12 January 2008

Posted by Ivan Shurex Posted on 1/12/2008 08:57:00 PM | No comments

3 Januari 2008

Mutiara Iman:

“…Ia inilah Anak Allah”

(Yoh 1:34)

Lectio:
1Yoh. 2:29 – 3:6; Mzm. 98:1,3c-4,5-6; Yoh. 1:29-34.

Meditatio:
Kisah dalam Injil hari ini merupakan kelanjutan dari episode Injil kemarin. Dalam Injil hari ini Yohanes akhirnya bisa menunjukkan kepada muridnya, siapa yang dimaksudkan dalam pewartaan sebelumnya. Ia pernah berkata, “Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasutNyapun aku tidak layak (lih. Yoh 1:26-27).” Yang Yohanes maksudkan tidak lain adalah Yesus. Ketika melihat Yesus datang kepadanya di sungai Yordan itu, Yohanes berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia…”

Sebutan “Anak Domba” akan mengingatkan orang israel pada domba paskah yang telah membebaskan mereka dari malaikat maut. Sebutan itu juga mengingatkan mereka akan nubuat Yesaya perihal Hamba Allah yang mati “bagaikan seekor anak domba yang dibawa ke pembantaian” demi menyelamatkan kita (bdk. Yes 53:1-12). Dengan kata lain, Injil mau mengatakan bahwa pada Yesus terletak seluruh harapan keselamatan kita di masa depan. Kita menyadari hal ini ketika kita memasuki tahun baru ini. Kita boleh punya banyak rencana namun diatas segala-galanya semua rencana itu tidak akan berjalan jika tanpa restu dari Tuhan. Maka apapun yang (akan) terjadi pada tahun ini, entah menggembirakan atau menyedihkan, aku akan tetap percaya kepada Yesus. Aku yakin Dia adalah Anak Allah. Aku yakin Ia selalu Setia. Aku yakin bahwa beriman kepadaNya bukanlah hal yang sia-sia.

Contemplatio:
Pejamkan mata beberapa menit. Bayangkanlah Anda sedang bercakap-cakap dengan Yesus tentang segala rencana Anda di masa depan. Cobalah dengarkan pendapat Yesus tentang masing-masing rencana Anda itu. Barangkali ada yang masih perlu ditinjau lagi atau bahkan dibatalkan.

Oratio:
Tuhan Yesus kuletakkan seluruh harapan dan masa depanku padaMu. Amin.

Missio:
Hari ini, aku akan menjadi pembawa damai bagi setiap orang dan di mana pun aku berada.

Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget