18 March 2008

Posted by abbeltri Posted on 3/18/2008 08:52:00 PM | No comments

"Jalinan Kasih adalah DOA"

Dalam setiap jalinan kasih, kehadiran kedua belah pihak bagi satu sama yang lain merupakan suatu faktor penting : hadir bersama dengan yang lain, hadir untuk yang lain.

Saling menghadirkan diri untuk satu sama yang lain akan mengembangkan dan membuat hubungan yang ada semakin dalam. Persahabatan yang kuat dan lestari bisa tumbuh diantara pribadi-pribadi yang jarang bertemu, bahkan berpisah.

Kesetiaan adalah ciri khas jalinan kasih. Ia dapat menerima pribadi apa adanya, memaklumi kesalahan-kesalahan dan suasana hati, menangis saat menagis, bergembira saat bergembira, dalam situasi apapun, bukan hanya terdorong oleh karena wajib, rutinitas, keterpaksaan dan kebutuhan sesaat.

Pengorbanan adalah harga tertinggi yang harus dibayar untuk jalinan kasih. Sekali peristiwa St. Petrus melarikan diri dari kota Roma. Dalam perjalanannya di gerbang kota, Yesus menampakan diri pada St. Petrus. Menyadari apa yang dipercayakan padanya dan kasihnya pada Yesus, St. Petrus kembali dan menyerahkan diri untuk di salib, dengan permohonannya posisi salib terbalik.
( Yohanes 21:19 Dan hal ini dikatakanNya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: “Ikutlah Aku”)

Ilustrasi perjalanan rohani dalam kasih Allah :
Jalinan kasih ibu dan anak. Ketika seorang bayi yang tak berdaya, ia menyerahkan diri seutuhnya pada sang ibu. Ia memperoleh tubuh yang bersih karena dimandikan, pakaian dan sepatu serta kebutuhan yang lain.
(Yohanes 10:17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali)

Ketika tumbuh menjadi seorang anak, ia belajar berjalan. Ia mulai sedikit demi sedikit belajar mengorbankan dirinya untuk dapat berjalan. Seorang ibu sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi, hanya mendampingi, mengawasi, menghibur bila jatuh dan merawat dan sebagainya bila perlu. Mengenai berjalan diserahkan pada segala upaya dari si anak sendiri.
( Yohanes 17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan pada-Ku, Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain daripada dia yang telah ditentukan binasa, supaya genaplah yang tertilis dalam Kitab Suci)

Dengan berbagai cara ibu pergi kesana-kemari dan meninggalkan si anak, tapi masih dalam pengawasannya dan menampakan dirinya pada si anak. Karena kasih yang melekat dan orang yang paling ia kenal, reaksi si anak akan berusaha menghampiri si Ibu, inilah kekuatan kasih dapat menggerakan si anak berdiri untuk mencoba berjalan terus menerus.
Pandangannya hanya tertuju pada sang ibu.
(Yohanes 14: 27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.)

Lambat laun ia pun dapat berjalan. Maka si ibu bergembira, anaknya bisa berjalan, si anak bergembira melihat dirinya disambut oleh sang ibu. Inilah yang dikehendaki oleh sang Ibu, agar si anak dapat berjalan.
( Yohanes 15:10-11 Jikalau kamu menuruti perintahKu, kamu akan tinggal di dalam kasihKu, seperti aku menuruti perintah BapaKu dan tinggal di dalam kasihNya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacitaKu ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh)

Begitupula dalam perjalanan hidup kita, sering kita tidak tahu apa yang dikehendaki oleh Allah. Karena kita terpesona dengan pakaian, sepatu, kenikmatan, penyembuhan dsbnya. Seorang anak tidak pernah memperhatikan apa yang ia pakai atau makan, yang terutama ia berusaha selalu ingin dekat dengan ibunya.
(Mazmur 27 : 4 Satu hal yang telah kuminta kepada TUHAN itulah yang kuingini; diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati baitNya.)

Doa adalah jalinan kasih
“Bila ada Cinta Kasih, segalanya menjadi Baru”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U
Reactions:
Categories:

0 Komentar:

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

  • Text Widget