28 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/28/2008 07:30:00 AM | No comments

Jumat, 29 Februari 2008

Hos 14:2-10; Mrk 12:28b-34.

Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah. Ahli Taurat itu terlibat dalam percakapan yang ramah dengan Yesus. Rupanya ia sangat sefaham dengan Yesus. Ia sudah sebudi, hanya belum sehati. Masih perlu satu langkah lagi, yaitu penyerahan: Menerima Yesus dan membiarkan Dia meraja di hati. Tidak berarti kepribadian kita lalu hilang, malah dijadikan lebih sempurna. Sebab menerima Yesus menyadarkan kita akan perlunya bertobat. Dengan rendah hati datang kepada-Nya membawa kata-kata penyesalan seperti diungkapkan dengan indah oleh nabi Hosea dalam bacaan pertama hari ini. Bertobat juga berarti mau dibaharui oleh Yesus. Menjadi manusia baru yang tidak hanya memahami hukum, tapi juga menjadi pelaksana hukum kasih.


disalin dari : Angela Merici Biblical Center

27 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/27/2008 03:47:00 PM | No comments

"Dua Jalan"

Tak seorangpun dapat mencintai dengan sempurna, entah dengan orang tua, suami, istri, anak-anak, saudara, tetangga, setiap orang yang kita jumpai, tetapi dengan rahmat Allah, orang dapat mencintai dengan sempurna.

Karena keterbatasan kemampuan manusia bahwa ia tidak dapat melihat hati orang lain dan tidak dapat menyelami rahasia-rahasia hati orang lain, sehingga kita sering menilai seseorang secara tidak tepat...

Oleh karena itu, seharusnya kita menjauhkan diri dari pendapat dan penilaian yang pasti dan yang penuh dengan praduga-praduga atau prasangka-prasangka yang sudah terbentuk sejak awal-mula dalam hati, sehingga menjadi gelaplah hati manusia, karena sering terjadi sesuatu yang amat menyedihkan bahwa kita pada akhirnya tidak memperoleh “Keselamatan”

Maka selayaknyalah kita harus berdoa , sampai Tuhan yang menerangi seluk-beluk kegelapan hati kita datang dan membuka pikiran sanubari agar memperoleh “ Keselamatan yang abadi dan sempurna”

“Lebih baik tidak dicintai dari pada tidak di “Selamat”kan.

================================

Lukas 11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan “Roh Kudus” kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Yohanes 11:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Mazmur 26 : 2 Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.

Mazmur 26 : 3 Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu dan aku hidup dalam kebenaran-Mu

1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

1 Korintus 2:10 Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

1 Korintus 2:11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

1 Korintus 2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

1 Petrus 1: 22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Yohanes 14 : 6 Kata Yesus kepadanya : "Akulah jalan ,kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/27/2008 07:30:00 AM | No comments

Kamis, 28 Februari 2008

Yer 7:23-28; Luk 11:14-23.

Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Yesus menunjukkan bahwa Dia lebih kuat dari setan dan bahwa Kerajaan Allah sudah datang di tengah kita. Kejahatan dan kuasa kegelapan merupakan kenyataan dalam hidup kita sehari-hari. Itu nampak dalam kebohongan, penipuan, ketidak jujuran, korupsi, penyelewengan, kekerasan, iri hati, fitnah, korupsi, ketidak adilan, dendam, keserakahan, pengkhianatan, kebencian, pembunuhan, dll. Kalau begitu, di manakah Kerajaan Allah? Di mana ada kasih dan kebaikan, di situ ada Kerajaan Allah. Kita percaya kebaikan bisa mengalahkan kejahatan, kasih bisa mengalahkan kebencian, pengampunan megalahkan dendam. Itulah kabar baik yang kita imani dan kita wartakan.

disalin dari : Angela Merici Biblical Center

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/27/2008 12:16:00 AM | No comments

Kisah Alergi Hidup

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati".

Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit..".

"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati".

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama "Alergi Hidup".

Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit.

Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita".

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.

"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?", tanya Guru.

"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi.

"Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".

Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu" . Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.

Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : "Sayang..., apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang".

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian.

Itulah sebabnya, ia selalu bahagia..., selalu tenang..., selalu Hidup....

25 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/25/2008 07:30:00 AM | No comments

Selasa, 26 Februari 2008


Dan 3:25. 34-43; Mat 18:21-35.

“Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?” Boleh jadi sikap hamba pertama itu membuat kita marah dan jengkel. Dan kita solider dengan kawan-kawan hamba kedua yang melaporkan peristiwa itu kepada raja. Kita puas dengan hukuman yang diberikan kepadanya. Tapi perkataan sang raja masih terngiang di telinga: mengasihani seperti kita telah dikasihani. Zaman ini zaman yang keras, di mana yang lemah sering digilas. Kasihan sudah termasuk barang langka. Orang dituntut untuk tampil dengan kuat dan tegar. Kita lupa bahwa dari hari ke hari kita hidup dari belas kasihan Tuhan. Masihkah ada tempat untuk belas kasihan? Maukah kita menerima orang yang memerlukan belas kasihan?

disalin dari : Angela Merici Biblical Center

24 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/24/2008 09:30:00 PM | No comments

Senin, 25 Februari 2008

2 Raj 5:1-15a; Luk 4:24-30.

Tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Kalau kita bicara tentang ‘menerima orang lain’, kita langsung ingat orang-orang yang sulit wataknya, sangat bodoh sehingga membuat banyak kesalahan. Perlu sabar dan toleran. Tetapi kalau mau jujur, kita harus mengakui bahwa lebih mudah menerima kekurangan orang lain, ketimbang kelebihannya. Terlebih kalau yang punya kelebihan itu orang dekat, saudara atau rekan sekerja. Untuk menerima kekurangan orang, perlu kesabaran. Untuk menerima kelebihan orang, perlu kerendahan hati. Daripada gembira dan bangga bahwa bintang orang lain lebih besar dan bersinar dari bintangku, kita malah berusaha memadamkannya. Lupa bahwa dengan itu bintang kita pun ikut padam.


disalin dari : Angela Merici Biblical Center

23 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/23/2008 12:30:00 PM | No comments

Minggu, 24 Februari 2008

Minggu Prapaskah III.

Kel 17:3-7; Rm 5:1-2, 5-8; Yoh 4:5-42 (4:5-15.19b-26, 39a, 40-42).

Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Penginjil mencatat dialog panjang antara Yesus dan perempuan Samaria. Yesus mau berbincang-bincang dengan seorang perempuan asing, itu sungguh berlawanan dengan adat Yahudi. Percakapannya bukan percakapan sehari-hari, basa-basi yang dangkal, tapi menyangkut hal-hal yang amat dalam. Perempuan itu merasa bahwa Yesus mengenal dan menerima dirinya. Yesus tahu segala yang telah ia perbuat, namun mau menjadikan dia teman bicara. Dalam percakapan itu ia seolah ditelanjangi, tapi tidak dipermalukan. Ia disapa, dirubah dan menjadi manusia baru. Ia bukan lagi perempuan yang menghindar dari orang lain, melainkan tampil sebagai saksi sang Penyelamat.


disalin dari : Angela Merici Biblical Center

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/23/2008 10:52:00 AM | No comments

Hati yang berubah

seorang wanita yang meminta konseling dari Dr. George W. Crane, seorang psikolog, mengatakan bahwa ia membenci suaminya dan berniat menceraikannya.
"Aku ingin menyakitinya sekeras mungkin", katanya tegas.

"Baiklah", kata Dr. Crane. "Aku menasihati Anda untuk mulai membanjirinya dengan pujian. Ketika Anda mulai tak tergantikan baginya, ketika ia berpikir Anda mencintainya dengan penuh pengabdian, mulailah tindakan perceraian. Itulah cara untuk menyakitinya".

Beberapa bulan kemudian, istri itu kembali untuk melaporkan bahwa semuanya telah berjalan dengan baik. Ia telah melakukan nasihat yang dianjurkan.

"Bagus" kata Dr. Crane. "Sekarang tiba waktunya untuk mengajukan perceraian".

"Perceraian?" jerit perempuan itu terkejut. "Tidak. Aku sangat mencintai suamiku!"


dikirim oleh : yulinda widianti

22 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/22/2008 12:30:00 PM | No comments

Sabtu, 23 Februari 2008

Mi 7:14-15, 18-20; Luk 15:1-3,11-32.


Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, telah hilang dan didapat kembali. Dalam perumpamaan ini ada tiga tokoh utama: Bapa, anak sulung dan anak bungsu. Waktu merenungkannya, baiklah kita mengambil posisi. Di manakah tempat saya dalam cerita itu? Orang cenderung melihat diri sebagai anak bungsu yang hilang. Tapi bila direnungkan lebih dalam, mungkin kita lebih mirip si sulung. Kita kan termasuk orang baik-baik saja, dan mudah mencela kaum pendosa. Cerita ini mengajak kita bertobat, berpikir dan bersikap seperti Bapa yang maharahim dan pengampun.


21 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/21/2008 12:30:00 PM | No comments

Jumat, 22 Februari 2008

Pesta Takhta S. Petrus.

1 Ptr 5:1-4; Mat 16:13-19.

Apa katamu, siapakah Aku ini? Nampaknya seperti pertanyaan sederhana, tapi sangat mendasar. Jawaban atas pertanyaan itu menentukan dasar dan arah hidup kita. Siapakah Yesus bagiku? Seorang bijak, nabi, pahlawan, atau seorang terkenal dalam sejarah? Bagi Petrus, Yesus adalah “Mesias, Anak Allah yang hidup.” Maka ia mau sehidup semati bersama Kristus. Petrus telah mengalami digembalakan oleh-Nya, maka mampulah ia juga menjadi gembala Gereja. Sesama penatua dinasihatinya untuk menjadi gembala seperti Kristus, yang tidak mencari untung dan menjadi teladan bagi domba-dombanya. Jadi, siapakah Kristus bagiku? Bagaimana jawabanku itu menentukan arah hidupku?


disalin dari : Angela Merici Biblical Center
Posted by abbeltri Posted on 2/21/2008 10:59:00 AM | No comments

"Penantian"

"Kalau tidak mempunyai apa-apa, biarlah kosong.
Biarlah kekosongan itu tetap kosong,
sehingga Allah memenuhi kita,
sebab Allah tidak akan dapat mengisi kalau kita penuh." (~Ibu Teresa)

Seringkali mendengar kata-kata "belum".
Belum selesai, belum saatnya tiba, belum punya pacar,
belum punya anak, belum tergenapi, mungkin ada yang bilang belum kaya....dan sebagainya.

Demikianlah kehidupan di dunia ini, isinya adalah "belum".
Sehingga membuat sesorang menjadi tidak sabar, penasaran,
tidak dapat mengekang diri, tidak berpikir panjang, tergesa-gesadan sebagainya.

Ketika seseorang menanam benih dalam pot, maka yang dinanti adalah kapan tumbuhnya?
kok, belum tumbuh2? Ketika membuka usaha baru, kok belum selesai, kapan operasionalnya, kapan kembali modalnya? Orang tua nanya kapan mau nikah? dan sebagainya.

Ketika seseorang sabar menanti, ada-ada saja yang tidak sabar berusaha mempengaruhi kesabarannya. Penantian adalah tolak ukur untuk mengetahui campur tangan Tuhan yaitu "DamaiSejahtera"

Kesabaran bergandengan tangan dengan
Kesetiaan, ketaatan dan ketekunan
Dalam berpengharapan.

Agar iman itu tumbuh dan berkembang sesuai dengan
Rencana dan kehendak Allah.

kutipan puisi :
MEMBUKA HELAI-HELAI MAWAR

Hanyalah kuncup mawar mungil,
sekuntum bunga indah ciptaan Tuhan;
namun demikian, aku tak dapat membuka helai-helai bunganya,
dengan tangan-tanganku yang kikuk dan canggung.

Rahasia membuka helai-helai bunga,
aku tak mengetahuinya;
Tuhan membuatnya mekar menakjubkan,
sementara di tangan-tanganku, ia layu lalu mati.

Jika aku tak dapat membuka helai-helai kuncup mawar,
bunga indah ciptaan Tuhan,
bagaimana mungkin aku berpikir bahwa
aku memiliki kebijaksanaan,
untuk membuka lembar-lembar hidupku?

Jadi, aku mengandalkan bimbingan-Nya,
setiap saat, setiap hari;aku datang mohon tuntunan-Nya,
dalam setiap langkah melewati jalan ziarah.

Jalan yang terbentang di hadapanku,
hanya Bapa Surgawi yang tahu;
aku mengandalkan-Nya untuk membuka lembar-lembar waktuku,
seperti Ia membuka helai-helai mawar.
http://www.indocell.net/yesaya/pustaka/id405.htm

====================

Yohanes 2:4 "kata Yesus kepadanya:"Mau apakah engkau dari padaKu ibu? SaatKubelum tiba."Yohanes 14:29 dan sekarang juga Akumengatakannya kepadamu sebelum hal ituterjadi, supaya kamu percaya, apabilahal itu terjadi."

Markus 13:30 "Aku berkata kepadamu:Sesungguhnya angkatan ini tidak akanberlalu, sebelum semuanya itu terjadi.Langit dan bumi akan berlalu, tetapiperkataanKu tidak akan berlalu.

Ayub 23:10 "Karena Ia tahu jalanhidupku; seandainya Ia menguji aku,aku akan timbul seperti emas."

1 Petrus 1:7 "Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diujikemurniannya dengan api - sehinggakamu memperoleh puji-pujian dankemulian dan kehormatan pada hariYesus Kristus menyatakan diriNya."

1Korintus 3:7 "Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan."

Efesus 2: 8 “Sebab karena kasih karunia
kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian dari Allah.”

Roma 8 : 24 “Sebab kita diselamatkan dalam
Berpengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat,
Bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih
Mengharapkan apa yang dilihatnya?

Roma 8 : 25 Tetapi jika kita mengharapkan apa
Yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

Lukas 17: 5 Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan;
”Tambahkanlah iman kami!”

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/21/2008 09:12:00 AM | No comments

Tujuh Keajaiban Dunia

Sekelompok pelajar kelas geografi belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, pelajar tersebut di minta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :

1. Piramida Besar di Mesir,
2. Taj Mahal,
3. Grand Canyon,
4. Panama Canal,
5. Empire State Building,
6. St. Peter's Basilica,
7. Tembok China.

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya?.

Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya.

"Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu kamu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah :

1.Bisa bersyukur,
2.Bisa merasakan,
3.Bisa tertawa,
4. Bisa mendengar..... (Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan...),
5.Bisa berbagi,
6.Bisa mencintai ,
7.Dan bisa dicintai"


Ruang kelas tersebut sunyi seketika..
alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban" sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan lakukan untuk kita, menyebutnya sebagai "biasa".

Semoga kita hari ini diingatkan tentang segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan kita. Bersyukurlah untuk apa yg telah kita dapatkan sampai saat ini, karena itu sesungguhnya semua merupakan suatu keajaiban.

disalin dari milis : bijaksana

20 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/20/2008 02:52:00 PM | No comments

Sabda Tuhan dalam Hidup

Rabu, 20 Februari 2008
Yer 18:18-20; Mat 20:17-28,

Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Kita mau meneladan Sang Putra supaya menjadi anak-anak Bapa yang terkasih. Mujur hari ini kita diberi petunjuk untuk maju selangkah lagi. Yesus yang pantas mendapat segala kemuliaan dan hormat, hidup di tengah kita sebagai orang kecil yang tidak mempunyai apa-apa. Dia, anak Daud, Raja yang kekal, tidak minta dirinya dilayani. Dialah yang melayani orang yang sakit, kesepian, hilang dan tersisih, miskin pengetahuan, miskin cinta. Untuk itu Ia berkeliling dari desa ke desa sambil berjalan kaki. Dia, Tuhan dan Guru kita, berjongkok untuk membasuh kaki para rasul. Betapa kita tak tahu diri bila sebagai murid-murid-Nya kita berlomba untuk mendapat nama, kedudukan atau pangkat di dalam Gereja atau tempat kerja atau masyarakat.

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/20/2008 02:10:00 PM | No comments

"Ekstase/penyatuan"

Ekstase/penyatuan jiwa dalam doa
kontemplatif.

Orang yang menaruh cinta dan bijaksana
tidak terlalu mementingkan apa yang
diberikan kepadanya, tetapi yang ia
harapkan adalah cinta kasih
orang/Allah yang memberi.

Dia lebih memperhatikan perasaan cinta
kasih dari pada nilai pemberian, dan
segala pemberian dinilainya dibawah
kekasihnya (Allah).

Orang yang murni cintakasihnya tidak
menemukan ketentraman di dalam apa
yang diberikan kepadanya, tetapi ada
di dalam sang kekasihnya yang melebihi
segala pemberian.

==============

Sirakh 26 :1 "Berbahagialah suami dari
isteri yang baik, dan panjang umurnya
akan berlipat ganda."

Sirakh 26 : 2 "Isteri berbudi
menggembirakan suaminya, yang dengan
tenteram akan mengenapi umurnya."

Sirakh 26 :3 " Isteri yang baik adalah
bagian yang baik, yang dianugerahkan
kepada orang yang takut akan Tuhan."

Sirakh 26 :4 " Entah kaya, entah
miskin giranglah hatinya, dan selalu
rianglah roman mukannya."

Titus 2:2 "Laki-laki yang tua
hendaklah hidup sederhana, terhormat,
bijaksana, sehat dalam iman, dalam
kasih dan dalam ketekunan."

Titus 2:3 "Demikian juga perempuan-
perempuan yang tua, hendaklah mereka
hidup sebagai orang-orang beribadah,
jangan menfitnah, jangan menjadi hamba
anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-
hal yang baik."

Titus 2: 4 "dan dengan demikian
mendidik perempuan-perempuan muda
mengasihi suami dan anak-anaknya,"

Titus 2:5 "hidup bijaksana dan suci,
rajin mengatur rumah tangganya, agar
Firman Allah jangan dihujat orang."

1 Petrus 3: 7 " Demikian juga kamu,
hai suami-suami, hiduplah bijaksana
dengan isterimu, sebagai kaum yang
lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai
teman pewaris dari kasih karunia,
yaitu kehidupan, supaya doamu jangan
terhalang."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on 2/20/2008 09:46:00 AM | No comments

"Memikul Salib"

Setiap pilihan pasti ada resiko yang harus ditanggung.
Tak ada suatu pilihan yang tidak ada resiko yang ditanggung,
entah besar ataupun kecil.

Pilihan dibutuhkan kesanggupan untuk menanggung beban. Tanpa kesanggupan untuk menanggung beban, tidak ada gunanya untuk memilih.

Walaupun ada kesempatan untuk memilih, itupun sia-sia, karena tidak ada kesanggupan untuk menanggung beban.

Menanggung beban dibutuhkan cinta, maka beban seberat apapun menjadi ringan, karena adanya cinta.

Karena tanpa cinta seperti kapal terombang-ambing ditengah gelombang samudera dan tak tahu arah dan tujuannya, akan kemanakah untuk berlabuh.
Inipun sia-sia, berlelah-lelah untuk menentukan pilihan, karena tidak mau menanggung beban.

======================

Yohanes 8:14 Jawab Yesus kepada mereka, kataNya;"Biarpun Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, namun kesaksianKu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan kemana Akupergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan kemana Aku pergi."

1 korintus 13:3 "Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku."

Matius 16: 24 Lalu Yesus berkata kepada murid-muridNya;"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku."

Matius 11: 30 “Sebab kuk yang Kupasang itu
enak dan bebanKupun ringan.”

Wahyu 2;4 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula."

Matius 5: 37 "Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan; tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat."

Salam Dami dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/20/2008 12:00:00 AM | No comments

Kamis, 21 Februari 2008

Yer 17:5-10; Luk 16:19-31.

Aku minta kepadamu, bapa, supaya menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku... Itulah permintaan si kaya dari tempat siksaan kepada bapa Abraham. Paling sedikit masih ada rasa sosial. “Tolong ingatkan saudara-saudaraku supaya mereka jangan sengsara seperti aku. Mereka masih hidup di dunia, masih punya waktu dan kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri.” Jelas pesan si kaya dalam perumpamaan itu ditujukan kepada kita sekarang. Kita diingatkan bahwa hidup ini fana. Apa gunanya hidup dalam kemewahan sedangkan orang di sekitar kita hidup melarat. Kita masih bisa berbuat sesuatu untuk mereka. Sikap tak peduli orang miskin adalah kejahatan besar di mata Tuhan, Bapa penyayang semua orang.



disalin dari :
Angela Merici Biblical Center

19 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/19/2008 08:16:00 PM | No comments

KABAR BAIK

Hei...!
Ada banyak cara orang mengatasi kesedihan karena gagalan. Salah
satunya adalah dengan melihat sisi positif dari kegagalan itu, seperti
pengalaman anak berikut ini....,
=============================

"Tahun ini ada kabar baik, Ayah!" ujar seorang anak yang baru saja
menerima hasil pengumuman kelulusan SMP kepada ayahnya.

"Kabar baik apa?" tanya ayahnya.

"Pokoknya Ayah tidak perlu pusing memikirkan biaya saya untuk masuk
SMU." jawab sang anak

"Apa kau lulus dengan nilai yang bagus dan mendapat beasiswa?" tanya
ayahnya dengan wajah yang berbinar-binar.

"Bukan Ayah! Saya ... tidak lulus!!" jawab anaknya dengan santai.

Ayah: Gedubrakkk!!! #*&%#*(at)%!

----------------------------------------------------------------------
"Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan
yang terpenuhi adalah pohon kehidupan." (Amsal 13:12)
----------------------------------------------------------------------
Sumber: Ekstra Tawa Reformasi (oleh: John Tanjung), p. 31

disadur dari : www.sabda.org (198)


This is the rest of the post

Posted by abbeltri Posted on 2/19/2008 09:33:00 AM | No comments

"Salib tanda Agung"

Kalau Allah tak menjawab doa kita karena beberapa doa kita penuh kepura-puraan.

Doa yang penuh kepura-puraan tentu tidak sewajarnya memperoleh jawabannya.
Namanya juga doa berpura-pura.

Demikian juga cinta yang penuh kepura-puraan, tentu pada akhirnya sakit hati, karena beberapa cinta kita penuh dengan keegoisan.

Berdoa dan mengasihi - itulah kebahagiaan manusia di dunia. Doa tidak lain adalah persekutuan dengan Tuhan

Doa dan cinta merupakan harta yang terindah dalam setiap insan manusia.

Coba bayangkan, jika kita tidak dapat hidup dalam cinta, sungguh merana dan tersiksanya hidup ini dan dapat dikatakan sebagai makhluk termalang dari segala makhluk ciptaan.

Jika hati kita suci dan bersatu dengan Tuhan, kita merasakan dalam diri kita suatu sukacita, suatu kemanisan yang memabukkan, suatu terang yang mempesona kita.

Dalam keintiman persekutuan ini, Tuhan dan jiwa bagaikan dua buah lilin yang dilebur bersama; mereka tidak dapat dipisahkan.

Persatuan antara Tuhan dengan makhluk-Nya yang lemah ini adalah hal yang terindah.

Suatu kebahagiaan yang tidak dapat kita pahami. Kita tidak layak berdoa, tetapi Tuhan, dalam kebaikan-Nya, telah mengijinkan kita untuk berbicara kepada-Nya. Doa kita adalah dupa yang diterima-Nya dengan sukacita yang luar biasa.

Doa adalah mencicipi Surga, firdaus yang berlimpah. Doa tidak pernah menelantarkan kita tanpa kemanisan.

Doa bagaikan madu yang menetes ke dalam jiwa dan menjadikan manis seluruhnya. Persoalan-persoalan mencair oleh karena doa yang sungguh-sungguh seperti salju mencair karena matahari.

Doa membuat waktu berlalu begitu cepat serta menyenangkan hingga kalian tidak menyadari bagaimana waktu telah berlalu.

Kita melakukan doa dan mengasihi sesama, seperti memikul salib.

Jika kita berdoa mengungkapkan relasi cinta vertikal dengan Allah, mengasihi sesama mengungkapkan cinta horisontal dengan alam semesta.

+ + + + + + + + + + + +

Yesaya 1: 15 "Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan mukaKu, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah."

Markus 11:25 "Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang disorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."

Matius 5:23-24 "Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu."

Sirakh 28 : 2 "Ampunilah kesalahan kepada sesama orang, niscaya dosa-dosamupun akan dihapus juga, jika engkau berdoa."

1 petrus 5: 16 "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh."

Kolose 3: 25 "Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

18 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/18/2008 11:40:00 AM | No comments

"Kerinduan"

Setiap manusia punya kerinduan. Rindu pada orang tua, suami/istri, anak, saudara, teman, sahabat/kekasih.Bahkan kerinduan untuk memiliki harta kekayaan, kekuasaan, martabat yang dihargai dan sebagainya.Tetapi kerinduan tersebut akan bisa berubah menjadi sebuah ambisi dan ambisi itu cenderung membuat seseorang menjadi "galak". Dan akan memicu pertengkaran.

Misalnya: Seorang suami/istri rindu memiliki anak laki-laki, maka perlakuan pada anak-anak yang perempuan cenderung lebih keras dan tidak bijaksana/bahkan mungkin tidak perhatian akan apa yang dibutuhkan anak-anaknya.

Seorang pemuda rindu berjumpa dengan kekasihnya, tetapi kekasihnya tak kunjung datang juga. Maka akan timbul praduga-praduga dalam pikiran yang bermacam-macam, tidak pedulilah, tidak perhatianlah dan sebagainya.

Mengenai pekerjaan yang sering mengalami hambatan, ataupun tugas-tugas sekolah dan sebagainya.Kerinduan dapat membuat seseorang menjadi buta terhadap sekelilingnya,walaupun sudah ada di depan matanya.Kerinduan dapat membuat sesorang menjadi tergesa-gesa dalam mengambil keputusan/sikap.

Kerinduan dapat membuat seseorang mengambil jalan pintas.Kerinduan dapat membuat seseorang kehilangan akal sehatnya.Karena tidak mau ambil resiko, tidak mau berkorban, tidak mau bersusah-susah apalagi harus menderita.

Kerinduan ini masih jauh dari kasih yang sempurna.Tak ada suatu pekerjaanpun dapat dilakukan dengan baik, jika tidak ada kasih didalamnya. Karena dilakukan dengan setengah hati/tipu daya.

=============

Matius 5:37 "Jika ya, hendaklah kamu katakan;ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak, Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat/iblis."

Wahyu 3:15 "Aku tahu segala pekerjaanmu; engkau tidak dingin dan tidak panas. alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!

Wahyu 3:16 " Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu.

Yakobus 4:2 " Kamu menginginkan sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh;kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Yakobus 4;3 Atau kamu berdoa juga,tetapi kamu tidak meneima apa-apa,karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu damai"
God Blessing U

17 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/17/2008 02:09:00 PM | No comments

Hidup itu Singkat

Andai kita harus mati dua kali, kita
dapat membuang satu kematian.

Tetapi, manusia mati satu kali saja,
dan dari kematiannya bergantung
kehidupan abadinya.

Allah yang baik telah menciptakan kita
dan mengirimkan kita ke dalam dunia
sebab Ia mengasihi kita; Ia
menghendaki agar kita selamat sebab Ia
mengasihi kita…. Agar dapat selamat,
kita harus mengenal, mengasihi dan
melayani Tuhan.

Kebahagiaan manusia di dunia adalah
menjadi seorang yang sangat baik;
mereka yang sangat baik mengasihi
Allah yang baik, mereka memuliakan-
Nya, dan melakukan segala pekerjaan
mereka dengan penuh sukacita dan
kasih, sebab mereka tahu bahwa kita
berada di dunia ini tak lain adalah
untuk melayani serta mengasihi Allah
yang baik.

Jika kita sungguh ingin selamat, kita
harus membuat keputusan, sekali untuk
selamanya, bekerja dengan giat demi
keselamatan kita; jiwa kita bagaikan
suatu taman di mana ilalang senantiasa
siap menghimpit tanam-tanaman dan
bunga-bunga yang indah yang ditanam di
dalamnya.

Seorang tukang kebun tidak pernah
membiarkan ilalang berakar, sebab ia
tahu bahwa di kemudian hari ia tak
akan pernah dapat memusnahkannya.
Begitu pula kita, janganlah kita
membiarkan kejahatan-kejahatan kita
berakar, atau kita tak akan pernah
dapat menguasainya lagi.

==============

Kel 32:32-33 " Tetapi sekarang,
kiranya Engkau mengampuni dosa mereka
itu - dan jika tidak, hapuskanlah
kiranya namaku dari dalam kitab yang
telah Kautulis." Tetapi TUHAN
berfirman kepada Musa;" Siapa yang
berdosa kepadaKu, nama orang itulah
yang akan kuhapuskan dari dalam
kitabKu."

Mazmur 69 : 29 "Biarlah mereka
dihapuskan dari kitab kehidupan,
janganlah mereka tercatat bersama-sama
dengan orang-orang yang benar!"

Wahyu 3: 5 "Barng siapa menang, ia
akan dikenakan pakaian putih yang
demikian; aku tidak akan menghapus
namanya dari kitab kehidupan,
melainkan aku akan mengaku namanya
dihadapan BapaKu dan dihadapan para
malaikatNya."

Wahyu 20 : 15 Dan setiap orang yang
tidak ditemukan namanya tertulis di
dalam kitab kehidupan itu, ia
dilemparkan kedalam lautan api itu."

Lukas 10 ; 20 "Namun demikian
janganlah bersukacita karena roh-roh
itu takluk kepadamu, tetapi bersuka
citalah, karena namamu ada terdaftar
di sorga."

Wahyu 22: 14 "Berbahagialah mereka
yang membasuh jubahnya. Mereka akan
memperoleh hak atas pohon-pohon
kehidupan dan masuk melalui pintu-
pintu gerbang ke dalam kota itu."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on 2/17/2008 11:39:00 AM | 1 comment

"Kesabaran"

Membangun/merintis dan merawat/memelihara suatu hal yang sama-sama beratnya.

Dua kondisi yang berbeda, tetapi satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Ketika mencari nafkah/pekerjaan/pendamping hidup, mereka pergi kesana-kemari, hingga ada yang sampai meninggalkan kampung halaman, bahkan sampai lintas batas yaitu internet.

Untuk sekolah, mencari pekerjaan, juga pendamping hidup.

Lalu mulai timbul bisikkan pada pikiran dan hati, dan macam-macam, kok biayanya mahal, kok gajinya sedikit, kok tuwir, kok bigini - kok begitu...dan sebagainya.

Belum bisikkan dari yang lain, orang tua, suami- istri, saudara, teman, tetangga, mertua, anak-anak....apa kata dunia?....Bukan apa kata Allah...hehehehe.

Hendaklah lebih tenang dan berusahalah agar dapat menerima sesuatu dengan hati yang lebih sabar.

Semuanya belum berarti tak dapat ditolong lagi, jika memang hal itu yang seharusnya terjadi dan dijalani.
Biarlah, tak perlu dipikirkan lagi.

Itu bukanlah yang pertama-tama/hanya seorang saja yang mengalami, bukan pula hal yang baru, dan juga bukan hal yang tidak akan terjadi lagi/dialami pada orang lain kelak.

Bila tidak dapat menerimanya dengan gembira, hendaklah setidak-tidaknya terima dengan sabar.

Apabila mendengar sesuatu yang kurang enak bagi telinga dan perasaan marah bangkit, kendalikan diri, dan janganlah hendaknya ada kata-kata yang keluar dari mulut tanpa dipikir terlebih dahulu, supaya yang kecil hati jangan tersinggung karena ucapan dan menjadi marah.

Supaya rahmat Allah berkarya dalam diri dan meneguhkan langkah-langkah yang harus ditempuh.

==============

Lukas 2: 34-35 Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu anak itu " Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan - dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri - , supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."

Lukas 2:50-51 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakanNya kepada mereka. Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazareth; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibuNya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya."

Mazmur 86:11 "Tunjukkanlah kepadaku jalanMu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaranMu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan namaMu."

Filipi 3:15 ...Dan jikalaulain pikiranmu tentang suatu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.

1 Korintus 10 : 13 "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat MENANGGUNGnya."

1 korintus 2:14-15 "Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain."

1 Korintus 11:16 "Tetapi jika ada yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memeberimu Damai"
God Blessing U

16 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/16/2008 11:22:00 PM | No comments

"Kemarahan"

Lihatlah, seorang yang menempatkan dirinya sendiri dalam kemarahan adalah bagaikan sebuah boneka; ia tidak tahu baik apa yang ia katakan ataupun apa yang ia lakukan; iblis menguasainya sepenuhnya.

Emosi ini, berasal dari iblis: menunjukkan bahwa kita ada dalam cengkeramannya. iblis adalah tuan atas hati kita;bahwa ia mengendalikan segala tali-talinya, dan membuat kita menari-nari seturut kehendak hatinya.

Betapa malangnya kita, menjadi bulan-bulanan roh-roh jahat? Mereka memperlakukan kita seturut kehendak mereka; mereka membisikkan kepada kita kata-kata keji, fitnah, dengki, dendam, hujat, sumpah-serapah, makian: mereka bahkan bertindak begitu jauh hingga mendorong kita membunuh sesama.

Apabila kita tidak menghabisi nyawa sesama, kita melampiaskan amarah kepadanya, kita mengutukinya, kita menyerahkannya pada iblis, kita mengharapkan kematiannya; kita menghendaki itu semua demi memuaskan diri sendiri.

"Seorang pemabuk dari desa itu dengan berjalan sempoyongan menemui pastor paroki. Dengan membawa surat kabar. Ia memberi salam hormat.
Pastor itu merasa terganggu dan mengabaikan salam itu karena orang itu sedang agak mabuk.

Namun ternyata Ia datang dengan maksud tertentu."Maaf, pastor,"katanya."Tahukah pastor apa menyebabkan arthritis?" Pastor juga mengabaikan pertanyaan itu.

Tetapi orang itu mengulangi lagi pertanyaannya, pastor itu dengan agak marah berpaling kepadanya danberteriak,"Minuman keras menyebabkan arthritis! Berjudi menyebabk an arthritis! Pergi ke pelacuran menyebabkan arthritis..."Dan baru kemudian, sudah terlambat, ia bertanya," Mengapa engkau tanyakan itu?"

"Karena dalam surat kabar ini dikatakan:bahwa Paus menderita sakit arthritis!"
(kutipan cerita dari “Doa Sang katak” ~Anthony De Mello, SJ)

===================

Keb.Salomo 2:23-24 "Sebab Allah telah menciptakan manusia untuk kebakaan,dan dijadikanNya gambar hakekatNya sendiri, Tetapi karena dengki setan maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu."

Kej 3:13 "Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu;"Apakah yang telah kauperbuat ini? "Jawab perempuan itu;" Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."

2 Korintus 11:14 "Hal itu tidak usah mengherankan. sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang."

Yohanes 8:44 "Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab didalam dia tidak ada kebenaran.Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta."

Yakobus 3:14-15 "Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!Itubukanlah hikmat yang datang dari atas,tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan."

Mazmur 37 : 8 “ Berhentilah marah dantinggalkanlah panas hati, jangan marah,itu hanya membawa kepada kejahatan.”

1Yohanes 5:19 "Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat."

Yakobus 4:8 "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu."

Yudas 1:9 "Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata;"Kiranya Tuhan menghardik engkau!"

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

15 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/15/2008 02:05:00 PM | No comments

"Api Cinta"

Ketika cinta sudah merasuki dalam batin.
Maka cinta itu akan mempengaruhi jiwa,
Untuk melakukan segala hal ataupun cara.

Tetapi Cinta yang sempurna dan benar,
Dalam segala hal ia lebih dahulu akan memikirkan
apa yang akan diperbuat atau katakan.
Bahkan dengan orang tua,
suami/istri/anak-anak/teman/sahabat,
Bahkan calon pendamping/pacar,
khususnya yang ia kenal dan di dekatnya.

Ia tidak akan mencari dirinya sendiri.
Harapannya tidak lain,
kecuali agar Tuhan di mana-mana
dan dalam segala hal dimuliakan
bersama-sama dengan orang
disekitarnya/ia sayangi.

Tetapi apa daya, tangan tak sampai…………..
Ia akan rela dipisahkan, ditinggalkan,
Dikucilkan, dikhianati, dihinakan,
diabaikan, diduakan.
Dan hanya tinggal diam dan
membisu/menangis.

Berbahagialah orang yang disekitarnya
memuliakan nama Tuhan dalam segala hal.
Dalam kehidupan rumah tangga,
Dalam relasi suami–istri, dengan anak-
anak,sahabat, alam sekitarnya dan sebagainya.

======================

Matius 3: 10 “ Kapak sudah tersedia
pada akar pohon dan setiap pohon yang
tidak menghasilkan buah yang baik,
pasti ditebang dan dibuang ke dalam
api.”

Kolose 3: 2 “Pikiranlah perkara yang
diatas, bukan yang dibumi.”

Matius 16: 23 “ Maka Yesus berpaling
dan berkata kepada Petrus;”Enyahlah
Iblis, Engkau suatu batu sandungan
bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan
apa yang dipikirkan Allah, melainkan
apa yang dipikirkan manusia.”

Matius 10: 35- 37 “ Sebab Aku datang
untuk memisahkan orang dari ayahnya,
anak perempuan dari ibunya, menantu
perempuan dari ibu mertuanya, dan
musuh orang ialah orang-orang seisi
rumahnya.” Barangsiapa mengasihi bapa
atau ibunya lebih dari padaKu, ia
tidak layak bagiKu; dan barangsiapa
mengasihi anaknya laki-laki atau
perempuan lebih dari padaKu, ia tidak
layak bagiKu.”

Yohanes 10: 16 “Ada lagi padaKu domba-
domba lain, yang bukan dari kandang
ini; domba-domba itu harus Kutuntun
juga dan mereka akan mendengarkan
suaraKu dan mereka akan menjadi satu
kawanan dengan satu gembala.”

1 Korintus 7: 16 “Sebab bagaimanakah
engkau mengetahui, hai isteri, apakah
engkau tidak akan menyelamatkan
suamimu? Atau bagaimanakah engkau
mengetahui, hai suami, apakah engkau
tidak akan menyelamtakan isterimu?”

Kis. Para rasul 16 :30-31 “Ia
mengantar mereka keluar sambil
berkata; “Tuan-tuan, apakah yang harus
aku perbuat , supaya aku selamat?
Jawab mereka;”Percayalah kepada Tuhan
Yesus Kristus dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu.”

Matius 3: 8 “ Jadi hasilkanlah buah
yang sesuai dengan pertobatan.”

Galatia 5: 27 “ Tetapi buah Roh ialah:
kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran, kemurahan, kebaikan,
kesetiaan, kelemah-lembutan,
penguasaan diri. Tidak ada hukum yang
menentang hal-hal itu.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on 2/15/2008 08:13:00 AM | 1 comment

"Kesederhanaan"

Kesederhanaan tidak sama dengan kemiskinan. Kesederhanaan berarti bahwa kita bisa hidup dengan keterbatasan sumber penghasilan/keberadaan sehingga bersandar pada kasih Allah dan menghargai keajaiban ciptaan.

Rahmat kesederhanaan ditemukan pada laki-laki atau perempuan yang dapat berterima kasih karena keindahan kerendahan hati.

Jika kita mengambil waktu untuk memperhatikan keajaiban dunia, kita tidak saja tertolong, tetapi hati kitapun terangkat kepada Allah dalam perasaan terima kasih.

Begitupula sama halnya dengan mencintai. Mencintai itu hal yang sederhana dan semua orang bisa melakukannya. Pertanyaannya hanyalah mau atau tidak?

Tetapi tidak mudah, karena diperlukan adanya kesabaran. Jika kesabaran ini terkikis , timbullah kemarahan.

Kemarahan adalah suatu emosi jiwa yang membuat kita dengan garang menolak apapun yang menyakiti atau tidak menyenangkan (menyebalkan) kita.

Yang pada akhirnya, kita terikat kepada roh kesombongan, yang murka apabila ia beranggapan bahwa dirinya direndahkan; kepada roh ketamakan, yang berang apabila ia menderita kerugian apapun; kepada roh kenikmatan, yang mendongkol apabila kesenangannya diganggu...dan sebagainya.

Maka mencintai adalah hal yang sederhana, tetapi tidak mudah dilakukan. Karena mencintai juga merupakan jalan menuju kesucian.

Dapatkah minyak dan air bersatu?

====================

Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Amsal 2:20 "Sebab itu tempuhlah jalan orang baik dan peliharalah jalan-jalan orang benar.

Amsal 14:29 Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.

Amsal 14:30 "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang."

Amsal 29:11" Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya."

Yohanes 6:60 "Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

Yohanes 6:61 "Yesus yang di dalam hatiNya tahu, bahwa murid-muridNya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka:"Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?"

2Korintus 6:14-15 "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? atau bagaimana terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang dapat antara Kristus dan Belial(dosa)?Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?"

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

14 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/14/2008 03:17:00 PM | 2 comments

Makna Hari Kasih Sayang

Asal Usul Hari Kasih Sayang

Untuk merayakan hari Valentine umumnya ditandai dengan saling mengirim notisi-notisi cinta yang ditulis dalam sebuah kartu berbentuk hati dan gambar Cupido bersayap. Mereka juga memberi hadiah berupa permen cokelat dan bunga mawar. biasanya hadiah ini diberikan oleh laki-laki kepada kekasih wanitanya. Ucapan yang lazim untuk merayakan hari valentine adalah : ”Happy Valentine’s.” Ucapan ini biasanya diberikan oleh laki-laki kepada wanita atau sebaliknya, dan tidak pada orang yang sejenis, kecuali kalau mereka homoseksual. Seringkali dianggap bahwa mereka yang berkencan pada pada hari valentine sedang terlibat dalam sebuah hubungan yang serius.

Secara historis, pada awalnya, perayaan valentine merupakan bentuk sebuah misa Katolik Roma untuk menghormati terhadap seorang martir atau santo (orang suci) bernama Valentinus. Misa valentine ditetapkan pertama kali oleh Paus Gelasius I tahun 496 M. yang pada akhirnya menjadi hari raya seperti Natal yang diperingati setiap tahun.
sesungguhnya, misa ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan romantisme.

Valentinus adalah seorang uskup yang hidup pada abad ke3, pada masa pemerintahan Kaisar Claudius II. Uskup Valentinus wafat sebagai martir, dan dipercayai dimakamkan di sepanjang Via Flaminia, di luar kota Roma. Namun sosok Santo Valentinus sendiri tidak jelas, Valentinus yang mana yang diperingati, sebab ada tiga Valentinus yang disebut dalam Catholic Encyclopedia 1908, yaitu:

1. Seorang Pastur di Roma.
2. Uskup Interamna.
3. Seorang martir di Afrika.

Bahkan Paus Gelasius I mengatakan, sesungguhnya sosok Valentinus sendiri sangat gelap. Penetapan tanggal 14 Februari sebagai hari raya pun tidak berdasarkan fakta sejarah yang jelas, tetapi hanya untuk menyamai perayaan tahunan Lupercalia. Perayaan Lupercalia adalah perayaan agama Romawi Kuno untuk menghormati kepada Dewa Kesuburan atau Lupercalus yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 15 Februari.

Sebagai bagian dari ritual Lupercalia, para pendeta mempersembahkan korban domba kepada dewa. Setelah minum anggur, para pendeta berlari keliling kota sembari membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa saja yang dijumpai. Umumnya para gadis mengajukan dirinya secara sukarela untuk disentuh, karena menurut keyakinan mereka, mereka akan memperoleh kesuburan dan akan melahirkan dengan mudah.

Hubungan antara misa valentine dengan cinta romantis bermula pada abad ke 14 ketika sastrawan Inggris bernama Goffrey Chawcer menulis syair yang berjudul “Parlement of foules”. Dalam tulisan itu, Goffrey meyakini, bahwa tanggal 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Syair itu berbunyi:

For this was on Saint Valentine’s day
(Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus)

When every bird comyth there to choose his mate
(Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya)

Pada tahun 1836 didakan penggalian di sebuah makam di Via tubercallus yang diduga sebagai makam Santo Valentinus. Kerangka yang diduga sebagai tulang-belulang Santo Valentinus kemudian di masukkan dalam peti mati dari emas. Oleh Paus Gregorius XVI peti mati tersebut kemudian dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin, Irlandia. Tempat tersebut kemudian menjadi tempat berziarah. Setiap tahun pada hari Valentine, peti mati diarak dalam sebuah prosesi khusuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Kemudian diadakan misa khusus bagi muda-mudi yang sedang menjalin cinta.

Misa Valentine berlangsung terus hingga akhirnya ditiadakan secara gerejawi pada tahun 1969 sebagai upaya yang lebih luas meniadakan santo dan santa yang asal-usulnya dipertanyakan dan hanya berbasis pada legenda saja. Namun masih ada paroki-paroki tertentu yang menyelenggarakan misa ini hingga sekarang.

Sekalipun tradisi Valentine secara ritual sudah ditiadakan, namun tradisi kasih-sayang terus berlanjut hingga sekarang, bahkan tradisi valentine terus berkembang di Amerika, Jepang, Cina dan di seluruh dunia.

Ungkapan Makna Kasih Sayang

Hari Valentine (Valentine`s Day), yang dirayakan pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya. Dalam pengertian ini banyak para anak muda gadis menyalah artikan hari kasih sayang ini dengan memberikan segala-galanya kepada para pasangannya sebagai tanda kasih sayang. Sehingga orang tua dan para guru-guru juga kewalahan memberikan pengertian kepada anak-anak mereka tentang hari kasih sayang. Tokoh-tojoh agama juga sering mengingatkan, arti kasih sayang yang sebenarnya.

Saat ini makna "kasih" telah menjadi begitu sulit untuk dipahami karena pemahaman kita terhadap kata itu terbatas pada kata-kata "kasih" atau "cinta", yang sebenarnya mempunyai cakupan makna yang sangat luas. Contohnya, bila saya berkata, "Saya mengasihi istri saya", "saya mengasihi anak saya"," saya mengasihi Yesus", dari kata ini pasti mempunyai pandangan makna yang lain rasanya bila kita mengatakan Saya mencintai istri saya, saya mencintai anak
saya, saya mencintai Yesus.

Pada masa Perjanjian Baru, ada empat kata dalam bahasa Yunani yang dipakai untuk menerangkan tentang "kasih" atau "cinta" ini.

  1. Eros - Kata ini tidak benar-benar ditemukan dalam Perjanjian Baru, tetapi merupakan acuan dari banyak penggambaran tentang kasih. Eros berarti gairah secara seksual (birahi), baik kenikmatan maupun pemuasannya. Eros merupakan acuan dari banyak penggambaran tentang kasih. Kata Bahasa Yunani ini mungkin tidak ditemukan dalam Perjanjian Baru karena asal kata ini adalah dari dewa mitologi Yunani, Eros, yang adalah dewa cinta. Kata ini tersirat dalam ayat dan adalah satu-satunya makna kasih yang terbatas pada hubungan lelaki dan perempuan dalam suatu ikatan pernikahan. (Ibrani 13:4, Kidung Agung 1:13; 4:5-6; 7:7-9; 8:10; 1 Korintus 7:25; Efesus 5:31).
  2. Storge - Storge adalah ikatan alami antara ibu dan anak, ayah, anak-anak, dan kerabat. William Barclay menyebutkan, "kita tidak bisa tidak mengasihi anak-anak dan kerabat kita; darah lebih kental daripada air" (N.T. Words, 1974).
  3. Phileo/Filio - yaitu kasih persahabatan, kita berteman dengan orang itu karena kita senang. Kasih phileo ini adalah kasih yang terpancar dalam perhatian. Memang indah untuk bersama-sama dengan seseorang, sesuatu kehangatan yang datang dan pergi yang lahir dari kebersamaan. Allah tidak pernah memerintahkan kasih phileo karena kasih jenis ini semata-mata berdasarkan atas perasaan. Allah sendiri tidak mengasihi dunia secara phileo tetapi bekerja dalam kita dengan kasih agape. Saya tidak bisa memberikan kehangatan kepada seorang musuh tetapi saya bisa memberikan kasih agape kepada mereka.
  4. Agape - Kasih agape adalah kasihnya Allah. Kasih agape bekerja untuk memberikan kebaikan bagi orang lain tanpa memperdulikan apa yang dirasakannya sendiri. Kasih agape tidak bisa diterjemahkan sebagai suatu perasaan atau perhatian. Yesus menunjukkan kasih ini kita ia memikul salib dan mati bagi Anda dan saya tanpa memperdulikan apa yang Ia sendiri rasakan saat itu. Dalam kitab Injil Yesus berdoa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39; Markus 14:36; Lukas 22:41-43; Yohanes 18:11). Yesus berusaha bagi kebaikan Anda dan saya, tanpa memperdulikan perasaan-perasaan-Nya sendiri. Matius 7:12 menyebutkan, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Kita bisa mengasihi musuh-musuh kita dengan kasih agape, tanpa memperdulikan perasaan kita terhadap mereka. Jika mereka lapar, kita bisa memberi mereka makan; jika mereka haus, kita bisa memberi mereka minum (Roma 12:20-21). Kita bisa memilih untuk berusaha bagi kebaikan orang lain tanpa memperdulikan perasaan kita sendiri.

Yesus adalah ungkapan kasih yang terbesar yang pernah datang ke dunia, namun tidak pernah tercatat bahwa Yesus pernah mengakatan, "Aku mengasihi kamu!" Mengapa? Karena 95 persen dari kasih secara keseluruhan bukanlah kata-kata. Yesus tidak mengasihi dengan kata-kata saja tetapi dengan perbuatan dan kebenaran (1 Yohanes 3:18). Bila perbuatan Anda bertentangan dengan kata-kata Anda, apakah yang bisa orang percayai, kata-kata atau perbuatan Anda? Perbuatan Anda, tentunya. Sebuah kamus berjudul Vine Expository dalam halaman 21 menyebutkan, "Kasih hanya bisa dikenal dari perbuatan yang dihasilkannya."

Berikut ini adalah gambaran tentang kasih agape, yang juga disebut sebagai kemurahan hati (1 Korintus 13). Gambaran ini meringkas penyelidikan tentang kata-kata tentang kasih dalam Bahasa Yunani dan Inggris berserta maknanya dalam 1 Korintus 13:4-8 :

  • KASIH ITU SABAR. Dalam Kasih Allah ada tenggang rasa dan kemampuan untuk tahan uji terhadap situasi yang kurang menguntungkan dan terhadap sikap orang-orang yang kurang mengenakkan. Kasih Allah itu panjang sabar.
  • KASIH ITU MURAH HATI. Secara alami kasih Allah itu ramah, murah hati, hangat, dan baik. Kasih Allah murah hati dan rela menolong, simpatik dan memahami orang lain. Kasih Allah itu penuh perhatian, lemah lembut, tenggang rasa, adil, dan bijaksana, dan hanya ingin mengusahakan kebaikan bagi orang lain. Kasih Allah itu pemurah, menerima sesama, dan kebaikannya terpancar dalam perbuatan.
  • KASIH ITU TIDAK CEMBURU. Kasih Allah tidak iri terhadap keuntungan orang lain, dan tidak menginginkan kepunyaan sesama. Kasih Allah tidak cemburu dan tidak menolak orang lain karena apa yang dimilikinya.
  • KASIH TIDAK MEMEGAHKAN DIRI. Kasih Allah tidak suka bermegah dan gila hormat. Tidak angkuh dan tidak congkak.
  • KASIH TIDAK SOMBONG. Kasih Allah tidak tinggi hati dan penuh dengan kesombongan.
  • KASIH TIDAK MELAKUKAN YANG TIDAK SOPAN. Kasih Allah tidak bertindak, bereaksi, berfungsi, atau melakukan perbuatan yang tidak patut, tidak terpuji, atau yang bertentangan dengan apa yang benar.
  • KASIH TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN DIRI SENDIRI. Kasih Allah tidak menuntut bagi dirinya sendiri.
  • KASIH TIDAK PEMARAH. Kasih Allah tidak mudah terpengaruh atau terpancing untuk menjadi marah dan mendendam.
  • KASIH TIDAK MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN. Kasih Allah tidak menghakimi atau merancangkan hal-hal yang menyebabkan atau mendatangkan malapetaka, penderitaan, kesukaran, atau yang sejenisnya. Kasih Allah tidak merancangkan kejahatan.
  • KASIH TIDAK BERSUKACITA KARENA KETIDAKADILAN. Kasih Allah bersukacita ketika apa yang benar, ketulusan, kesetiaan, kejujuran, dan kebenaran dinyatakan.
  • KASIH MENUTUPI SEGALA SESUATU. Kasih Allah sanggup untuk bertahan dalam tekanan dan kesukaran. Karena Allah adalah kasih, Ia mendukung dan menopan Pribadi-Nya ketika segala sesuatu diletakkan atas diri-Nya. Kasih Allah melindungi, menaungi, dan menjaga dari segala sesuatu yang mengancam keselamatan sesamanya. Kasih Allah menahan diri, tenggang rasa, dan sabar dalam segala keadaan.
  • KASIH PERCAYA SEGALA SESUATU. Kasih Allah mempercayai sesama, melihat kebaikan dari semua orang (tanpa mengecam atau mencari-cari kesalahan).
  • KASIH MENGHARAPKAN SEGALA SESUATU. Kasih Allah tetap berharap, walaupun keadaan tidak memungkinkan sekalipun, dengan kepercayaan dan pengharapan akan penggenapan dari apa yang telah dijanjikan.
  • KASIH SABAR MENANGGUNG SEGALA SESUATU. Kasih Allah menyebabkan seseorang dapat terus bertahan, sekalipun dalam kesukaran.
  • KASIH TIDAK BERKESUDAHAN. Kasih Allah tidak pernah gagal karena waktu atau tidak berdaya. Kasih tidak pernah mengecewakan atau tidak bisa dipercaya. Kasih Allah kekal dan tidak berkesudahan.

Apakah Anda hidup dalam kasih dan percaya akan kuasa Roh Kudus untuk menjadikan semua hal ini menjadi nyata? (Galatia 5:22).

Dosa adalah pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kasih. Jadikanlah senantiasa kasih sebagai tujuan tertinggi Anda dan garis akhir yang paling ingin Anda raih (1 Korintus 14:1).

Semoga kita tidak salah memaknai hari kasih sayang.

Sudahkah kita menjadikan kasih itu nyata dalam kehidupan kita???




dikutip dari berbagai sumber.
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/14/2008 12:50:00 PM | No comments

Hari Kasih Sayang

Posted by abbeltri Posted on 2/14/2008 09:56:00 AM | No comments

"Karena + + + CINTA + + + "

Tidak ada barang atau jasa yang lebih mahal dari CINTA.
Karena CINTA tidak dapat dibeli.
Karena CINTA bukan soal makanan dan minuman, bukan soal kelaparan dan kehausan..
Karena CINTA adalah PENGORBANAN DIRI/MEMBERIKAN DIRI.
Karena CINTA adalah keterikatan jiwa yaitu KEMATIAN EGOISME dan EGOSENTRISME

CINTA tidak dapat dipindahkan
CINTA tidak dapat diubah
Tetapi perlu di cari dan dibangun,
Walaupun ada ketertarikkan kepada yang lain, tetapi tetap SETIA bersamanya.

Karena "CINTA"

=====================

Yohanes 4:24 “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran.”

Yohanes 15 : 14-15 “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.”

Mazmur144 :5 “Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

Yohanes 6:26 Yesus menjawab mereka ;”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”

Yohanes 4:48 “Maka kata Yesus kepadanya;”Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.”

Yohanes 14:18 “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

+ + + "HAPPY VALENTINE DAY" + + +

12 February 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 2/12/2008 01:56:00 PM | No comments

"Penginapan"

“Sekali peristiwa seorang penggembara
mencari penginapan di sebuah desa.”
Dijumpainya seorang yang kaya raya
ketika perjalanannya melewati kebun
anggur dan bertanya;”Maafkan saya
tuan, perkenankanlah kiranya tuan
mengijinkan saya untuk menginap
dirumah tuan semalam saja.”

Si Tuan kebun anggur, menjawab dengan
kasar dan sombongnya;”Memangnya rumah
saya itu hotel, apa?. Sudah pergi
sana, cari yang lain, saya sibuk
dengan pekerjaan saya.

Si penggembara dengan sopannya,
menegur sang tuan kebun
anggur.”Maafkanlah saya tuan, sebelum
saya pergi, perkenankanlah saya untuk
bertanya.

“Kamu mau Tanya, apa?”, jawab si tuan
kebun anggur.

Si penggembara, bertanya;”Yang merawat
kebun dan yang membangun rumah tuan ,
siapa?

“Oh, semuanya itu, itu dan itu adalah
warisan dari orang tuaku”, jawabnya
dengan suara menggelegar.

”Maafkanlah saya untuk bertanya lagi ,
tuan. Apakah kelak tuan juga akan
mewariskannya juga?

“Oh, tentu, pastinya semua orang itu
tahu akan hal itu. Saya akan
mewariskan pada anak-anak saya, kalau
suatu saat saya akan meninggal, jawab
si tuan kebun anggur.

Si penggembara menjawab:”Maafkanlah
saya, jika tuan mendengarkan pesan
saya. “Jika demikian tuan sama seperti
saya tidak memiliki apa-apa, kita
berdua adalah orang asing di dunia ini
yang hanya untuk singgah menginap.
Demikianlah rumah itu dan itu dan yang
itu juga tidak dapat kita miliki.”

=================

Amsal 27:24 "Karena harta benda
tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap
turun temurun?"

Pengkhotnah 2: 24-25 "Tak ada lagi
yang lebih baik bagi manusia dari pada
makan dan minum dan bersenang-senang
dalam jerih payahnya. Aku menyadari
bahwa inipun dari tangan Allah. Karena
siapa dapat makan dan merasakan
kenikmatan di luar Dia?"

Pengkotbah 5:14 Sebagaimana ia keluar
dari kandungan ibunya, demikian juga
ia akan pergi, telanjang seperti ia
datang, dan tak diperolehnya dari
jerih payahnya suatupun yang dibawa
dalam tangannya."

Yohanes 14:2-3 Dirumah BapaKu banyak
tempat tinggal. JIka tidak demikian,
tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk
menyediakan tempat bagimu. Dan apabila
Aku telah pergi kesitu dan telah
menyediakan tempat bagimu, Aku akan
datang kembali dan membawa kamu ke
tempatKu, supaya ditempat dimana Aku
berada, kamupun berada.”

Yohanes 17:9 "Aku berdoa untuk mereka.
Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi
untuk mereka, yang telah Engkau
berikan kepadaKu, sebab mereka adalah
milikMu dan segala milikKu adalah
milikMu dan milikMu adalah milikKu dan
Aku telah dipermuliakan di dalam
mereka."

Salam Damai dan doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/12/2008 12:53:00 PM | 1 comment

"Cahaya Pengharapan"

Sebiji benih yang baik jatuh ketanah,
memberikan pengharapan yang baik, bagi
yang menanamnya.
Dan menghasilkan buah baik bagi yang
memakannya, dan meninggalkan benih
yang baik pula untuk ditebarkan.

Begitupula Anak Manusia hadir ditengah-
tengah kita. Bayi mungil yang tak
berdaya, memancarkan kesederhaannya,
yang tanpa membawa apa-apa dari
tubuhnya.
Tetapi memberikan seberkas cahaya
pengharapan bagi yang menerimanya.
Yaitu suka-cita, damai sejahtera dan
masa depan yang penuh harapan
ditanganNya.

Ia selalu memegang jari dengan erat,
bagi yang menyentuh tanganNya.
Memberikan senyum manis bagi yang
menjamahNya.
Memberikan suka-cita dan suara tawa
menyenangkan jiwa, bagi yang hadir di
depanNya.

Begitupula Yesus hadir di tengah2
kita, memberikan benih yang baik, bagi
mereka yang mau menerimaNya.
Dan menaburkan perbuatan-perbuatan
baik sepanjang masa, yang tak mengenal
masa/musim.

Agar dunia dapat melihat, bahwa masih
ada orang2 baik di dunia,serta layak
dihuni dan terhapuslah kata-
kata "KEJAMNYA DUNIA", semoga. Amin

Yohanes 3:16"Karena begitu besar kasih
Allah akan dunia ini, sehingga Ia
telah mengaruniakan AnakNya yang
tunggal, supaya setiap orang yang
percaya kepadaNya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup kekal."

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/12/2008 12:47:00 PM | No comments

"AKU MENCINTAIMU"

Seorang anak meminta pada sang
nenek; "Nek berikan aku sebuah coklat"
Sang nenek menjawab;"Jangan,tidak
boleh makan coklat.Dokter melarang".
Karena sang cucu ini merengek-rengek
terus meminta coklat, maka timbullah
belas-kasihan pada sang cucu,maka
nenek memberikan coklat dengan cara
sembunyi-sembunyi.
Esok harinya sang cucu meninggal,
karena hepatitisnya.
Apakah sang nenek mencintai cucunya?

Ada pepatah "Lebih mudah berbicara
dari pada melakukannya".
Begitupula mengatakan " Aku
mencintaimu", Aku mengasihimu"
Tetapi sulit melakukannya.

Sama halnya ketika kita disakiti,
dikecewakan, dikhianati, diduakan,
ditolak dan ditinggalkan, bahkan
mungkin dihinakan.
Memang pedih,pilu dan sakit.
Karena masih berharap yaitu saya
mencintai, supaya dia mencintaiku.
Apakah kita mengasihi/mencintai?

Tidak mudah untuk belajar mencintai
secara murni dan tulus, bahkan mau
rela berkorban, agar yang kita cintai
(suami/istri,anak-anak, saudara,
teman, pacar, orang lain, bahkan yang
membenci sekalipun) bahagia yaitu
Kebahagiaanmu = Kebahagiaanku, itu
memang melelahkan dan menyesakkan dada.

Terlebih-lebih jika diperalat, dia
mencintai kita, karena ada sesuatu
dibutuhkan pada diri kita. Hal itu
dapat mematahkan semangat untuk
mencintai dengan tulus dan murni yang
akhirnya terjerat dalam luka-luka
batin yang mendalam, dan terseret pada
penyiksaan diri sendiri dan tak peduli
dengan orang disekitarnya, bahkan
tidak peduli pada perubahan sikap diri
sendiri dan penyesalan.

"Mencintai diperlukan kerendahan hati.
Tanpa kerendahan hati, cinta tak akan
pernah tumbuh."

Karena kita diciptakan untuk dicintai
dan mencintai = saling mencintai

Mencintai perlu diungkapkan, walaupun
sulit dilakukan.

Matius 5:48 "Karena itu haruslah kamu
sempurna, sama seperti Bapamu yang
disorga adalah sempurna."

Ibrani 12:14 "Berusahalah hidup damai
dengan semua orang dan kejarlah
kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak
seorangpun akan melihat Tuhan."

Yohanes 21;17"kata Yesus kepadanya
untuk ketiga kalinya:"Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"
Maka sedih hati Petrus karena Yesus
berkata untuk ketiga kalinya;"Apakah
engkau mengasihi Aku?"Dan ia
berkata;"Tuhan ,Engkau tahu segala
sesuatu,Engkau tahu, bahwa aku
mengasihi Engkau."

Yohanes 15:9”Seperti Bapa telah
mengasihi Aku, demikianlah juga Aku
mengasihi kamu, tinggallah didalam
kasihKu itu.

Yohanes 15:12”Inilah perintahKu, yaitu
supaya kamu SALING MENGASIHI, seperti
Aku telah mengasihi kamu.

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
Posted by Ivan Shurex Posted on 2/12/2008 12:42:00 PM | No comments

"Berjaga-jagalah dan Berdoalah"

Jam dinding berdetak menunjukkan waktu,
dimana setiap makhluk, mempunyai
waktunya untuk beristirahat.

Begitupula manusia akan menuju saat-
saat kesendirian/kesepian.
Entah mereka sudah bersuami/beristeri,
bahkan memiliki anak-anak,sahabat,
kekasih, bahkan teman yang begitu
banyak seperti super-star.

Hati merasa sepi/sendiri, karena
harapan atau keinginan hati serta
hasrat belum terpenuhi/bahkan tak
terwujud. Sehingga mencari berbagai
cara untuk mencari hiburan untuk
mengisi kekosongan hati, yang pada
akhirnya berhenti pada kesendirian
pula, setelah acara itu selesai.

Tak seorangpun dapat menghindari
kesendirian/kesepian.
Tak seorangpun dapat menolaknya,
walaupun yang terkasih ada
disampingnya.

Dalam kesendirian seseorang dapat
menjadi jahat.
Dalam kesendirian seseorang dapat
menjadi lebih bijak.

Sudah tentu tiap orang suka melakukan
kehendak sendiri dan paling tertarik
kepada mereka yang sepaham dengan
keinginan hatinya sendiri.

Amsal 14:10 "Hati mengenal
kepedihannya sendiri, dan orang lain
tidak dapat turut merasakan
kesenangannya."

Matius 6:21 "Karena di mana hartamu
berada, disitu juga hatimu berada."

Amsal 3:5 "Percayalah kepada TUHAN
dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri."

Keb.Salomo 1:4 'Sebab kebijaksanaan
tidak masuk ke dalam hati keruh, dan
tidak pula tinggal dalam tubuh yang
dikuasai dosa."

Salam Damai dan Doa
God Blessing U
Posted by abbeltri Posted on 2/12/2008 11:32:00 AM | No comments

"Terjerat hasrat"

Bila ada sesuatu yang menyenangkan di dunia ini, maka yang murni hatinya yang akan menikmati.
Bila terjadi sesuatu yang menggelisahkan/menakutkan tentu yang tidak murni hatinya yang akan kehilangan pegangan dan lari, yang pada akhirnya semakin kehilangan pengharapan dan dimanfaat oleh yang tidak murni pula.

"Rumput tetangga nampak lebih indah"
Selama manusia hidup di dunia ini, selama itu tiada yang pernah bebas
dari godaan. Sebab godaan itu bersumber dari hasrat dalam diri sendiri.

Tak ada kebebasan yang sungguh-sungguh, tak ada pula kegembiraan yang sebenar-benarnya, kecuali jika cinta akan Allah berdasarkan hati yang murni.

Selama masih hidup dalam tubuh yang fana, selama itu tidak akan dapat bersih dari dosa dan tidak akan dapat bebas dari kesusahan dan kesengsaraan.

Baru saja godaan yang satu berlalu, maka sudah muncullah godaan yang lain, dan begitu teus-menerus ada-ada saja yang dialami, karena hak menikmati keadaan bahagia yang semula sudah lenyap.

Apakah gunanya mencapai umur panjang, jika tak cukup memperbaiki hidup?

Oleh sebab itu harus sabar dan menunggu rahmat Tuhan, hingga saatnya kesukaran ini berlalu.

======================

2 Korintus 5:4"Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup."

2korintus 10:3"Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi."

Keb.Salomo 4:12"Sebab pengaruh yang buruk menyuramkan yang baik, dan tumpukan hawa nafsu mengubah roh yang tak bercela."

Yakobus 1;14 "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya."

Yakobus 1:15 " Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut."

Yakobus 4:1 Darimanakah datangnya sengketa dan pertengkaran diantara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?

Lukas 13:24"Jawab Yesus kepada orang-orang di situ:"Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!Sebab aku berkata kepadamu:Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat."

Matius 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Markus 10;27 Yesus memandang mereka dan berkata;"Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
God Blessing U

11 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/11/2008 12:54:00 PM | 1 comment

"Pencobaan"

Kita ingin tahu segala sesuatu, belajar segala sesuatu, melihat segala sesuatu; kita harus menjaga baik-baik pikiran kita, hati kita, serta perasaan-perasaan kita, karena semuanya ini adalah pintu-pintu lewat mana setan bisa masuk.

Sepanjang hidup kita, ia akan mengintai kita, ia akan berusaha membuat kita jatuh ke dalam pencobaan-pencobaan melalui kelemahan-kelemahan kita; entah dalam keadaan kaya maupun miskin, dalam keadaaan sehat maupun sakit, entah sukses atau gagal, dan sebagainya; di pihak kita, haruslah kita melakukan segala yang kita mampu dan berusaha untuk melawan dan menolak setiap tawaran-tawaran yang muncul dalam pikiran dan hati kita yang mendorong perasaan-perasaan kita untuk melakukan kehendaknya.

Kita tak dapat melakukan apa pun dengan kekuatan kita sendiri; namun demikian, kita dapat melakukan segala sesuatu dengan bantuan Allah yang baik; marilah kita dengan rendah hati berdoa kepada-Nya mohon agar dibebaskan dari musuh keselamatan kita ini, atau agar kita diberi kekuatan untuk menghadapi setiap tawaran bukan untuk
menghakimi/memusnahkan, melainkan menolak/mengusir/menghalau apa yang ditawarkan.

Kelemahan-kelemahan kita itulah yang menjadi pantauan setan. Tetapi dengan kelemahan-kelemahan itu pulalah supaya kuasa Allah semakin sempurna untuk dinyatakan.

Agar damai sejahtera, suka cita dan masa depan yang penuh harapan yang telah disediakan Allah kepada kita tidak dirusak oleh Iblis.

========================

Kej 3:13 “ Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu;”Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu; “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Yakobus 1:12 "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa mengasihi Dia.”

Ayub 36 :21 Jagalah dirimu, janganlah berpaling kepada kejahatan, karena itulah sebabnya engkau dicobai oleh sengsara.”

Lukas 22:3 “Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang benama Iskariot itu, seorang dari kedua belas murid itu.”

Yohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan”

Matius 26: 41 “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

1 Korintus 10: 12 “Sebab itu siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Lukas 22:31-32 “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”

1 Petrus 5: 8 “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Ibrani 2: 18 “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.”

2 Korintus 12:9 "Tetapi jawab Tuhan kepadaku;"Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna."

Lukas 10: 20 “Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersuka-citalah, karena namamu ada terdaftar di sorga.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memebrimu Damai”
God Blessing U

10 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/10/2008 12:02:00 PM | No comments

"Hidup itu Indah"

Tak seorangpun minta dilahirkan, tak seorangpun minta dijadikan laki-laki/perempuan. Semuanya itu adalah berkat. Dan untuk itulah kita dijadikan laki-laki dan perempuan.

Berkat Allah kita hadir di tempat ini, berkat Allah pula kita disucikan dalam kandungan ibu.

Berkat Allah pula, kita meninggalkan dunia ini.

Berkat Allah pula kita diperkenankan untuk mempelajari segala sesuatu. Berkat Allah pula kita bebas menentukan pilihan.

Berkat Allah kita hidup. Hidup itu indah, walaupun nampaknya seolah-olah mengerikan dan menakutkan, bagi mereka yang menyikapi hidup dengan sembarangan dan rasa memiliki yang tidak teratur..

Jika kita tidak lahir, kita tidak akan pernah tahu, apa itu suka dan duka. Dan kita tak akan pernah memahami dan mengalami rahmat Allah pula. Dan tak akan pernah mengalami mencintai dan dicintai, merawat dan dirawat, melayani dan dilayani, mengampuni dan diampuni.

Betapa egoisnya, bila ada yang menghalangi kelahiran seorang anak manusia untuk dilahirkan ke dunia. Dan betapa idealisnya mereka menghalangi berkat-berkat Allah yang telah disediakan bagi mereka untuk dilahirkan.

=======================

Sirakh 1:1 Segala kebijaksanaan dari Tuhan asalnya, dan ada padaNya selama-lamanya.

Sirakh 1:10 Pada semua makhluk ia ada sekadar pemberian Tuhan, yang juga membagikannya kepada orang yang cinta kepadaNya.

Yeremia 1:4 “Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya;
“Sebelum aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu; Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

Yohanes 18 : 37 “ Maka kata Pilatus kepadaNya;”Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus;” Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengar suaraKu.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

09 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/09/2008 08:46:00 AM | No comments

"Kasih Karunia"

Manusia, yang dicipta karena cinta, tak dapat hidup tanpa cinta: entah ia mencintai Tuhan, atau mencintai dirinya sendiri dan mencintai dunia.

Karena kita tahu bahwa Tuhan, terdorong oleh nyala api kasih-Nya, tidak menciptakan kita serupa dengan binatang; melainkan Ia menciptakan kita serupa dengan gambar-Nya dan citra-Nya Sendiri, mengertikah kamu? Oh, betapa mengagumkannya manusia!

Imanlah yang kita butuhkan … Apabila kita tidak memiliki iman, kita buta. Ia yang tidak melihat, tidak mengenal; ia yang tidak mengenal, tidak mencintai; ia yang tidak mencintai Tuhan mencintai dirinya sendiri, dan pada saat yang sama mencintai kesenangan duniawi. Ia melekatkan hatinya pada hal-hal duniawi yang akan segera berlalu bagaikan asap. Ia tidak dapat mengenal kebenaran, atau pun kebajikan; ia tidak mengenal apa-apa selain kepalsuan, bahkan diperbudak oleh hawa nafsu dirinya tidak mengetahuinya, sebab ia tidak mempunyai terang; ia berada dalam kabut. Jika ia mempunyai terang, ia akan melihat dengan jelas bahwa segala yang ia cintai itu tak dapat memberinya apa-apa kecuali kematian kekal; suatu cicipan akan neraka.

Bahwa selain Tuhan, tidak ada yang pasti - tidak, tidak ada! Jika hidup, hidup itu fana; jika kekayaan, kekayaan akan musnah; jika kesehatan, kesehatan akan rusak; jika reputasi, reputasi akan pudar. Kita akan lenyap bagaikan angin… Segala sesuatu berlalu begitu cepat, segala sesuatu akan musnah. O Tuhan! O Tuhan! jika demikian, betapa banyak mereka yang patut dikasihani, mereka yang melekatkan hatinya pada hal-hal duniawi! Mereka melekatkan hati mereka pada hal-hal demikian sebab mereka terlalu mencintai diri mereka sendiri; namun demikian mereka tidak mencintai diri mereka dengan cinta yang pantas - mereka mencintai diri mereka dengan cinta yang memuaskan diri mereka sendiri dan dunia, yang memuaskan ciptaan lebih daripada Tuhan. Itulah sebabnya mengapa mereka tidak pernah puas, tidak pernah tenang; mereka selalu gelisah, selalu tersiksa, selalu sedih, selalu marah, selalu dengki, tidak ada belas kasihan.

Ketiga kebajikan ilahi: iman, harapan dan kasih mencakup segala kebahagiaan manusia di dunia. Dengan iman, kita percaya akan apa yang telah Tuhan janjikan kepada kita: kita percaya bahwa suatu hari kelak kita akan berjumpa dengan-Nya, bahwa kita akan menjadi milik-Nya, bahwa kita akan bahagia abadi bersama-Nya di Surga. Dengan harapan, kita merindukan kepenuhan janji-janji tersebut: kita berharap bahwa kita akan menerima ganjaran atas segala perbuatan baik kita, atas segala pikiran kita yang baik, atas segala hasrat dan kerinduan kita yang baik; oleh sebab Tuhan juga memperhitungkan bahkan kerinduan-kerinduan kita yang baik. Apa lagi yang kita inginkan agar bahagia?

===============================
Kej 1:26 " Berfirmanlah Allah;" Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Keb. Salomo 11: 24 Sebab Engkau mengasihi segala yang ada, dan Engkau tidak benci kepada barang apapun yang telah Kaubuat. Sebab andaikata sesuatu Kaubenci, niscaya tidak Kauciptakan.”

Keb. Salomo 11:25 Bagaimana sesuatu dapat bertahan, jika tidak Kaukehendaki, atau bagaimana dapat terpelihara, kalau tidak Kaupanggil?

Ayub 5:6-7 ” Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan; melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.”

Ayub 14:22 “Hanya tubuhnya membuat dirinya menderita, dan karena dirinya sendiri jiwanya berduka cita.”

Matius 16:25 – 26 “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawa karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

08 February 2008

Posted by abbeltri Posted on 2/08/2008 08:57:00 AM | No comments

"Keputusan"

"Allah telah menciptakan segala
sesuatu. Manusia diberi-Nya kemampuan
untuk memilih: kekuatan, kehendak,
hasrat, kuasa untuk mengingini. Ia
ingin masuk surga, dan ia akan masuk
surga dengan bantuan rahmat Allah.
Namun, jika ia memilih dosa dan masuk
neraka, itu pun adalah pilihannya
sendiri." Allah tidak pernah
memaksakan kehendak-Nya dan Allah
tetap setia bagi mereka yang mau
datang kepada-Nya."

Kadangkalanya manusia sendiri tidak
mau ditolong/menutup diri, itupun
pilihannya sendiri. Ingin selamat itu
juga pilihan. Tetapi apakah
keselamatan itu mudah diperoleh?

Tidak ada keselamatan yang abadi
dimuka bumi ini, yang ada hanya
berasal dari Allah yaitu hidup kekal.

Tidak ada kenyamanan yang abadi di
muka bumi ini, yang ada hanya berasal
dari Allah yaitu kedamaian.

Tidak ada kegembiraan yang abadi di
muka bumi ini, yang ada hanya berasal
dari Allah yaitu kesejahteraan.

Tidak ada suka-cita yang abadi dimuka
bumi ini, yang ada hanya berasal dari
Allah yaitu masa depan yang penuh
dengan pengharapan.
=================

Sirakh 15:14-17 "Pada awal mula Tuhan
menjadikan manusia serta menyerahkan
kepada keputusannya sendiri.Asal
sungguh mau engkau dapat menepati
hukum, dan berlaku setiapun dapat
kaupilih.Api dan air telah ditaruh
oleh Tuhan dihadapanmu, kepada apa
yang kau kehendaki dapat kau ulurkan
tanganmu. Hidup dan mati terletak di
depan manusia, apa yang dipilih akan
diberikan kepadanya."

Pengkhotbah 7:29 Lihatlah, hanya ini
yang kudapati: bahwa Allah telah
menjadikan manusia yang jujur, tetapi
mereka mencari banyak dalih."

Lukas 14:15 "Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus;"Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah."

Matius 6:24 Tak seorangpun dapat
mengabdi kepada dua tuan. Karena jika
demikian, ia akan membenci yang
seorang dan mengasihi yang lain, atau
ia akan setia kepada seorang dan tidak
mengindahkan yang lain.

Matius 20:25 "Tetapi Yesus memanggil
mereka lalu berkata:"Kamu tahu, bahwa
pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa
memerintah rakyatnya dengan tangan
besi dan pembesar-pembesar menjalankan
kuasanya dengan keras atas mereka."

Kisah para rasul 16:31 Jawab
mereka:"Percayalah kepada Tuhan Yesus
Kristus dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu."

Yohanes 14:1"Janganlah gelisah hatimu,
percayalah kepada Allah, percayalah
juga kepadaKu."

2 Timotius 2:13 "Jika kita tidak
setia, Dia tetap setia, karena Dia
tidak dapat menyangkal diriNya."

Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberi damai"
God Blessing U
  • Text Widget