12 March 2008

Posted by abbeltri Posted on 3/12/2008 02:13:00 PM | No comments

"Perjalanan Kehidupan"

Ukuran sepatu menentukan kenyaman si pemakai,
Bukan merk ataupun harganya (Matius 7 : 1-2)
Bila engkau mengenakan sepatu yang ukurannya lebih besar,
Atau lebih kecil dari ukuran kakimu.
Maka engkau akan memperhatikan sepatu,
karena tidak nyaman serta sakit,
bukan merk atau harganya yang menjadikanmu menderita.
Bila engkau tidak menemukan yang sesuai dengan ukuran kakimu,
Engkau akan meninggalkan dan pergi, tidak akan membeli sepatu itu.
Engkau akan berusaha mencari dan menemukannya ukuran sepatu
yang sesuai dengan kakimu,
Bila menemukannya engkau akan membeli
Berapapun harganya, karena engkau membutuhkannya.(Matius : 44-46)
Bila engkau merasakan nyaman memakainya, engkau bisa menikmati sekelilingmu dan sepatu tidak kau perhatikan lagi (Mazmur 71: 17-18)

Ukuran sepatu adalah tetap, tidak dapat berubah.
Engkau sendiri yang mencarinya, menemukan, menyesuaikan serta memakainya.
Bukan sepatu yang menyesuaikan kakimu,
Tak ada satupun merk atau pabrik yang menyediakan atau memproduksi
sepatu yang bisa menyesuaikan kaki tiap orang.( Galatia 5 : 22)

Demikianlah perjalanan hidup manusia, mereka selalu mencari dan mencari,
Menemukan dan menemukan, menyesuaikan dan menyesuaikan.(Matius 7 : 1-11)
Akan tetapi bila engkau tak berpengalaman, silahkan singgah ke “RUMAH TUHAN”(Amsal 9 : 4)

Allah akan mengajari engkau dengan ukuran yang sesuai dengan jiwamu,
Agar engkau merasa nyaman dan tentram, bila menggunakannya dan memakainya (Matius 11 :29) sehingga engkau tidak merasa menyesal dan menyalahkan diri sendiri karena tidak menolak ukuran yang diberikan-Nya dan engkau jadikan keputusan dan pilihanmu sendiri (Yesaya 41 : 10)

Bila engkau melihat ukuran itu seperti terlalu besar atau kecil,
Bersabarlah sejenak dan berdiamlah seperti seorang bayi (Yesaya 66 : 12-13)
Dapatkah bayi memilih dan menentukan ukuran sepatunya?

Kebahagiaan sejati bukanlah harta, merk ataupun harga.
Kebahagiaan sejati adalah tidak terpeleset oleh mulutnya,
dan tidak digelisahkan oleh sesal atas dosa-dosa.
Kebahagiaan sejati adalah tidak ditegur oleh hatinya sendiri
Dan tidak kehilangan kepercayaannya (Sirakh 14 : 1-2)

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget