10 March 2008

Posted by abbeltri Posted on 3/10/2008 04:39:00 PM | No comments

"Berjalan menuju Kalvari"

Apabila benih kebosanan muncul, berhati-hatilah!
Segala hal-hal buruk akan berdatangan dan menuju kematian dan layu sebelum waktunya.

Apa yang terjadi jika ada kebosanan di dalam relasi pernikahan, pendidikan anak-anak, dengan pendewasaan, hidup memasyarakat dan pekerjaan?

Kemarahan, ketidaksetiaan, ketidaktaatan, corrupt, ketamakan, sms (selingkuh makin seru), dan sebagainya semuanya bersifat menghancurkankan tatanan kehidupan, terutama diri sendiri.
Menjadi dewasa tidak ada batasnya. Menjadi dewasa adalah proses yang harus terus menerus diusahakan sampai kita meninggal.

Begitupula Kasih tidak ada batasnya. Mengasihi adalah proses yang harus terus-menerus diusahakan sampai kita meninggal dan berjumpa dengan Pengasih Sejati.

Mengasihi adalah perkara besar dalam sepanjang perjalanan hidup manusia. Tidak lenggang ditelan oleh waktu, kasih terus-menerus dibicarakan dan diperbincangkan.
Kasih terus menerus dicari oleh setiap makhluk, tetapi sedikit yang membangun kasih.

Ketika masih bayi, kita senang disentuh-sentuh yang menunjukkan relasi yang baik dengan orang lain (terutama orang tua kita). Tetapi ketika menanjak anak-anak sampai dewasa, banyak problematik-problematik yang pelik dalam hal sentuh-menyentuh. Seperti banyak kita lihat tulisan-tulisan terpampang di mall-mall, jangan disentuh!. Apakah ini yang dinamakan dewasa? Apakah ini dinamakan kasih?

Sebab Kasih mengandung norma, moral, aturan, keharmonisan dan keseimbangan serta keadilan dalam kebenaran yang menjaga harkat dan martabat setiap makhluk yang membawa manusia sebagai makhluk mulia menuju kedewasaan dalam iman kembali pada kodrat ilahi yang berasal dari kemuliaan dan itulah hidup.

Jika kasih membuat orang manusiawi,
Terbukalah surga baginya.


Selama Kasih bangkit dalam hidup, maka terang mengenyahkan kepekatan hati, kebosanan dan menghangatkan segala kepedihan dan keperihan.

Kuncup bunga memerlukan sinar surya
Untuk menjadi sekuntum bunga.
Seorang manusia membutuhkan Kasih
Untuk menjadi manusia.

===================

Kejadian 4 : 6 firman TUHAN kepada Kain; “ Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."


Lukas 23 : 31 Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?”


Matius 24 : 12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
Matius 24 : 13 tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.


Roma 13 :10 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.


Ibrani 10 : 36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang di janjikan itu.


Yakobus 1: 4 Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Yakobus 1 :5 Tetapi apabila diantara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintanya kepada Allah, - yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit - , maka hal itu akan diberikan kepadanya.


Roma 16 : 20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!


Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget