23 March 2008

Posted by abbeltri Posted on 3/23/2008 01:12:00 PM | No comments

"Mengejar KASIH"

Seringkali kita terpaku pada peristiwa masa lampau dan masa depan. Namun kita tidak fokus pada situasi dan kondisi yang ada saat ini.

Masa lampau menarik kita ke belakang, sedangkan masa yang akan datang menarik ke depan bagai dua kutub magnet saling tarik-menarik.

Masa lampau biasanya menjerat kita dengan rasa bersalah dan penyesalan (Mengapa saya melakukan perbuatan itu dulu? Seharusnya hal itu tidak terjadi! Dan sebagainya) dengan luka-luka batin yang tak tersembuhkan (Mengapa orang yang aku percayai mengkhianati aku, atau Mengapa yang menjadi panutan berbuat tidak senonoh terhadap diriku, Mengapa orang tuaku tidak membela aku? Dan sebagainya) atau terlalu lekat dengan peristiwa-peristiwa yang menyenangkan pada masa lampau ( cinta pertama, masa kanak-kanak, prestasi atau keberhasilan, pengalaman spiritual dan sebagainya)

Sedangkan masa akan datang selalu dikontrol oleh rasa takut atau khawatir tentang apa yang akan terjadi atau terulang kembali (usia sudah sekian belum menikah, usia sekian belum punya anak, belum bekerja, penghasilan sedikit, takut dikhianati lagi, dan sebagainya)
Doa memberikan prespektif baru kepada kita dan dapat menolong kita mengembangkan sikap-sikap yang baik seperti ungkapan St. Agustinus yaitu “ Menyerahkan peristiwa-peristiwa masa lalu pada belas kasihan Allah dan mempercayakan masa depan pada penyelengaraan-Nya dan memohon rahmat campur tangan-Nya agar dapat membantu melakukan hal yang dikehendaki oleh Allah, kemudian SAAT INI berfokus pada pikiran, perkataan dan perbuatan dalam KEBENARAN dan KASIH yang tulus.

Doa adalah memahami perjalanan misteri Kasih (Khususnya Misa)
Doa adalah kesanggupan akal budi untuk mengerti Kasih
Doa adalah ketekunan untuk mencari Kasih
Doa adalah kedua mata untuk memandang Kasih
Doa adalah sebuah hati untuk merenungkan Kasih
Doa adalah sebuah kehidupan untuk menyatakan Kasih.
Doa adalah sumber daya inspirasi Kasih

Efesus 3 : 14 – 21
Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa, yang dari padaNya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh RohNya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebar dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Bagi Dialah yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya .Amin

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget