasih. Wanita yang senantiasa menunggu kepulangannya di rumah juga tak pernah meminta lebih.
Sabar menerima apa saja yang diberikan, apatah lagi itu semua adalah tanda cinta sang belahan jiwa.

Ketangguhannya mencari nafkah sungguh menyemburatkan bangga. Keikhlasan membanting tulang demi keluarga, bahkan walau dengan bergenang air mata darah menunjukkan jati dirinya sebagai qawwam. Tak heran, bau keringatnya setelah seharian mencari nafkah selalu menebarkan aroma kerinduan.

Duhai Pemilik Cinta...
Betapa sujud panjang dan tetesan air mata kesyukuran seakan tak ada arti dengan apa yang selama ini telah Engkau berikan. Lelaki itu sesungguhnya bukanlah Nabi Daud yang juga senantiasa mencari makan dari hasil usahanya sendiri. Namun, semoga pula jerih payahnya menuai pahala tiada jeda dan henti.

Dan, ketika untuk kesekian kalinya bola mata sang istri menyorotkan tanya di saat sosok itu pulang di malam yang larut. Bahkan rasa capainya belum lagi enggan hilang, sang suami pun menjawab dengan lembut, "Karena kau cintaku..."

Selalu, dan senantiasa hanya karena itu.

Ter-untuk bundaku sayang,
semoga kita tegar dalam menghadapi cobaan ingatlah saat sang surya memancarkan rona kemerahan saat kokok ayam saling bersahutan saat embun pagi menyentuh kulit saat canda sang buah hati mengisi jiwa kita saat sang empunya kehidupan menebarkan rahmatnya saat itulah kita selalu berharap akan rahmat dan karunia-NYA . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:59:00 PM | No comments

7 dont's after a meal

* Don't smoke- Experiment from experts proves that smoking a cigarette after meal is comparable to smoking 10 cigarettes (chances of cancer is higher).
* Don't eat fruits immediately - Immediately eating fruits after meals will cause stomach to be bloated with air. Therefore take fruit 1-2 hr after meal or 1hr before meal.
* Don't drink tea - Because tea leaves contain a high content of acid. This substance will cause the Protein content in the food we consume to be hardened thus difficult to digest.
* Don't loosen your belt - Loosening the belt after a meal will easily cause the intestine to be twisted & blocked.
* Don't bathe - Bathing will cause the increase of blood flow to the hands, legs & body thus the amount of blood around the stomach will therefore decrease. This will weaken the digestive system in our stomach.
* Don't walk about - People always say that after a meal walk a hundred steps and you will live till 99. In actual fact this is not true. Walking will cause the digestive system to be unable to absorb the nutrition from the food we intake.
* Don't sleep immediately - The food we intake will not be able to digest properly. Thus will lead to gastric & infection in our intestine.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:56:00 PM | No comments

Nasehat kepada Anak

Anakku,

Sesuatu yang sederhana selalu mudah dipahami, mudah dikerjakan, mudah dibina, mudah dinikmati, mudah dijaga, mudah dirawat, mudah dibawa, mudah disimpan, mudah dikeluarkan, mudah dipindahkan dan segala kemudahan lain yang menyertainya. Kesederhanaan yang mendatangkan kemudahan ini tidak saja berlaku pada benda2, tetapi juga berlaku pada cara dan pola hidup kita.

Dari pelajaran matematika, kita tahu bahwa orang yang pandai adalah dia yang dapat menyederhanakan persoalan matematis yang rumit sekaligus menerangkannya. Dari penalaran yang sama, maka orang2 yang pandai adalah dia yang dapat menyederhanakan masalah2 hidupnya sekaligus dengan membantu
orang2 di sekitarnya untuk hidup sederhana.

Pemimpin yang pandai adalah dia yang dapat menyederhanakan masalah orang2 yang ada di bawahnya. Sebaliknya, pemimpin yang tidak dapat menyederhakan hidupnya sendiri atau malah bikin masalah sederhana menjadi rumit adalah orang yang sangat jauh untuk dapat dikatakan pandai. Padahal, padanan kata yang tepat untuk orang2 yang jauh dari sifat pandai adalah orang yang bodoh.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:35:00 PM | No comments

Waktu Kita Kecil,......

Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu ... sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ..
sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang ... sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai balasannya ... kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mah al dan indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ...!"

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai balasannya ..kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai dalasann ya ..kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu ..sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun ... sebagai balasannya ... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop ... sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya ... kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya ..sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan ... sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ...
sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ...sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .. sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman,

Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertana ... sebagai balasannya ... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".. sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah, cerewe t amat sih, pengen tahu urusan orang."

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi ... sebagai balasanmu ..... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ..... sebagai balasannya ... kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ... sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu ... sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ... sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA ..
JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .... BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:30:00 PM | No comments

Jika,......

Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh....
cukuplah sekadar keperluanmu....

Apabila sekali ia retak....
tentu sukar untuk kamu menambalnya semula....
Akhirnya ia dibuang....
Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....
Anggaplah dia manusia biasa.
Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya....
akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.

Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi... yang kamu pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu.
Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah, coba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain Kamu juga yang akan menyesal.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:28:00 PM | No comments

BIAR AKU MATI DEMI ANAKKU

Di suatu kerajaan, tinggallah seorang ibu tua bersama seorang anak tunggalnya. Suaminya telah lama meninggal dunia karena sakit. Sang ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anaknya , karena anak itu mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi, dan banyak lagi kebiasaan buruk lainnya. Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun ibu itu pun selalu berdoa kepada Tuhan," Tuhan, tolonglah sadarkan anakku yang kusayangi, supaya dia tak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin melihatnya bertobat sebelum aku mati."

Tapi bukannya bertobat, anak itu malah makin lama kian larut dengan perbuatan jahatnya. Begitu sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya. Suatu hari, ia kembali mencuri di rumah seorang penduduk desa. Tapi kali ini ia tertangkap basah oleh seseorang yang kebetulan lewat. Maka dibawalah si anak ke hadapan raja untuk diadili sesuai kebiasaan di kerajaan tersebut. Oleh raja, anak itu dijatuhi hukuman pancung. Demikianlah hukuman tersebut disebarkan ke seluruh penjuru kerajaan.

Hukuman itu akan dilakukan keesokan harinya di depan rakyat kerajaan itu tepat pada saat lonceng gereja berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu pun terdengar oleh ibunya. Dia menangis meratapi anak yang sangat dikasihinya itu. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, ampunilah anak Hamba. Biarlah Hambamu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya."

Dengan tertatih-tatih dia menghadap raja untuk memohon agar anaknya dibebaskan, tapi keputusan raja sudah tak dapat diubah lagi, si anak harus menjalani hukuman yang sudah ditetapkan itu. Dengan hati hancur ibu itu kembali ke rumahnya. Dia terus berdoa agar anaknya diampuni. Karena kelelahan dia tertidur dan mimpi bertemu Tuhan.

Keesokan harinya, di tempat yang sudah ditentukan, banyak orang sudah berkumpul untuk menyaksikan penghukuman itu. Sang algojo pun sudah siap dengan pedangnya. Sedangkan anak itu sudah pasrah menanti maut datang menjemputnya. Terbayang olehnya wajah Sang ibu yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali segala perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan akhirnya pun tiba. Tapi sampai waktu yang telah ditentukan, lonceng gereja belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya seseorang mendatangi petugas yang bertugas membunyikan lonceng di gereja. Dia juga mengaku heran, karena meski sudah dari tadi menarik lonceng, tapi tak ada bunyi dentangnya.

Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang dipegangnya mengalir darah segar. Darah tersebut datangnya dari atas, dari tempat di mana lonceng tersebut diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menanti saat beberapa orang naik ke atas untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemukan tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng sehingga lonceng tidak bisa berbunyi, sebagai gantinya kepalanyalah yang membentur dinding lonceng. Semua orang yang menyaksikan peristiwa itu tertunduk meneteskan air mata. Sementara si anak itu menangis meraung-raung sambil memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya.

Ternyata malam sebelumnya si ibu yang sudah tua itu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikatkan dirinya di lonceng tersebut sambil memeluk bandul besi di dalam lonceng, untuk menghindarkan hukuman pancung untuk anaknya. (majalah TALENTA No. 07 Sptember 2002- Tahun I)
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:23:00 PM | No comments

Berfilsafat Sejenak

Dari manakah 'ada' bermula?
'Ada' bermula dari 'ketiadaan'.

Namun 'ketiadaan' itu pun 'ada'.
Jika 'ketiadaan' itu tidak ada, maka 'ada' tidak bisa dilahirkan.

Jadi, 'ketiadaan' itu harus 'ada', harus ada di mana-mana, tanpa batas, agar 'ada' bisa 'mengada'.
Dan Tuhan itu 'ada'-Ia berasal dari 'Ketiadaan'.


Di mana letaknya jiwa?
Di jantung, kepala, atau aliran darah?
Antara satu bagian tubuh dengan bagian tubuh yang lain saling berkaitan.
Semuanya bergerak dan mengalir dalam ketunggalan.
Ia hadir pula dalam bebatuan, air, tetumbuhan, hewan, dan manusia.
WajahNya hadir di mana-mana.


Dari mana asalnya 'hidup'?
'Hidup' berasal dari 'ketidakhidupan'.
Namun, 'ketidakhidupan' itu pun harus 'hidup'. Bagaimana mungkin yang 'tak hidup' bisa menciptakan 'kehidupan'? Bisakah seorang ibu yang telah mati melahirkan anaknya? jadi, 'kehidupan' adalah abadi. Hidup di sini, hidup di sana, sama saja.
Hidup terus mengalir, tak pernah mengalami kematian, tak pernah ada 'ketidakhidupan'.


Di mana Tuhan berada?
Jika asal segala sesuatu adalah Tuhan, maka tempat yang menampung Tuhan itu pun tidak eksis bila Tuhan tidak ada.
Karenanya, Tuhan tak mempunyai tempat, namun segala tempat ada di dalam Tuhan.
Sehingga segala tempat yang kita bayangkan adalah tempat Tuhan.
Dari kesadaran inilah, lahir seorang nabi.


Dari mana asalnya 'wujud'?
Sesuatu yang 'berwujud' berasal dari 'ketidakwujudan'.
Karenanya yang 'tidak wujud' itu pun memiliki 'wujud'. 'Wujud' berasal dari 'pikiran' yang 'mewujud'.
Segala sesuatu mempunyai 'wujud'.
Kegaiban, atau apa pun namanya, jelas mempunyai wujud.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:21:00 PM | No comments

Apa untungnya pergi ke gereja ... ?

Nenek Granny sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah.
Mereka adalah anak-anak muda - anak muda yang sangat cerdas dan sering menggoda nenek mereka.

Kali ini, Tom mulai menggoda dia dengan berkata, "Nek, apakah nenek masih pergi ke gereja pada hari minggu?"

"Tentu!"

"Apa yang nenek peroleh dari gereja?

Apakah nenek bisa memberitahu kami tentang Injil minggu lalu..?"

"Tidak, nenek sudah lupa.

Nenek hanya ingat bahwa nenek menyukainya."
"Lalu apa khotbah dari pastor?"
"Nenek tidak ingat.

Nenek sudah semakin tua dan ingatan nenek melemah.

Nenek hanya ingat bahwa ia telah memberikan khotbah yang memberi kekuatan, Nenek menyukai khotbah itu."

Tom menggoda, "Apa untungnya pergi ke gereja jika nenek tidak mendapatkan sesuatu dariNya?"

Nenek itu terdiam oleh kata-kata itu dan ia duduk di sana termenung.
Dan anak-anak lain tampak menjadi malu.

Kemudian nenek itu berdiri dan keluar dari ruangan tempat mereka semua duduk, dan berkata, "Anak-anak, ayo ikut nenek ke dapur."

Ketika mereka tiba di dapur, dia mengambil tas rajutan dan memberikannya kepada Tom sambil berkata, "Bawalah ini ke mata air, dan isilah dengan air, lalu bawa kemari!"

"Nenek, apa nenek tidak sedang melucu?

Air didalam tas rajutan....!
"Nek, apa ini bukan lelucon?" tanya Tom.
"Tidak.., lakukanlah seperti yang kuperintahkan.

Saya ingin memperlihatkan kepadamu sesuatu."

Maka Tom berlari keluar dan dalam beberapa menit ia kembali dengan tas yang bertetes-teskan ..

"Lihat,nek," katanya. "Tidak ada air di dalamnya."

"Benar," katanya.

"Tapi lihatlah betapa bersihnya tas itu sekarang.

Anak-anak, tidak pernah kamu ke gereja tanpa mendapatkan sesuatu yang baik, meskipun kamu tidak mengetahuinya."
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:12:00 PM | No comments

Katak dalam Tempurung

Seekor katak lama terkurung dalam suatu tempurung kelapa.
Suatu hari ia berhasil keluar dari tempurung yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan katak lain, namun dia heran mengapa katak itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?"
Katak itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau tinggal selama ini?
Semua katak yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan."

Saat itu si katak baru tersadar bahwa selama ini tempurung itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi katak lain yang hidup di alam bebas.

Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan katak tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.

Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukah Anda bahwa harimau "sang raja hutan" yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Harimau sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kaki nya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil.....

Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami.

Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai.
Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.

Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:07:00 PM | 1 comment

KISAH SEBATANG BAMBU

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu," Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?"

Batang bambu menjawabnya, "Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu."

Sang petani menjawab, "Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur."

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam....., kemudian dia berkata kepada petani, "Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?"

Petani menjawab batang bambu itu, " Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah."

Akhirnya batang bambu itu menyerah, "Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki."

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih berganti tak habis-habisnya, mungkin Tuhan sedang memproses kita untuk menjadi indah di hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa, Tuhan sedang membuat kita sempurna untuk dipakai menjadi penyalur berkat. Dia sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak berkenan bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Tuhan tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul. Jadi maukah kita berserah pada kehendak Tuhan, membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita alat yang berguna bagi kerajaan-Nya? Seperti batang bambu itu, mari kita berkata, " Ini aku Tuhan, perbuatlah sesuai dengan yang Kau kehendaki."
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:04:00 PM | No comments

"AKU TETAP MENCINTAIMU, PAPA"

Ada seorang ibu yang rajin mengikuti persekutuan, membaca Firman Allah, terlibat pelayanan dan berbudi luhur. Tapi sayang suaminya bukan tipe suami idaman setiap wanita, seorang yang suka berselingkuh dan mencari kesenangan duniawi. Setiap kali suaminya pulang malam dan mabuk-mabukan, ibu ini selalu membukakan pintu dan melayaninya dengan sabar. Suaminya berpikir ia adalah seorang wanita bodoh yang tidak tahu kalau sedang dibohongi dengan alasan rapat atau keperluan kantor. Ibu ini sebenarnya bukan tidak tahu kalau sedang ditipu oleh suaminya. Hal ini tidak lalu membuatnya ngambek kepada Tuhan dan tidak mau mengikuti Tuhan lagi. Tapi ia selalu bersimpuh di kaki Tuhan sambil menangis dan menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Ia juga selalu mendoakan suaminya itu, berharap suatu hari nanti Tuhan akan mengubahnya menjadi orang yang baik, takut akan Tuhan dan tentu saja menjadi suami yang baik lagi.

Tapi bukannya berubah perilakunya, bahkan sang suami makin buruk kelakuannya, hingga mulai sering melayangkan tinjunya kepada istri yang malang itu. Namun ibu ini tetap setia melayani semua kebutuhan suaminya itu. Hingga suatu hari sang suami yang terlibat perselingkuhan dengan sekretarisnya di kantor memberi tahu bahwa ia akan menginap di Puncak karena ada rapat kantor. Padahal istrinya sudah tahu bahwa rapat itu hanyalah alasannya untuk bersenang-senang dengan sekretaris itu. Ketika berpamitan dengan istrinya, sang suami masih beranggapan bahwa istrinya itu wanita bodoh yang mudah dibohongi. Karena istrinya melepas kepergiannya seperti biasa, bahkan mereka sempat berdoa demi keselamatannya sebelum ia pergi. Maka si suami pergi sambil tersenyum membayangkan kesenangan yang akan ia dapat dari sekretarisnya itu dan kebodohan istrinya.

Sementara itu setelah melepas kepergian suaminya, ibu itu lalu kembali bersujud menangis di bawah kaki Tuhan sambil menumpahkan segala beban yang dirasakannya begitu berat untuk ditanggung. Sungguh sakit hatinya menerima semua perlakuan suaminya itu, tapi kemudian ia teringat firman Tuhan untuk mengampuni kesalahan orang lain, bahkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Maka ia pun berusaha untuk menjadi murid yang setia dengan mengikuti dan firman teladan Tuhan.

Tak disangka, beberapa jam kemudian ia menerima kabar dari polisi bahwa telah terjadi kecelakaan. Mobil suaminya terperosok masuk jurang di daerah Puncak dan ada seorang penumpang yang terluka parah dan penumpang lainnya tidak dapat diselamatkan. Ketika ia kemudian buru-buru pergi ke tempat di mana suaminya berada. Ia mengetahui bahwa penumpang yang meninggal dalam kecelakaan itu tak lain adalah sekretaris suaminya, sedangkan suaminya masih belum sadar dan menderita luka berat. Dokter mengatakan bahwa meski suaminya dapat diselamatkan, kemungkinan besar, suaminya itu akan menderita kelumpuhan dan tidak dapat berjalan lagi.

Pada saat suaminya sadar, yang pertama dilihatnya adalah wajah istri yang telah dibohonginya itu. Ia hanya dapat berkata, "Ampuni aku, Mama." Sedangkan istrinya yang telah sering ia jahati itu berkata," Apa pun yang terjadi, aku tetap mencintaimu dan telah memaafkanmu, Papa". Ketika akhirnya suaminya memang dapat diselamatkan tapi harus duduk di kursi roda, ibu itu tetap setia mengurusi suaminya. Karena ia bukan hanya menjadi pembaca tapi telah menjadi pelaku Firman..

Beberapa bulan kemudian salah seorang teman pelayanan istrinya memberitahukan sebuah tempat pengobatan alternatif untuk mennyembuhkannya. Dan setelah ia mendatangi tempat itu setelah menjalani pengobatan selama beberapa bulan akhirnya ia pun perlahan-lahan pulih dan dapat berjalan kembali. Setelah kejadian itu, suami ibu itu telah menjadi suami yang setia dan takut akan Tuhan. Kecelakaan itu telah dipakai Tuhan untuk mengubah dan mengembalikan suaminya kepadanya karena ia telah mengampuni dan menjadi pengikut Tuhan yang setia.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 04:00:00 PM | No comments

SOS

Tanda bahaya dalam keadaan darurat adalah SOS. Banyak yang mengatakan, SOS adalah singkatan "Save Our Soul".

Tetapi ini sebenarnya keliru. SOS bukanlah singkatan.
Huruf SOS dipilih karena tanda ini dapat dengan mudah diingat bila dituliskan dalam kode Morse (alfabet yang digunakan pada telegraf). Dengan kode morse, tanda SOS terbentuk dari tiga titik tiga garis dan tiga titik.

Tanda SOS pertama kali digunakan oleh kapal legendaris "Titanic" saat menjelang ajalnya. Namun sayangnya tanda SOS saat itu belum dikenal luas. Tidak heran pada saat musibah Titanic, kapal-kapal di sekitarnya terlambat merespon dan memberi bantuan.

Sebagai alternatif lain dari SOS adalah "Mayday", yang biasanya diucapkan lewat hubungan komunikasi radio.

Kata "Mayday" berasal dari kata : "m'aidez" - bahasa Perancis yang berarti "Tolong Saya".
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 03:03:00 PM | No comments

Mulailah dari diri sendiri

"Berusahalah untuk selalu menjadi pihak pertama yang menunjukkan cinta dan perhatian Anda kepada orang lain. Jangan menuntut perhatian dan cinta mereka untuk diperlihatkan lebih dahulu. Itulah satu-satunya cara yang saya ketahui untuk ke luar dari kegelapan hidup," demikian dikatakan Ny.Eunice Chew (52 tahun), salah satu finalis pemilihan ibu teladan se-Singapura tahun ini.

Diadopsi oleh pasangan Teochew yang kaya-raya dan sudah memiliki seorang putra tapi masih ingin punya anak perempuan, maka masa kanak-kanak Chew dipenuhi kemewahan. Liburan keluarga sering dilewatkan di luar negeri.

Pasangan Teochew menyayangi putrinya dengan cara mereka. Menurut cerita Chew, mereka adalah produk pendidikan kuno yang tidak mengenal pelukan kepada anak-anak untuk meyakinkan mereka dari waktu ke waktu bahwa orangtua menyayangi anak-anak.

Akibatnya, Chew tumbuh menjadi wanita yang haus kasih sayang. Ia menikah pada usia 17 tahun dengan seorang pegawai transportasi yang bangkrut. Dari pria itu diharapkannya akan datang kasih sayang yang dicarinya.

Ternyata ia menikah dengan pria yang suka menyiksa istri. Perkawinan itu bertahan lima tahun, dikaruniai dua anak. Tak lama setelah bercerai, ayah angkat Chew wafat karena sakit. Pembagian warisan menimbulkan pertikaian di dalam keluarga besar Teochew. Akhirnya Chew
ternyata tidak kebagian apa-apa selain kewajiban mengurusi ibu angkatnya yang sudah buta dan lumpuh.

Chew menjual susu coklat Milo untuk menyambung hidupnya.

"Ini pengalaman pertama saya harus bekerja mencari uang. Setiap malam saya menangis karena tidak mengerti berbisnis. Apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya?," kata Chew dalam wawancara kepada harian Singapura The Straits Times.

Ia bertahan dua tahun di pekerjaan itu.

"Bagaimanapun susahnya saya mendapatkan uang, saya selalu memastikan bahwa ibu mendapat ayam goreng dan ikan setiap hari. Dia memang buta dan lumpuh, tetapi dia membantu saya mengurus anak-anak sehingga saya bisa bekerja mencari uang," katanya.

Ia kemudian ganti pekerjaan, menjadi koki sebuah toko makanan. Sekitar dua tahun kemudian ganti lagi menjadi penjual pakaian. Setiap hari ia membopong empat kantong penuh berisi baju untuk dijual. Tentu saja dengan menumpang kendaraan umum.

Pada waktu bersamaan, ia menambah pekerjaannya dengan dua hal lain, yaitu menjadi makelar rumah dan mobil bekas, serta memanfaatkan bakatnya di bidang seni. Setiap malam Chew mendesain beberapa pola kain untuk sebuah perusahaan garmen di Jepang. Lumayan pendapatannya. Tapi akhir 1970-an, pasar retail tekstil melemah, Chew beralih menjadi pelayan restoran.

Beberapa lama kemudian meningkat jadi pimpinan pelayan dan kemudian menjadi manajer untuk bidang seni.

"Ketika itu saya mulai sering terbang ke luar negeri untuk bernegosiasi dengan artis-artis terkenal agar mereka tampil di restoran saya. Sementara itu, saya tetap meneruskan pekerjaan sambilan yang dulu, yaitu menjual rumah dan mobil, baik yang baru maupun bekas pakai."

Chew kemudian berhasil mengumpulkan uang cukup banyak untuk mendirikan bisnis sendiri di bidang perlengkapan mode, tetapi dua asistennya kemudian membawa pergi semua tabungannya.

"Ketika itu saya sedang sangat membutuhkan uang karena ibu berkali-kali masuk-ke luar rumah sakit.
Hidup saya yang tadinya sudah enak, harus mulai dibangun lagi dari nol. Betapa bodohnya saya mempercayai mereka dengan uang sedemikian banyak,"
kata Chew.

Sempat terlintas pikiran untuk bunuh diri, tetapi bagaimana nasib anak-anak kelak? "Saya bersyukur memiliki teman-teman yang memberi dukungan moral dan bahkan meminjamkan uang. Atas bantuan mereka, saya berhasil melewati kesulitan."

Chew sekarang memiliki penghasilan besar dari merawat orang-orang Indonesia yang berduit, yang sedang dirawat di Singapura karena baru melahirkan atau sedang terbaring di rumah sakit.

Ia juga menjalankan bisnis yang amat menguntungkan juga, yaitu membuat dan menjual tonik tradisional Tiongkok.

Chew menambah kegiatannya dengan menjadi konsultan tanpa bayaran bagi kaum istri yang menderita karena suaminya tidak setia, dan bagi orang-orang yang lama menderita sakit, atau berpenyakit tak tersembuhkan.

"Hidup telah mengajarkan saya bahwa selalu ada jalan ke luar dari setiap kesulitan. Pasti ada solusi yang masuk akal," kata Chew. "Yang Anda butuhkan adalah waktu untuk menenangkan diri, mengatasi gejolak emosi, dan melangkah setapak demi setapak."

Ia menyarankan kepada mereka yang menghadapi kesulitan, agar menulis daftar kesulitan itu pada sehelai kertas. Kemudian bacalah apa yang ditulis itu, dan tanyakan pada diri sendiri, 'Apa hal terkecil yang dapat saya lakukan hari ini untuk mengatasi kesulitan itu?'

"Gelindingkan batu-batu karang yang kecil dari hidup Anda, sampai akhirnya
Anda punya kekuatan untuk mendorong batu karang yang besar.



Saya melihat orang-orang yang sakit berusaha keras untuk bisa hidup. Dunia ini berubah terus sepanjang waktu. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi besok.
Maka jangan sakiti hati siapapun. Selalu pertimbangkan perasaan orang lain terlebih dahulu, bukan perasaan Anda sendiri.

Kita memang cenderung untuk melihat sisi buruk orang lain, walaupun karakter mereka mungkin 99 persennya baik, hanya satu persen yang buruk. Mengapa tidak bersabar dengan memberikan mereka waktu untuk menunjukkan yang 99 persen itu?

Di pagi hari, Anda dapat membuatkan minuman panas untuk keluarga Anda, dan duduk menemani mereka beberapa menit, kemudian memeluk dan menciumi mereka sebelum semuanya pergi ke tempat kerja atau ke sekolah. Sekitar 10 menit sebelum tidur malam setiap hari, berkumpullah bersama keluarga untuk berbagi cerita mengenai peristiwa sepanjang hari tadi,"
demikian Ny.Chew.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 02:19:00 PM | 1 comment

" Apa yang kelihatan baik belum tentu benar adanya..."

Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis.
Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 10jt rupiah. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.

Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain!

Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya. "Kekasihku sedang menunggu.
Aku hanya ingin ayam gorengku."
Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.

"Aku tidak mengerti" kata pemilik restoran. "Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?"

"Itulah masalahnya," kata si pemuda. "Istriku ada di rumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini."

Moral of the story :
Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenalmu. Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang mengira kita adalah sosok ideal yang sebenarnya tidak demikian.

Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu. Tidaklah Penting berapa banyak hal yang kau perbuat atau apa yang orang lain kira tentang dirimu.
Yang penting adalah hal yang terdalam. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau supaya seseorang kagum padamu - lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu seseorang yang lebih baik.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/28/2007 01:38:00 PM | 1 comment

BERSERAH

Seorang anak kecil sedang bermain sendirian dengan mainannya. Sedang asyik-asyiknya bermain tiba-tiba mainannya itu rusak. Dia mencoba untuk mebetulkannya sendiri, tapi rupanya usahanya itu dari tadi sia sia saja. Maka dia mendatangi ayahnya untuk minta ayahnya itu yang membetulkannya.

Tapi sambil memperhatikan ayahnya dia terus memberikan instruksi kepada ayahnya, "Ayah, coba lihat bagian sebelah kiri, mungkin di situ kerusakannya." Ayahnya menurutinya, tapi ternyata belum betul juga mainannya.

Maka dia memberi komentar lagi," Oh, bukan di situ Yah, mungkin yang sebelah kanan, coba lihat lagi deh Yah." Kali ini ayahnya juga menurutinya, tapi lagi-lagi mainannya itu belum betul.

"Kalau begitu coba yang di bagian depan Yah, kali aja masalahnya ada di situ." Kali ini ayahnya marah," Sudah, kalau kamu memang bisa, mengapa tidak kamu kerjakan sendiri saja? Jangan ganggu Ayah lagi. Ayah banyak kerjaan lain."

Tapi setelah dia mencoba beberapa saat untuk membetulkan sendiri dan masih belum berhasil, maka akhirnya dia kembali kepada ayahnya sambil merengek. "Tolonglah Yah, aku suka sekali mainan ini, kalau rusak begini bagaimana? Tolong Ayah betulkan supaya bisa jalan lagi ya"

Karena tidak tega mendengar rengekan anaknya, si ayah akhirnya menyerah," Baiklah Nak. Ayah akan membetulkan mainanmu asal kamu berjanji tidak boleh memberitahu Ayah apa yang harus dilakukan. Kamu duduk saja dan perhatikan Ayah bekerja. Tidak boleh mencela."

Ketika ayahnya sedang memperbaiki mainannya, si anak mulai berkomentar lagi," Jangan yang itu Yah, kayaknya bagian lain yang rusak."

Tapi kali ini ayahnya berkata, " Kalau kamu berkomentar lagi, mainan ini akan ayah lepaskan dan silahkan kamu berusaha sendiri." Akhirnya karena takut ayahnya akan benar-benar melakukan apa yang dikatakannya, anak itu diam dan duduk manis melihat ayahnya membetulkan mainannya sampai bisa berjalan lagi tanpa mengeluarkan komentar apa pun.

Seperti anak kecil itu, kita pun sering kali berserah kepada Tuhan tapi masih ingin mengatur Tuhan bagaimana sebaiknya jalan hidup kita. Bila kita sungguh-sungguh pasrah kepada kehendak Tuhan, maka niscaya Tuhan yang adalah Maha Tahu dan sangat mencintai kita akan melakukan yang terbaik, lebih dari apa yang bisa kita pikirkan dan doakan, sesuai dengan kehendak-Nya.

23 November 2007

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:24:00 PM | No comments

Devosi Kepada Yesus

Rosario Yesus

Rosario Yesus sesungguhnya sudah dikenal beberapa abad yang lalu, dan menjadi populer kembali ketika pada tahun 1983 Bunda Maria meminta Jelena, salah seorang dari keenam visioner di Medjugorje, supaya kelompok-kelompok doa mengunakan Rosario Yesus sebagi salah satu cara berdoa dalam pertemuan mereka.

Inti Rosario Yesus ini terdiri dari 33 doa Bapa Kami untuk memperingati 33 tahun kehidupan Yesus di dunia, serta 7 peristiwa yang mencakup misteri-misteri utama hidup, karya, wafat, kebangkitan, kenaikan Yesus, dan turunnya Roh Kudus.

Rosario Yesus di buka dengan Sahadat Para Rasul, lalu di daraskan 33 doa Bapa Kami dan di tutup dengan 7 doa Kemuliaan.


Secara berurutan Rosario Yesus didaraskan sebagai berikut:

Dalam Nama Bapa ...

Aku Percaya ...


Misteri Pertama
"Kelahiran Yesus"
Mat1:18-25 Luk2:16-18 Yes7:14 Yes:1-9

Ujud khusus
Marilah kita bedoa mohon perdamaian dunia.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Kedua
"Kasih Yesus dan belas kasih kepada orang-orang miskin dan yang tertindas"
Mat8:14-17 Luk7:11-15 Mrk10:46-52 Mrk1:40-45

Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk Bapa Suci dan para Uskup

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Ketiga
"Yesus mengandalkan Bapa-Nya dan melaksanakan kehendak-Nya"
Mat26:39 Mrk14:35-36 Yoh6:32-40 Yoh14:1-7

Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk para imam, bruder, suster dan semua mereka yang melayani Allah dengan cara tertentu.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Keempat
"Yesus dengan rela datang ke dunia, menderita dan wafat, karena Ia sangat mengasihi manusia"
Luk22:39-44 Yoh10:14-18 Yoh15:9-13 Rm15:7-13

Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk para orang tua dan anak-anak mereka.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Kelima
"Yesus menyerahkan hidup-Nya sebagai kurban untuk kita"
Yoh14:12-16 1Tim2:5-6 Ibr2:9-11 Rm4:24-25

Ujud khusus
Mari kita renungkan untuk diri sendiri, agar rela menyerahkan hidup bagi sesama.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Keenam
"Dengan bangkit dari alam maut, Yesus mengalahkan setan dan kematian"
Mat4:8-11 Kis2:23-24 1Kor15:12-19 2Kor4:11-14

Ujud khusus
Mari kita berdoa supaya kita menyingkirkan segala dosa dari hidup kita, agar Yesus dapat hidup kembali dalam diri kita.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.


Misteri Ketujuh
"Yesus naik ke surga"
Luk24:46-53 Yoh16:25-28 Kis1:8-11 Ibr1:14

Ujud khusus
Marilahkita berdoa supaya kehendak Allah jaya, sehingga kita terbuka terhadap kehendak-Nya dalam hidup kita sehari-hari.

Renungan dan doa spontan ...

Bapa Kami ... (5x)

Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Renungan penutup
Mari kita renungkan sejenak mengenai Yesus yang mengutus Roh-Nya serta mohon supaya Roh Kudus turun atas diri kita.

Kemuliaan ... (7x)

Litani Nama Yesus
Madah Bakti, 1991, No.19

Tuhan kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami

Kristus kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami

Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
Kristus kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di surga, kasihanilah kami
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,
Yesus, Putra Allah yang hidup,
Yesus, Kecemerlangan Bapa,
Yesus, Cahaya Terang Kekal,
Yesus, Raja Mulia,
Yesus, Matahari Kebajikan,
Yesus, Putra Perawan Maria,
Yesus, yang patut dicintai,
Yesus, yang patut dikagumi,
Yesus, Allah yang kuat,
Yesus, Bapa zaman yang akan datang,
Yesus, yang amat kuasa,
Yesus yang amat taat,
Yesus, yang amat sabar,
Yesus, yang lemah lembut dan rendah hati,
Yesus, yang mencintai kami,
Yesus, Allah Pencinta Damai,
Yesus, Pohon Kehidupan,
Yesus, Teladan segala keutamaan,
Yesus, Allah Tuhan kami,
Yesus, Perlindungan kami,
Yesus, Bapa kaum beriman,
Yesus, Perbendaharaan kaum miskin,
Yesus, Gembala yang baik,
Yesus, Terang yang benar,
Yesus, Kebijaksanaan yang kekal,
Yesus, Kebaikan yang tak terbatas,
Yesus, Jalan dan Kehidupan kami,
Yesus, Kegembiraan para malaikat,
Yesus, Raja para bapa bangsa,
Yesus, Guru para rasul,
Yesus, Pengajar para pengarang Injil,
Yesus, Kekuatan para saksi iman,
Yesus, kesucian para perawan,
Yesus, Mahkota segala orang kudus,

Berkasihanlah kiranya, sayangilah kami, ya Yesus
Berkasihanlah kiranya, kabulkanlah doa kami, ya Yesus

Dari segala kejahatan, hindarkanlah kami, ya Yesus
Dari segala dosa,
Dari murka-Mu,
Dari tipu daya setan,
Dari nafsu percabulan,
Dari kematian kekal,
Dari kelalaian akan nasihat-Mu

Oleh penjelmaa-Mu yang gaib dan kudus, selamatkanlah kami, ya Yesus
Oleh kelahiran-Mu,
Oleh masa muda-Mu,
Oleh kehidupan Ilahi-Mu,
Oleh segala pekerjaan-Mu,
Oleh penderitaan dan kesengsaraan-Mu,
Oleh salib dan kesunyian-Mu,
Oleh kelelahan-Mu,
Oleh wafat dan pemakaman-Mu,
Oleh kebangkitan-Mu,
Oleh kenaikan-Mu,
Oleh Ekaristi Kudus yang Kau adakan,
Oleh kegembiraan-Mu,
Oleh kemuliaan-Mu,

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
sayangilah kami, ya Yesus.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami, ya Yesus.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.

Yesus, dengarkanlah kami,
Yesus, kabulkanlah doa kami.

Marilah berdoa:

Ya Yesus Kristus, Tuhan kami, Engkau telah bersabda:"Mintalah, maka kamu diberi; carilah, maka kamu mendapat; ketuklah maka kamu di bukakan." Kami mohon, anugrahkanlah cinta Ilahi-Mu yang kami minta, agar kami mencintai Engkau dengan segenap hati dalam segala perkataan dan perbuatan, sehingga kami memuji Engkau senantiasa. Ya Tuhan, berilah kami supaya segan serta cinta akan nama-Mu yang suci, karena tak pernahlah Engkau melepaskan dari pimpinan-Mu orang-orang yang Engkau tetapkan dalam kasih-Mu yang teguh; Engkau yang hidup dan bertahta sepanjang masa. Amin

Doa Litani Nama Yesus

Memancarkan Cahaya Kristus

Yesus, yang baik, tolonglah aku untuk menyebarkan
keagungan-Mu di mana saja saja aku berada.
Penuhilah hatiku dengan Roh Kudus-Mu.
Masukilah diriku agar hidupku merupakan pancaran hidup-Mu.
Sinarilah diriku agar setiap orang yang aku jumpai dapat
melihat dan merasakan kehadiran-Mu di dalam diriku.
Tinggallah di dalam diriku agar aku dapat
memancarkan cahaya-Mu dan menerangi mereka.

Semoga aku selalu mewartakan Engkau dengan
perbuatan-perbuatanku yang memberi teladan
dari pada hanya dengan kata-kataku.

Semoga hatiku selalu memancarkan
cahaya cinta kasih yang berasal dari-Mu.
Amin

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:23:00 PM | 16 comments

Doa Malaikat Tuhan

Malaikat Tuhan
Puji syukur, 1992, No. 15

Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan,
bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.

Salam Maria ...

Aku ini hamba Tuhan,
terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Salam Maria ...

Sabda sudah menjadi daging,
dan tinggal di antara kita.

Salam Maria ...

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Doa:
Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:18:00 PM | No comments

Novena Tiga Salam Maria


Novena Tiga Salam Maria berasal dari Santa Mechtildis. Ia mendapatkan pengalaman rohani dari Bunda Maria ketika ia cemas akan keselamatan hidupnya dan ia memohon Bunda Maria untuk membantunya saat kematiannya. Bunda Maria mengabulkan permohonannya dan meminta ia agar berdoa tiga kali Salam Maria.

Santo Antonius dari Padua, Santo Leonardus dari Porto Mauritio dan Santo Alfonsus de Liguori berjasa besar dalam mewartakan doa Tiga Salam Maria ini.

Doakanlah doa ini selama sembilan hari berturut-turut.
Dan jika permohonan anda berat, lakukanlah novena ini 3x berturut-turut.

Novena Tiga Salam Maria

Bunda Maria, Perawan yang berkuasa, bagimu tidak ada sesuatu yang tak mungkin, karena kuasa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepadamu. Dengan sangat aku mohon pertolonganmu dalam kesulitanku ini, janganlah hendaknya engkau meninggalkan aku, sebab aku yakin engkau pasti dapat menolong, meski dalam perkara yang sulit, yang sudah tidak ada harapannya, engkau tetap menjadi pengantara bagi Puteramu.

Baik keluhuran Tuhan dan penghormatanku kepadamu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah seandainya engkau sudi mengabulkan segala permohonanku ini. Karenanya, kalau permohonanku ini benar-benar selaras dengan kehendak Puteramu, dengan sangat aku mohon, o Bunda, sudilah meneruskan segala permohonanku ini ke hadirat Puteramu, yang pasti tak akan menolakmu.

Pengharapanku yang besar ini, berdasarkan atas kuasa yang tak terbatas yang dianugerahkan oleh Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormati besarnya kuasamu itu, aku berdoa bersama dengan St.Mechtildis yang kau beritahukan tentang kebaikan doa "Tiga Salam Maria", yang sangat besar manfaatnya itu.

Salam Maria ... (3X)
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa-dosa berat.

Perawan Suci yang disebut Tahta Kebijaksanaan, karena Sabda Allah tinggal padamu, engkau dianugerahi pengetahuan Ilahi yang tak terhingga oleh Puteramu, sebagai makhluk yang paling sempurna untuk dapat menerimanya.

Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapin ini, betapa besar pengharapanku akan pertolonganmu. Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diriku seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur dengan segala kesanggupan dan kebaikan budi, demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda dapat menolong dengan segala cara yang paling tepat untuk terkabulnya permohonanku ini.

Bunda Maria, Bunda Kebijaksanaan Ilahi, sudilah kiranya Bunda berkenan mengabulkan permohonanku yang mendesak ini. Aku memohon berdasarkan atas kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan oleh Puteramu melalui Sabda Ilahi kepadamu.

Bersama dengan St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Porto Mauritio, yang rajin mewartakan tentang devosi "Tiga Salam Maria" aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya itu

Salam Maria ... (3X)
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa-dosa berat.

Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda Kerahiman Sejati yang akhir-akhir ini disebut sebagai "Bunda yang penuh belas kasih", aku datang padamu, memohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku. Makin besar kepapaanku, makin besar pula belas kasihmu kepadaku. Aku tahu, bahwa aku tidak pantas mendapat karunia itu. Sebab seringkali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Puteramu yang kudus itu. Betapapun besarnya kesalahanku, namun aku sangat menyesal telah melukai Hati Kudus Yesus dan hatikudusmu.

Engkau memperkenalkan diri sebagai "Bunda para pendosa yang bertobat" kepada St.Brigitta, maka ampunilah kiranya segala kurang rasa terima kasihku padamu. Ingatlah akan keluhuran Puteramu saja serta kerahiman dan kebaikan hatimu yang terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini melalui perantaraan Puteramu.

Bunda Perawan yang penuh kebaikan serta lembut dan manis, belum pernah ada orang yang datang padamu dan memohon pertolongamu engkau biarkan begitu saja. Atas kerahiman dan kebaikanmu, aku berharap dengan sangat, agar aku dianugerahi Roh Kudus. Dan demi keluhuranmu, bersama St. Alfonsus Ligouri, rasul kerahimanmu serta pengajar devosi "Tiga Salam Maria", aku berdoa untuk menghormati kerahimanmu dan kebaikanmu.

Salam Maria ... (3X)
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa-dosa berat.

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:17:00 PM | No comments

Doa Orang yang Bertunangan

Doa Orang yang Bertunangan
Puji Syukur 1992, No. 155

Ya Bapa di surga, kami bersyukur atas kasih yang telah bersemi dalam hati kami. Dengan bimbingan-Mu kami ingin menguji dan mematangkan hubungan cinta kami dengan lebih sungguh-sungguh. Kami menyadari kelemahan manusiawi kami. Maka kami menyerahkan masa pertunangan ini ke dalam tangan-Mu. Kami ingin mempergunakannya selaras dengan kehendak-Mu.

Ya Bapa, semoga lewat masa pertunangan ini kami semakin mengenal. Bantulah kami agar dapat saling bersikap terbuka, dan jauhkanlah kami dari sikap sengaja menyembunyikan kelemahan, agar keluarga yang akan kami bangun sungguh kokoh.

Bimbinglah kami supaya setia kepada-Mu. Tegurlah kami bila suatu saat melangkah terlalu jauh atau melanggar kehendak-Mu. Jauhkanlah dari kami setiap bahaya dan godaan. Kami berharap bahwa masa pertunangan ini dapat kami lalui dengan selamat, dan mambawa manfaat besar bagi keluarga yang akan kami bangun. Tetapi, kalau Bapa sendiri mempunyai rencana yang lain untuk kami masing-masing, semoga kamipun percaya akan kebijaksanaan dan kehendak-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan, pengantara kami. Amin

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:16:00 PM | No comments

Doa Untuk Anak

Doa Untuk Anak
Puji Syukur 1992, No. 160

Kalau anak hanya satu, kata "mereka" diganti "dia"

Ya Allah yang mahakuasa, Engkau telah menciptakan anak kami menurut gambar dan citra-Mu sendiri. Terima kasih atas martabat luhur yang Kau berikan kepada mereka, dan terima kasih bahwa kami boleh menjadi alat-Mu untuk mengasuh mereka kepada kebijaksanaan-Mu. Jagalah mereka agar semakin menyerupai Yesus, yang semakin besar semakin bertambah pula hikmat-Nya, semakin berkenan pada-Mu dan pada sesama. Tuntunlah mereka agar tetap setia pada panggilannya selaku orang Kisten; bantulah mereka menekuni tugas mereka dengan penuh semangat dan tanggung jawab; lindungilah mereka dari segala marabahaya. Terangilah mereka dalam memilih jalan hidup yang selaras dengan kehendak-Mu. Semoga mereka setia kepada jalan hidup yang telah mereka pilih, dan dapat menjadikan panggilannya sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, kepada jemaat, dan kepada-Mu sendiri. Bila mereka mengalami kesulitan, sudilah Engkau selalu mandampingi, jangan sampai mereka lemah semangat apa lagi putus asa.

Kami mohon berkat-Mu bagi anak-anak yang terpaksa berpisah dari orangtua, lalu mengikuti orangtua asuh; semoga dalam keluarga baru ini pun mereka mendapatkan kasih yang mereka perlukan. Kami berdoa pula bagi anak-anak yang karena berbagai sebab tidak memperoleh bimbingan selayaknya. Peliharalah mereka, dan bantulah kami agar dapat turut serta mendampingi mereka menyiapkan masa depan.

Terlebih lagi kami berdoa bagi anak-anak yang terlantar dan gagal. Sudilah Engkau membangkitkan kasih dalam setiap orang untuk membantu mereka membina masa depan yang penuh harapan.

Permohonan ini kami serahkan kepada kebijaksanaan-Mu, Bapa, sebab Engkaulah Bapa sekalian anak, demi Kristus, Tuhan kami. Amin

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:16:00 PM | No comments

Doa Untuk Orang Tua

Doa Untuk Orang Tua
Puji syukur 1992, No. 161

Ya Allah, Bapa yang penuh kasih sayang, kami bersyukur kepada-Mu atas orangtua kami. Lewat mereka Engkau telah menciptakan kami. Melalui kasih sayang mereka, Engkau menyayangi kami. Mereka mendidik, mendampingi, dan menuntun kami. Mereka membesarkan kami dan menjadi sahabat kami.

Berkatilah mereka senantiasa. Berilah mereka kesabaran. Terangilah akal budi mereka supaya mereka selalu bertindak bijaksana. Berilah mereka kesehatan agar tetap mampu menjalankan tugas mereka sebagai pembina keluarga. Berilah rezeki secukupnya untuk kami semua; dan hindarkanlah orangtua kami dari marabahaya. Sempurnakanlah kasih mereka satu sama lain, sehingga mereka dapat menjaga kelestarian perkawinan, dan tetap setia pada janji perkawinan mereka.

Semoga mereka dapat menjalankan tugas dengan baik bagi gereja, masyarakat, dan keluarga. Buatlah keluarga kami menjadi Gereja kecil yang selalu mengasihi-Mu dan mengasihi Yesus, Putra-Mu.

Kami mohon pula berkat-Mu untuk semua orangtua, yang dengan rela dan penuh tanggung jawab telah menjalankan tugas selaku orangtua atas anak-anak mereka. Semoga pengorabnan mereka tidak sia-sia. Bila mereka menghadapi kesulitan dan tantangan, sudilah Engkau menunjukan jalan keluar yang diperlukan. Jangan biarkan mereka merana karena kegetiran hidup.

Kami berdoa pula bagi para orangtua yang sering dilupakan oleh anak-anak mereka. Sudilah Engkau menghibur dan menguatkan hati mereka. Teristimewa kami berdoa bagi para orangtua yang merasa gagal dalam membangun keluarga dan mendidik anak-anak. Semoga kepedihan ini tidak membuat mereka putus asa, tetapi semakin menyadarkan mereka untuk senantiasa bersandar pada-Mu.

Bapa, semua permohonan ini kami unjukan kepada-Mu demi Yesus Kristus Putra-Mu, yang menjadi teladan kami dalam menghormati dan mengasihi orangtua. Dialah pengantara kami untuk selama-lamanya. Amin

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:13:00 PM | 1 comment

Doa Untuk Keluarga

Doa Untuk Keluarga
Puji Syukur 1992, No. 162

Ya Allh, Bapa sekalian insan, Engkau menciptakan manusia dan menghimpun mereka menjadi satu keluarga, yakni keluarga-Mu sendiri. Engkau pun telah memberi kami keluarga teladan, yakni keluarga kudus Nazaret, yang anggota-anggotanya sangat takwa kepada-Mu dan penuh kasih satu sama lain. Terima kasih, Bapa, atas teladan yang indah ini.

Semoga keluarga kami selalu Kau dorong untuk meneladan keluarga kudus Nazaret. Semoga keluarga kami tumbuh menjadi keluarga Kristen yang sejati yang dibangun atas dasar iman dan kasih: kasih akan Dikau dan kasih antar semua anggota keluarga.Ajarlah kami hidup menurut Injil, yaitu rukun, ramah, bijaksana, sederhana, saling menyayangi, saling menghormati, dan saling membantu dengan ikhlas hati. Hindarkanlah keluarga kami dari marabahaya dan malapetaka; sertailah kami dalam suka dan duka; tabahkanlah kami bila kami sekeluarga menghadapi masalah-masalah. Bantulah kami agar tetap bersatu padu dan sehati sejiwa; hindarkan kami dari perpecahan dan percekcokan.

Jadikanlah keluarga kami ibarat batu yang hidup untuk membangun jemaat-Mu menjadi Tubuh Kristus yang rukun dan bersatu padu.Berilah kepada keluarga kami rezeki yang cukup. Semoga kami sekeluarga selalu berusaha hidup lebih baik di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.

Jadikanlah keluarga kami garam dan terang dalam masyarakat. Semoga keluarga kami selalu setia mengamalkan peran ini kendati harus menghadapi aneka tantangan.

Ya Bapa, kami berdoa pula untuk keluarga yang sedang dilanda kesulitan. Dampingilah mereka agar jangan patah semangat. Terlebih kami sangat perihatin untuk keluarga-keluarga yang berantakan. Jangan biarkan mereka ini hancur. Sebaliknya berilah kekuatan kepada para anggotanya untuk membangun kembali keutuhan keluarga.

Semua ini kami mohon kepada-Mu, Bapa keluarga umat manusia, dengan pengataraan Yesus Kristus, Tuhan kami.
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:12:00 PM | No comments

Doa Untuk Anggota Keluarga yang Sakit

Doa Untuk Anggota Keluarga yang Sakit
Puji Syukur 1992, No. 168

Bapa yang maha pengasih, kami sekeluarga sangat perihatin, karena anggota keluarga kami ........ sedang sakit.

Dalam keperihatinan ini kami ingat akan Yesus Kristus, yang Kauberi kuasa menyembuhkan orang-orang sakit. Percaya akan kuasa-Mu, kami serahkan saudara kami yang sakit ini kepada kebijaksanaan-Mu. Dengan penuh iman dan harapan kami mohon: Kuatkanlah dia dalam deritanya, dampingilah dan hiburlah dia dalam kesunyian dan kesepiannya, dan teguhkanlah dia dalam iman dan harapan. Sudilah Engkau menyembuhkan dia dari penyakit yang dideritanya.

Semoga dalam menanggung sakit ini ia ingat akan Yesus yang menderita sangat hebat demi keselamatan semua orang.Bantulah ia menyatukan sakitnya dengan penderitaan Yesus sendiri, supaya akhirnya ia pun boleh bersatu dengan Yesus yang bangkit dan mulia. Terangilah dia agar mampu memetik hikmat dari pengalaman sakitnya ini. Semoga ia semakin memahami makna kehidupan, bahkan dapat melihat sakitnya sebagai karunia yang mendatangkan aneka karunia.

Kami berdoa juga bagi mereka yang sakitnya tak tersembuhkan. Semoga dengan hati terbuka mereka menerima kebijaksanaa-Mu.

Bagi kami sendiri, semoga peristiwa ini semakin menyadarkan kami akan tanggung jawab kami terhadap mereka yang sakit. Semoga karena berkat-Mu kami selalu berusaha melayani mereka dengan senang hati. Sebab kami sadar bahwa apa pun yang kami perbuat bagi mereka, itu kami perbuat bagi Yesus Kristus sendiri, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin
Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 09:03:00 PM | 2 comments

Doa Kerendahan Hati

Doa Kerendahan Hati
Puji Syukur 1992, No. 141

(Kata "kami /aku" bisa diganti menjadi saya / nama orang ... sesuai keperluan)

Allah yang Mahatinggi, Putra-Mu Yesus telah memberikan teladan kerendahan hati yang tiada tara. Walaupun Allah, Ia telah menghampakan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dengan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Terima kasih, ya Bapa, atas teladan Yesus ini. Berilah kami semangat Yesus sendiri, agar dengan rendah hati kami menganggap orang lain lebih utama daripada kami sendiri.

Bebaskanlah kami dari kesombongan, dan berilah kami ketabahan kalau karena nama-Mu kami direndahkan. Semoga kami tidak sakit hati kalau kami kurang di hargai atau kurang dihormati, kalau kami diabaikan atau dilupakan. Sebaliknya, semoga kami ikut bahagia kalau orang lain berhasil dan mendapat pujian serta penghargaan.

Ya Bapa, jadikanlah hati kami seperti hati Yesus yang lembut dan rendah hati. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin

Litani Kerendahan Hati
Kardinal Merry dei Vai

Ya Tuhan, ubahlah hatiku, Engkau yang telah menerima penghinaan karena cinta-Mu padaku. Nyatakanlah bagiku kerendahan hati-Mu. Terangilah aku dengan cahaya-Mu, kiranya aku mulai saat ini menghancurkan kesombongan yang ada pada diriku! Ini sumber kemalanganku, rintangan yang membuat aku melawan cinta-Mu! Tuhan, aku telah menjadi musuh bagi diriku sendiri ketika aku mencoba mencari kedamaian dalam diriku, dan bukan dalam diri-Mu. Ya Yesus, yang lembut dan rendah hati, dengarkanlah aku.

Dari keinginan untuk dihargai, bebaskanlah aku.
Dari keinginan untuk dicintai,
Dari keinginan untuk dianggap sebagai orang penting,
Dari keinginan untuk dihormati,
Dari keinginan untuk dipuji,
Dari keinginan untuk lebih disukai daripada menyukai,
Dari keinginan untuk dimintai nasihat,

Dari ketakutan untuk dihina, bebaskanlah aku.
Dari ketakutan untuk direndahkan,
Dari ketakutan untuk diabaikan,
Dari ketakutan untuk difitnah,
Dari ketakutan untuk dilupakan,
Dari ketakutan untuk diejek,
Dari ketakutan untuk dinodai,
Dari ketakutan untuk dicurigai,


Supaya orang lain lebih dicintai daripada aku, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka bertambah besar di mata dunia dan aku bertambah kecil, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka dipakai dan aku dikesampingkan, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka mendapat pujian dan aku diabaikan, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka mendapat jalan yang lancar dan aku tersisihkan, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka melebihi aku dalam segala hal, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;
Supaya mereka lebih suci daripada aku, asalkan aku menjadi suci sesuai kemampuanku, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap.

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/23/2007 07:16:00 PM | No comments

Devosi Kepada Hati Kudus Yesus

Novena Kepada Hati Kudus Yesus

(Novena ini dilakukan setiap hari 9X,
berturut-turut pada jam yang sama)

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Mintalah maka akan diberkan kepadamu,
carilah maka kamu akan mendapat;
ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu."

Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu
tersuci aku memanggil Engkau,
aku mencari dan memohon kepada-Mu
untuk mendengarkan permohonanku ini.
(Sebutkan karunia yang anda minta)

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Apa saya yang kau minta kepada Bapa-Ku dengan
nama-Ku. Dia akan memberikannya kepadamu."

Aku memohon dengan rendah hati dan penuh
kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam nama-Mu,
dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
untuk mengabulkan permohonanku ini.
(Sebutkan permohonan anda)

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Langit dan bumi akan musnah,
tetapi Sabda-Ku tidak akan musnah."

Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan
(Sebutkan permohonan anda)

Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa
Hati Kudus-Mu akan menjadi laut kerahiman
bagi orang-orang yang berharap pada-Mu,
aku sungguh percaya bahwa Engkau
akan mengabulkan apa yang aku minta,
walaupun itu memerlukan mukjizat.
Pada siapa aku akan mengetuk
kalau bukan pada hati-Mu.
Terberkatilah mereka yang berharap pada-Mu.
Ya Yesus, aku mempersembahkan kepada Hati-Mu
(penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini).
Pandanglah dan buatlah apa yang hati-Mu kehendaki.

Ya Yesus, aku berharap pada-Mu dan percaya,
kepada-Mu aku mempersembahkan diriku,
di dalam Engkau aku merasa aman.
(1x Bapa Kami ... Salam Maria ... Kemuliaan ...)

Hati Kudus Yesus, aku berharap pada-Mu
(Ulangi 10x dengan penuh semangat)

Ya Yesus yang baik, Engkau berkata:
"Jika engkau hendak menyenangkan Daku,
percayalah kepada-Ku.
Jika engkau hendak lebih menyenangkan Daku,
berharaplah pada-Ku selalu."

Padamu Tuhan, aku berharap,
agar aku tidak binasa selamanya.
Amin.

Doa Kepada Hati Kudus Yesus

Ya Tuhan, aku berdoa, agar di rumahku ada damai, ketenangan dan kesejahteraan di dalam naungan-Mu. Berkatilah dan lindungilah usahaku, pekerjaanku, segala keingiananku dan semua yang Kauserahkan kepadaku. Usirlah nafsu dari dalam hatiku, rencana palsu dan pikiran jahat. Tuangkanlah di dalam hatiku, cinta kepada sesama dan anugerahkanlah kepadaku semangat penyerahan yang teguh, teristimewa pada saat kemalangan, agar supaya aku bangun dari kebimbangan.

Ya Tuhan, bimbinglah dan lindungilah hidupku dari bahaya-bahaya dan ketidaktentuan dunia. Jangan lupa, ya Yesusku, orang-orang yang kukasihi, baik yang masih hidiup maupun yang sudah meninggal, yang menyebabkan kesedihan kami. Tetapi kami dihibur oleh ketaatan mereka waktu mereka masih hidup, sehingga Engkau tidak menyerahkan mereka kepada maut. Kasihanilah mereka Tuhan, dan bawalah mereka kepada kemuliaan surgawi. Amin.

Devosi Kepada Hati Kudus Yesus

Hati Kudus Yesus, Hati yang penuh Cintakasih, setiap anak yang datang mengaku dengan sungguh karena penuh dosa dan kelemahan, maka Engkau akan tergerak dengan penuh belas kasihan. Ampunilah kami yang senantiasa melukai Hati KudusMu. Aku dengan semua kelemahan diriku menyerahkan hatiku seutuhnya kepadaMu. Ya Yesus jadilah Juruselamat dan Raja pribadiku seutuhnya. Aku membuka hatiku lebar lebar dengan penuh kerinduan padaMu. Masukilah hatiku ini, walaupun nista isinya dan kotor pelatarannya, bahkan hatiku yang rusak dan penuh luka ini. Aku percaya akan penyelenggaraanMu yang senantiasa mengasihi aku terlebih dahulu. Karena Engkau Tuhan, sesungguhnya Engkau memang tidak membutuhkan kasihku, tetapi apa yang selama ini ku rindukan adalah: aku mengasihiMu Allahku, dan diriku kupersembahkan seutuhnya kepadaMu. Inilah permohonanku .......... Maka ampunilah kami dan seluruh dunia ini yang senantiasa melukai Hati KudusMu, ya Tuhan.

Kemuliaan ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ...

Litani Hati Kudus Yesus

Tuhan kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami

Kristus kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami

Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
Kristus kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di surga, kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,
Hati Yesus yang Mahakudus,
Hati Yesus Putra Bapa kekal,
Hati Yesus yang di wujudkan oleh Roh Kudus dalam ribaan Bunda Perawan,
Hati Yesus yang dipersatukan dengan Sabda Allah dalam satu wujud,
Hati Yesus yang mulia tak terbatas,
Hati Yesus Bait Kudus Allah,
Hati Yesus Kemah Allah dan Pintu Surga,
Hati Yesus Perapian Cinta Kasih yang bernyala-nyala,
Hati Yesus Perbendaharaan Keadilan dan Cinta Kasih,
Hati Yesus Lubuk penuh keutamaan,
Hati Yesus amat patut dipuji-puji,
Hati Yesus Raja dan pusat segala hati,
Hati Yesus tempat semua harta kebijaksanaan dan pengetahuan,
Hati Yesus tempat tinggal keallahan seluruhnya,
Hati Yesus yang berkenan kepada Bapa,
Hati Yesus yang kaya raya dan murah hati kepada kami,
Hati Yesus kerinduan bukit-bukit yang kekal,
Hati Yesus yang murah hati bagi semua orang yang berseru kepada-Mu,
Hati Yesus sumber kehidupan dan kesucian,
Hati Yesus kurban pelunas dosa kami,
Hati Yesus yang ditimpa penghinaan,
Hati Yesus yang taat sampai mati,
Hati Yesus yang tertusuk dengan tombak,
Hati Yesus sumber segala penghiburan,
Hati Yesus kehidupan dan kebangkitan kami,
Hati Yesus pokok damai dan pemulihan kami,
Hati Yesus kurban untuk orang berdosa,
Hati Yesus keselamatan bagi orang yang berharap kepada-Mu,
Hati Yesus pengharapan orang yang meninggal dalam Engkau,
Hati Yesus kesukaan orang kudus,

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
sayangilah kami, ya Tuhan.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.

Yesus yang lembut dan murah hati,
jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.

Marilah berdoa
Allah yang Mahakuasa dan kekal, terimalah segala pujian dan penghapusan dosa yang dipersembahkan Hati Yesus kepada-Mu atas nama semua orang berdosa. Sudilah Engkau mengampuni dosa-dosa umat-Mu, yang memohon belas kasih-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin

Doa Penyerahan Pribadi Kepada Hati Kudus Yesus
St. Maria Margaretha Alacoque

Aku ......... menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha serta penderitaanku kepada Hati Kudus Yesus. Sejak saat ini, dengan segala kekuatanku aku akan berusaha menghormati, memuji dan mencintai Hati Kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya. Aku memilih Hati Kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan pada saat ajalku.

Hati Kudus Yesus yang penuh kebaikan, jadilah penyilih dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah Bapa atas diriku.

Hati Kudus Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku kupasrahkan pada-Mu, lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku.

Hancurkanlah di dalam diriku segala sesuatu yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau. Semoga cinta ilahi-Mu meresap sedalam-dalamnya di dalam hati sanubariku agar aku tak pernah melupakan Dikau dan berpisah dari pada-Mu. Karena cinta-Mu yang tak terbatas, aku mohon dengan sangat, goreslah namaku di dalam Hati-Mu, Engkau satu-satunya kerinduan, kebahagiaan serta kebanggaanku. Aku mau hidup dan mati sebagai anak-Mu. Amin

  • Text Widget