12 November 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 11/12/2008 01:06:00 PM | No comments

WILAYAH BEBAS GOSIP

Orang yang bersaksi dusta terhadap sesamanya adalah seperti gada, atau pedang, atau panah yang tajam. —Amsal 25:18


Baca: Amsal 25:8-18

Di banyak kantor, Anda dapat dipecat karena bergosip. Menurut survey di tahun 2002, rata-rata karyawan bergosip selama 65 jam dalam setahun. Sebuah perusahaan di Chicago memutuskan untuk menjadi "wilayah bebas gosip". Para karyawan tidak boleh membicarakan hal-hal buruk tentang rekanrekan kerjanya secara sembunyi sembunyi. Jika ada yang tertangkap basah bergosip, ia akan kehilangan pekerjaannya.

Sebuah lembaga pelayanan bagi orang-orang yang bekerja di dunia hiburan menerapkan langkah alternatif untuk mengatasi gosip. Mereka melawannya dengan doa. Alih-alih membicarakan keburukan orang-orang terkenal yang sedang bermasalah karena keputusan mereka yang salah, pelayanan ini mendorong banyak orang untuk berdoa bagi mereka.

Salah satu dari perintah-perintah Allah bagi umat-Nya adalah "Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu" (Kel. 20:16). Walaupun hal ini terutama mengacu pada kesaksian dusta di pengadilan, gosip dapat juga termasuk dalam perintah ini karena gosip melanggar hukum yang meminta kita untuk memiliki kasih terhadap sesama kita. Amsal menggunakan bahasa yang keras untuk menggambarkan dampak dari gosip yang keluar dari mulut kita. Gosip itu seperti "gada, atau pedang, atau panah yang tajam" terhadap sesama (25:18).

Gosip memuaskan sifat alami kita untuk merasa lebih baik daripada orang lain, merasa lebih disukai atau lebih diterima oleh orang lain. Akibatnya, mengatasi gosip dalam kehidupan pribadi kita dapat menjadi sebuah tantangan. Namun, bila kita memilih untuk mengasihi melalui doa, hidup kita dapat menjadi wilayah bebas gosip. —AMC

Tuhan, ampuni kami karena telah berkata-kata dengan ceroboh
tentang orang lain untuk membuat diri kami tampak lebih baik.
Tolong kami untuk berpikir sebelum berbicara. Ajarlah kami
untuk berkata-kata dengan penuh kasih. Amin.


Anda tidak dapat pernah membenarkan gosip.

Sumber : rbcintl.org


Klinik Rohani Links :
http://www.klinikrohani.com/


Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget