18 October 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 10/18/2008 02:12:00 PM | No comments

BUKIT YANG TERLALU TINGGI

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. —Matius 6:34


Baca: Keluaran 16:1-5

Saya dan istri gemar bermain rollerblade. Dekat akhir dari salah satu rute favorit kami terdapat perbukitan. Ketika pertama kali kami menempuh rute itu, saya berusaha menyemangati Sue dengan berkata, "Apa kau siap menaklukkan bukit itu?" sesaat sebelum kami mendaki menuju puncak bukit. Namun, pada suatu hari Sue berkata, "Dapatkah kau tidak mengucapkan kalimat itu? Kau mengatakannya seolah-olah kita sedang menghadapi sebuah gunung yang begitu besar dan itu mematahkan semangatku."

Adalah lebih baik bagi Sue ketika ia mendaki bukit itu untuk berpikir hanya "selangkah demi selangkah", atau satu kali kayuhan kaki di atas rollerblade, daripada membayangkan masih ada satu bukit curam yang harus ditaklukkan.

Hidup dapat diibaratkan seperti itu. Apabila kita menatap terlalu jauh melampaui hari ini, tantangannya dapat terasa seperti mendaki Gunung Everest. Semua tantangan itu tampaknya mustahil untuk diatasi, jika kita berpikir bahwa kita harus siap "menaklukkan bukit".

Alkitab mengingatkan kita bahwa yang perlu kita hadapi hanyalah hari ini. Kita tidak perlu khawatir akan hari esok (Mat. 6:34). Bayangkan jika Musa berpikir, "Saya harus memberi makan semua orang ini, entah sampai kapan. Bagaimana saya dapat menyediakan makanan sebanyak itu?" Namun, Allah memenuhi gunung itu dengan manna—tetapi hanya cukup untuk keperluan sehari (Kel. 16:4)

Setiap bukit dalam kehidupan ini akan terasa terlalu tinggi, jika kita berpikir untuk mendaki seluruh bagiannya sekaligus. Namun, tak ada bukit yang terlalu tinggi untuk kita daki jika kita menaklukkannya setapak demi setapak—dengan pertolongan Allah. —JDB

Dia yang hatinya penuh dengan segala kebaikan
Memberikan yang terbaik setiap hari—
Dengan penuh kasih, dalam penderitaan dan sukacita,
Memadukan karya dengan kedamaian dan ketenangan. —Berg

Allah hadir memberi kita kekuatan untuk setiap bukit yang harus kita daki.

Sumber : http://www.rbcintl.org


Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/


Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget