03 September 2008

Posted by ShureX Posted on September 03, 2008 | 1 comment

Mengucap Syukur

Banyak perintah Tuhan yang dapat kita terima dengan mudah, misalnya, jangan berzinah, jangan menyembah berhala, jangan membunuh. Namun Tuhan juga kadang-kadang memberikan beberapa perintah yang sulit diterima akal. Mari kita melihat salah satunya, yaitu mengucap syukur senantiasa untuk segala sesuatu.

Mengucap syukur haruslah menjadi gaya hidup kita, bukan hanya kegiatan seremonial. Masalahnya, gaya hidup seperti ini akan tampak aneh bila dipraktikkan ketika kita sedang berduka atau dalam pergumulan berat. Siapapun akan setuju bahwa untuk tetap bersyukur di tengah kejadian buruk memang tampak tidak masuk akal. Namun sesungguhnya, pemahaman kita yang terbatas tidak dapat dibandingkan dengan pengetahuan Tuhan yang jauh lebih luas tentang apa yang terbaik bagi makhluk ciptaan-Nya.

Tuhan mengajar kita bahwa sikap bersyukur akan memberikan dampak yang luar biasa bagi setiap orang percaya. Mungkin kita sedang merasa sesak dengan ujian yang kita alami. Namun, mengucap syukur kepada Tuhan untuk meminta perhatian atau penyediaan-Nya yang terus-menerus, akan mengingatkan kita bahwa Dia selalu hadir bagi kita. Bila kita tahu bahwa Dia memegang kendali atas segala sesuatu, pasti kita akan berserah kepada kehendak-Nya. Situasi yang kita alami mungkin tetap sama, namun sikap kita dalam menghadapinya telah diubah melalui iman.

Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita orang percaya. Itu artinya Tuhan memiliki tujuan untuk setiap kejadian yang Dia rencanakan atau izinkan. Sikap yang penuh syukur akan memotivasi kita untuk mencari tahu tujuan-Nya itu. Di dalam Tuhan yang sempurna, segala sesuatu pasti disingkapkan dan kita dapat berkata kepada-Nya dengan hati yang tulus, "Tuhan, terima kasih!"

Regards,
Gundolo Sosro



Categories: ,

1 comment:

  1. Renungan yang sangat indah dan menyentuh hati.
    Ya Allah Bapa, ya Tuhanku Yesus Kristus
    AnakMu ini sangat bersyukur atas segalanya, karuniaMu, dan rencanaMu untuk anakMu ini.
    Terima kasih ya Bapaku, ya Tuhanku Yesus

    ReplyDelete

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget